Bomber Timnas Indonesia Langsung Viral, Sumardji: Mitchell Baker Dipantau BTN Sejak Lama

PROKALTENG.CO-Mitchell Baker ternyata sudah masuk radar Badan Tim Nasional (BTN) sejak lama sebelum mencuri perhatian lewat hattrick debut bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Ketua BTN Sumardji mengungkapkan striker berusia 19 tahun itu lebih dulu dianalisis pelatih John Herdman dan tim kepelatihan sebelum proses naturalisasi dilakukan.

Nama Mitchell Baker mendadak viral setelah tampil gemilang pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Penyerang kelahiran Australia itu mencetak tiga gol saat Timnas Indonesia menang 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7).

Torehan tersebut membuat Baker langsung menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia. Namun, di balik ledakan performanya bersama Garuda, perjalanan pemain bertinggi badan sekitar 193 sentimeter itu menuju skuad Merah Putih ternyata sudah dimulai jauh sebelum debutnya.

Bagaimana Mitchell Baker Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia?

Ketua BTN Sumardji mengungkapkan Mitchell Baker bukan pemain yang baru ditemukan setelah tampil di Piala AFF 2026. Menurutnya, striker yang memiliki darah Indonesia-Australia tersebut sudah masuk daftar pemantauan diaspora BTN sejak lama.

“Ya sudah masuk dalam daftar pantauan diaspora yang termonitor BTN (saat 2024 menawarkan CV-nya). Prosesnya setelah dianalisis oleh coach John dan pr asisten baru kita proses naturalisasinya,” ujar Sumardji kepada JawaPos.com, Rabu (29/7).

Pernyataan tersebut menjawab kabar yang beredar di platform X mengenai perjalanan Baker mencari kesempatan membela Timnas Indonesia. Pemain berusia 19 tahun itu disebut pernah menghubungi beberapa akun sepak bola Indonesia pada 2024 untuk menawarkan profil dirinya.

Electronic money exchangers listing

Akun @Idn_abroad sebelumnya membagikan cerita mengenai langkah awal Baker memperkenalkan dirinya kepada publik sepak bola Tanah Air. Dalam unggahan disebutkan, Baker berinisiatif menghubungi beberapa akun sepak bola Indonesia sebelum datanya diteruskan ke PSSI.

“Dia yang inisiatif approach ke beberapa akun sepakbola Indonesia, termasuk kami 2024. Tugas kami tinggal make sure awal sebelum mengembalikannya ke PSSI untuk menjadi database & pengambil keputusan,” tulis akun tersebut.

Baca Juga :  Mauro Zijlstra Ungkap Kesannya Berlatih dengan Timnas Indonesia

Apa Isi CV Mitchell Baker yang Viral?

Pesan pribadi Mitchell Baker kepada salah satu akun sepak bola Indonesia juga ikut tersebar dan membuat namanya semakin ramai diperbincangkan. Dalam pesan tersebut, Baker memperkenalkan dirinya sebagai pemain asal Indonesia-Australia yang ingin membela Timnas Indonesia.

“Halo, saya pemain asal Indonesia-Australia yang bermain di Amerika. Saya tergabung dalam skuad Australia, namun ingin bermain untuk Indonesia,” tulis Baker dalam pesan tersebut.

Dalam perkenalannya, Baker menyebut dirinya berusia 17 tahun saat mengirim pesan tersebut dan bermain sebagai penyerang. Dia juga mencantumkan keunggulan fisiknya dengan tinggi badan 6 kaki 4 inci atau sekitar 193 sentimeter serta kemampuan menggunakan kedua kaki dengan baik.

Baker juga mengklaim memiliki catatan produktif saat bermain di Amerika. Dalam pesan itu, dia menyebut telah mencetak lebih dari 70 gol dalam satu musim, sebuah catatan yang membuat profilnya menarik untuk masuk database pemain diaspora Indonesia.

Kini, setelah dua tahun berlalu, Baker membuktikan potensinya ketika mendapat kesempatan tampil bersama Timnas Indonesia. Hat-trick ke gawang Kamboja menjadi jawaban atas perjalanan panjangnya menuju level internasional.

Mengapa John Herdman Terpukau dengan Debut Mitchell Baker?

John Herdman langsung memberikan pujian tinggi kepada Mitchell Baker setelah laga debutnya bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Kanada itu menilai Baker mampu memenuhi ekspektasi besar meski baru pertama kali tampil dalam pertandingan resmi bersama Garuda.

“Mitch memenuhi ekspektasi malam ini dengan mencetak hat-trick di laga debutnya sebagai pemain berusia 19 tahun di depan, saya tidak tahu, sekitar 20 ribuan orang,” kata Herdman seusai pertandingan.

