Pasokan Pertamax Ditambah, Antrean BBM di Palangka Raya Mulai Terurai

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Antrean BBM di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya mulai berangsur terurai setelah Pertamina menambah pasokan Pertamax pada Jumat (9/5/2026) sore hingga malam. Penambahan stok dilakukan menyusul antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir akibat berkurangnya distribusi BBM.

Sebelumnya, pasokan Pertamax di Palangka Raya sempat turun dari kebutuhan normal sekitar 190 kilo liter (KL) per hari menjadi 170 KL per hari. Kondisi itu membuat antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular di sejumlah SPBU.

Pantauan di lapangan pada Jumat sore menunjukkan antrean di beberapa titik mulai berkurang. Di SPBU Jalan Imam Bonjol dan RTA Milono, antrean kendaraan roda dua terlihat lebih lancar dibanding hari sebelumnya. Namun di SPBU Jalan G Obos, antrean masih cukup panjang.

Baca Juga :  Jabatan Kapolresta Palangka Raya Resmi Diserahterimakan

Salah seorang warga, Tatak mengaku masih harus menunggu lebih dari dua jam untuk mendapatkan BBM di SPBU Jalan G Obos.

“Tadi antre lebih dari dua jam di G Obos. Sekarang memang sudah agak mendingan dibanding kemarin, tapi antreannya masih panjang,” ujarnya.

Warga lainnya, Hikmah menyebut kondisi di SPBU Jalan Imam Bonjol mulai lebih cepat dibanding sebelumnya.

“Tadi antre sekitar 20 menit saja. Kemarin jauh lebih lama,” katanya.

Electronic money exchangers listing

Masyarakat berharap distribusi BBM di Kota Palangka Raya segera kembali normal setelah adanya tambahan kuota pasokan dari Pertamina.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin memastikan Pertamina telah meningkatkan distribusi Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pertamina menambah pasokan BBM Pertamax menjadi 205 kilo liter per hari, dari sebelumnya 170 kilo liter per hari dalam dua hari terakhir,” kata Fairid.

Baca Juga :  Cegah Premanisme dan Narkoba, Polres Lamandau Sisir Titik Rawan

Dengan tambahan pasokan tersebut, pemerintah berharap antrean di SPBU segera terurai sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Antrean BBM di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya mulai berangsur terurai setelah Pertamina menambah pasokan Pertamax pada Jumat (9/5/2026) sore hingga malam. Penambahan stok dilakukan menyusul antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir akibat berkurangnya distribusi BBM.

Sebelumnya, pasokan Pertamax di Palangka Raya sempat turun dari kebutuhan normal sekitar 190 kilo liter (KL) per hari menjadi 170 KL per hari. Kondisi itu membuat antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular di sejumlah SPBU.

Pantauan di lapangan pada Jumat sore menunjukkan antrean di beberapa titik mulai berkurang. Di SPBU Jalan Imam Bonjol dan RTA Milono, antrean kendaraan roda dua terlihat lebih lancar dibanding hari sebelumnya. Namun di SPBU Jalan G Obos, antrean masih cukup panjang.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Jabatan Kapolresta Palangka Raya Resmi Diserahterimakan

Salah seorang warga, Tatak mengaku masih harus menunggu lebih dari dua jam untuk mendapatkan BBM di SPBU Jalan G Obos.

“Tadi antre lebih dari dua jam di G Obos. Sekarang memang sudah agak mendingan dibanding kemarin, tapi antreannya masih panjang,” ujarnya.

Warga lainnya, Hikmah menyebut kondisi di SPBU Jalan Imam Bonjol mulai lebih cepat dibanding sebelumnya.

“Tadi antre sekitar 20 menit saja. Kemarin jauh lebih lama,” katanya.

Masyarakat berharap distribusi BBM di Kota Palangka Raya segera kembali normal setelah adanya tambahan kuota pasokan dari Pertamina.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin memastikan Pertamina telah meningkatkan distribusi Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pertamina menambah pasokan BBM Pertamax menjadi 205 kilo liter per hari, dari sebelumnya 170 kilo liter per hari dalam dua hari terakhir,” kata Fairid.

Baca Juga :  Cegah Premanisme dan Narkoba, Polres Lamandau Sisir Titik Rawan

Dengan tambahan pasokan tersebut, pemerintah berharap antrean di SPBU segera terurai sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru