Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menaruh perhatian terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Pulang Pisau saat musim kemarau.
Juru Bicara Fraksi PDIP Dugan mengimbau pemerintah daerah mengantisipasi ancaman karhutla memasuki musim kemarau saat ini. “Antisipasi ancaman kebakaran lahan dan pekarangan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau,” kata Dugan.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng Duwel Rawing mengatakan, keterlibatan Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa-desa dalam pencegahan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu dimaksimalkan.
Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalteng, pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirimkan satu unit helikopter bombing.
“Telah tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya pada hari ini Minggu, berupa satu unit helikopter dukungan dari BNPB," ucap Plt. Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Toyib , Minggu (11/6).
Pemerintah Kota Palangkaraya (Pemko) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya resmi mengeluarkan pernyataan tertulis terkait jumlah data kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Palangkaraya. Terhitung dari 1 Januari - 7 Juni 2023, terdapat 30 kasus karhutla yang terjadi dengan total luas lahan gambut 21,07 hektar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan terus melakukan upaya maksimal dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Selama seminggu terakhir, peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Katingan terjadi di sejumlah titik. Namun hal ini mampu ditangani oleh tim yang tergabung dalam penanggulangan Karhutla di Kabupaten Katingan.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar apel siaga personel dan sarana kesiapsiagaan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Pulang Pisau tahun 2023.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sutik, mengimbau seluruh masyarakat di daerah, agar mewaspadai Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Apabila melihat terjadi karhutla, segera melaporkan ke petugas berwenang untuk segera menangani dan melakukan pemadaman.
Ketua Komis C DPRD Kota Palangka Raya, M. Hasan Busyairi mengatakan, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai terjadi di Kota Palangka Raya. Hal ini harus diantisipasi. Karena Karhutla dapat mengakibatkan bencana kabut asap dan akan mengganggu kesehatan masyarakat.