29.4 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Perhatikan 4 Tips Sehat Ini Meski Menikmati Hidangan Lebaran Bersantan dan Penuh Lemak

LEBARAN menjadi momentum bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga. Di momen Lebaran ini, berbagai hidangan lezat tersaji yang menggugah selera untuk dinikmati.

Berbagai kue lebaran tersedia di meja, seperti nastar, kue salju, kue sagu, kastengel, sampai makanan berat yang bersantan dan kaya lemak.

Lebaran kerap menjadi ajang ‘balas dendam’, padahal kita sudah berusaha menjaga pola makan sehat selama Ramadhan. Berbagai penyakit seperti hipertensi, kolestrol, dan asam urat bisa mengintai jika konsumsi makanan tidak dikontrol.

Merangkum informasi dari laman pkgm.fk.ugm.ac.i, berikut langkah antisipasi untuk menghindari risiko penyakit setelah mengkonsumsi hidangan dan camilan berat di waktu Lebaran.

  1. Batasi Makanan Bersantan dan Berlemak

Banyak hidangan lebaran yang mengandung kalori tinggi, seperti makanan bersantan dan berkuah lemak. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, anda bisa mengalami kenaikan berat badan, kolesterol tinggi, dan gula darah yang tidak terkontrol. Sebagai langkah antisipasi, anda bisa menggunakan piring kecil, agar porsi makanan teta[ terkendali dan tidak berlebihan.

  1. Konsumsi Buah dan Sayur
Baca Juga :  Lebaran di Palangka Raya, Gubernur dan Wagub Ajak Warga Hadiri Open House

Selain memilih makanan yang berprotein tinggi, pastikan untuk menyisipkan buah dan sayur dalam menu lebaran. WHO merekomendasikan 400 gram buah setiap hari. Mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin juga  dapat mengurangi resiko terkena penyakit kanker, diabetes, radang sendi, osteoporosis, obesitas, alzheimer, parkinson, serta menjaga kesehatan tulang.

  1. Batasi Konsumsi Gula

Tidak ada salahnya mencicipi kue lebaran. Namun konsumsi gula yang berlebih dapat meningkatkan risiko gigi berlubang, diabetes, dan obesitas. Jangan lupa untuk mengkonsumsi air mineral setelah mengkonsumsi makanan dan minuman manis. Kementerian Kesehatan merekomendasikan untuk minum sebanyak delapan gelas setiap hari.

  1. Olahraga dengan Intensitas Sedang

Meskipun lebaran identik dengan kesibukan bersilaturahmi, namun jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk berolahraga. Kementerian Kesehatan merekomendasikan olahraga selama 30 menit setiap hari dengan intensitas sedang, agar tubuh tetap bugar. (jpc)

Baca Juga :  Simak! Ini Manfaat Black Garlic yang Belum Disadari Banyak Orang

LEBARAN menjadi momentum bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga. Di momen Lebaran ini, berbagai hidangan lezat tersaji yang menggugah selera untuk dinikmati.

Berbagai kue lebaran tersedia di meja, seperti nastar, kue salju, kue sagu, kastengel, sampai makanan berat yang bersantan dan kaya lemak.

Lebaran kerap menjadi ajang ‘balas dendam’, padahal kita sudah berusaha menjaga pola makan sehat selama Ramadhan. Berbagai penyakit seperti hipertensi, kolestrol, dan asam urat bisa mengintai jika konsumsi makanan tidak dikontrol.

Merangkum informasi dari laman pkgm.fk.ugm.ac.i, berikut langkah antisipasi untuk menghindari risiko penyakit setelah mengkonsumsi hidangan dan camilan berat di waktu Lebaran.

  1. Batasi Makanan Bersantan dan Berlemak

Banyak hidangan lebaran yang mengandung kalori tinggi, seperti makanan bersantan dan berkuah lemak. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, anda bisa mengalami kenaikan berat badan, kolesterol tinggi, dan gula darah yang tidak terkontrol. Sebagai langkah antisipasi, anda bisa menggunakan piring kecil, agar porsi makanan teta[ terkendali dan tidak berlebihan.

  1. Konsumsi Buah dan Sayur
Baca Juga :  Lebaran di Palangka Raya, Gubernur dan Wagub Ajak Warga Hadiri Open House

Selain memilih makanan yang berprotein tinggi, pastikan untuk menyisipkan buah dan sayur dalam menu lebaran. WHO merekomendasikan 400 gram buah setiap hari. Mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin juga  dapat mengurangi resiko terkena penyakit kanker, diabetes, radang sendi, osteoporosis, obesitas, alzheimer, parkinson, serta menjaga kesehatan tulang.

  1. Batasi Konsumsi Gula

Tidak ada salahnya mencicipi kue lebaran. Namun konsumsi gula yang berlebih dapat meningkatkan risiko gigi berlubang, diabetes, dan obesitas. Jangan lupa untuk mengkonsumsi air mineral setelah mengkonsumsi makanan dan minuman manis. Kementerian Kesehatan merekomendasikan untuk minum sebanyak delapan gelas setiap hari.

  1. Olahraga dengan Intensitas Sedang

Meskipun lebaran identik dengan kesibukan bersilaturahmi, namun jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk berolahraga. Kementerian Kesehatan merekomendasikan olahraga selama 30 menit setiap hari dengan intensitas sedang, agar tubuh tetap bugar. (jpc)

Baca Juga :  Simak! Ini Manfaat Black Garlic yang Belum Disadari Banyak Orang

Terpopuler

Artikel Terbaru