Bangun tidur dengan leher terasa kaku dan sulit digerakkan tentu bisa mengganggu aktivitas. Kondisi tersebut cukup sering terjadi ketika posisi tidur membuat otot leher berada dalam posisi yang tidak nyaman selama berjam-jam.
Ketegangan pada otot dapat menimbulkan rasa nyeri, pegal, atau kesulitan saat menoleh. Pada sebagian orang, keluhan juga bisa disertai sakit kepala atau rasa tidak nyaman yang menjalar ke area bahu.
Jika keluhannya ringan dan kemungkinan berkaitan dengan salah posisi tidur, beberapa langkah sederhana dapat dicoba untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Dilansir dari English Jagran, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan leher kaku dan nyeri.
- Lakukan Peregangan Ringan
Jangan langsung melakukan gerakan leher secara tiba-tiba ketika baru bangun tidur. Cobalah melakukan peregangan secara perlahan untuk membantu mengurangi ketegangan otot.
Gerakkan kepala dengan lembut ke kanan dan kiri atau lakukan gerakan menunduk dan kembali ke posisi semula. Hentikan apabila gerakan justru menimbulkan nyeri yang semakin berat.
Peregangan ringan dapat membantu menjaga kelenturan leher dan membuat otot yang tegang terasa lebih nyaman.
- Gunakan Kompres Hangat atau Dingin
Kompres dapat menjadi pilihan sederhana untuk membantu mengurangi rasa nyeri. Kompres hangat dapat memberikan rasa rileks pada otot yang tegang, sedangkan kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa sakit pada kondisi tertentu.
Gunakan kompres selama sekitar 10–15 menit dan jangan menempelkan sumber panas atau dingin secara langsung ke kulit. Lapisi dengan kain agar kulit tetap terlindungi.
Pilih metode yang terasa paling nyaman bagi tubuh dan jangan menggunakannya terlalu lama.
- Mandi atau Berendam dengan Air Hangat
Air hangat dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks, termasuk ketika otot leher terasa tegang setelah tidur dalam posisi yang kurang tepat.
Mandi air hangat sambil melakukan gerakan leher secara perlahan bisa menjadi cara sederhana untuk membantu mengurangi rasa kaku.
Tidak perlu menambahkan bahan tertentu agar mendapatkan manfaat dari air hangat. Yang terpenting adalah memastikan suhu air tidak terlalu panas dan tetap nyaman bagi tubuh.
- Pijat dengan Lembut
Pijatan ringan pada area leher dan bahu dapat membantu memberikan rasa nyaman ketika otot terasa tegang. Gunakan tekanan lembut dan hindari memijat terlalu keras, terutama jika rasa sakit cukup kuat.
Minyak pijat biasa dapat digunakan untuk mengurangi gesekan pada kulit. Jika menggunakan minyak esensial, sebaiknya encerkan terlebih dahulu dan lakukan uji pada area kecil kulit untuk menghindari iritasi.
Hindari penggunaan minyak esensial di sekitar mata atau kulit yang sedang mengalami luka dan iritasi.
- Perbaiki Posisi Tidur
Selain mengatasi rasa sakit yang sudah muncul, penting untuk memperhatikan penyebabnya agar keluhan tidak berulang.
Pastikan bantal menopang kepala dan leher dalam posisi yang nyaman. Hindari posisi tidur tengkurap karena dapat membuat leher terus berputar ke salah satu sisi dalam waktu lama.
Menjaga posisi tidur yang baik serta memilih bantal yang sesuai dapat membantu mengurangi tekanan berlebihan pada otot dan persendian leher.
Jika nyeri leher semakin parah, tidak membaik setelah beberapa hari, atau disertai mati rasa, kelemahan pada tangan atau kaki, demam, cedera, maupun sakit kepala hebat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Leher kaku akibat salah posisi tidur umumnya dapat membaik dengan perawatan sederhana dan istirahat. Namun, keluhan yang menetap atau disertai gejala lain perlu mendapat perhatian agar penyebab yang lebih serius tidak terlewatkan.(jpc)