Menurut Herdman, tekanan yang dihadapi Baker tidak mudah karena bermain di hadapan ribuan pendukung Indonesia. Namun, sang striker mampu menunjukkan ketenangan dan kualitas penyelesaian akhir yang dibutuhkan seorang penyerang.

Baca Juga :  Gubernur Ramadhan Cup 2026, Duel BBP vs Bhayangkara Presisi Berakhir 0-0

“Maksud saya, itu tuntutan yang besar. Jadi, selamat. Tetapi saya pikir Mitch sudah mengatakannya, Anda tidak bisa melakukan itu tanpa tim Anda,” ujar Herdman.

Pelatih berusia 51 tahun itu juga menegaskan tiga gol Baker lahir dari kerja kolektif seluruh pemain Timnas Indonesia. Dia menyoroti intensitas pressing Garuda yang membuat lini serang mendapatkan banyak peluang.

Herdman secara khusus memuji kontribusi Emiliano Reijnders, Donny Tri, serta pemain lain yang bekerja keras merebut bola di area pertahanan lawan. Dia juga memberikan apresiasi kepada Thom Haye yang menciptakan peluang lewat umpan-umpan berkualitas.

“Maksud saya, umpan-umpan Thom Haye malam ini berkelas sangat tinggi. Jadi semua itu menciptakan peluang-peluang tersebut dan pada akhirnya, pria besar ini tetap harus menyelesaikannya, dan dia melakukannya,” tutur Herdman.

Mitchell Baker Jadi Harapan Baru Lini Depan Timnas Indonesia?

Debut Mitchell Baker memberikan angin segar bagi Timnas Indonesia yang sedang membangun kekuatan menuju turnamen besar. Kemenangan 5-1 atas Kamboja membuat Garuda mengawali Piala AFF 2026 dengan tiga poin penting di Grup A.

Baker tidak hanya mencatatkan hattrick, tetapi juga menunjukkan karakter sebagai penyerang modern dengan postur tinggi, kemampuan duel udara, serta penyelesaian menggunakan kedua kaki. Karakter tersebut membuatnya memiliki profil berbeda dibanding beberapa opsi striker Indonesia sebelumnya.

Meski demikian, Herdman tetap mengingatkan keberhasilan Baker tidak berdiri sendiri. Dukungan rekan setim menjadi faktor utama yang membuat sang penyerang mampu tampil maksimal pada pertandingan pertamanya.

Perjalanan Baker dari pemain diaspora yang menawarkan CV pada 2024 hingga menjadi pencetak tiga gol dalam debut Timnas Indonesia menjadi cerita menarik. Kini, publik menantikan apakah striker muda tersebut mampu menjaga konsistensi setelah awal yang sangat menjanjikan. (jpg)

PROKALTENG.CO-Mitchell Baker ternyata sudah masuk radar Badan Tim Nasional (BTN) sejak lama sebelum mencuri perhatian lewat hattrick debut bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Ketua BTN Sumardji mengungkapkan striker berusia 19 tahun itu lebih dulu dianalisis pelatih John Herdman dan tim kepelatihan sebelum proses naturalisasi dilakukan.

Nama Mitchell Baker mendadak viral setelah tampil gemilang pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Penyerang kelahiran Australia itu mencetak tiga gol saat Timnas Indonesia menang 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7).

Torehan tersebut membuat Baker langsung menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia. Namun, di balik ledakan performanya bersama Garuda, perjalanan pemain bertinggi badan sekitar 193 sentimeter itu menuju skuad Merah Putih ternyata sudah dimulai jauh sebelum debutnya.

Electronic money exchangers listing

Bagaimana Mitchell Baker Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia?

Ketua BTN Sumardji mengungkapkan Mitchell Baker bukan pemain yang baru ditemukan setelah tampil di Piala AFF 2026. Menurutnya, striker yang memiliki darah Indonesia-Australia tersebut sudah masuk daftar pemantauan diaspora BTN sejak lama.

“Ya sudah masuk dalam daftar pantauan diaspora yang termonitor BTN (saat 2024 menawarkan CV-nya). Prosesnya setelah dianalisis oleh coach John dan pr asisten baru kita proses naturalisasinya,” ujar Sumardji kepada JawaPos.com, Rabu (29/7).

Pernyataan tersebut menjawab kabar yang beredar di platform X mengenai perjalanan Baker mencari kesempatan membela Timnas Indonesia. Pemain berusia 19 tahun itu disebut pernah menghubungi beberapa akun sepak bola Indonesia pada 2024 untuk menawarkan profil dirinya.

Akun @Idn_abroad sebelumnya membagikan cerita mengenai langkah awal Baker memperkenalkan dirinya kepada publik sepak bola Tanah Air. Dalam unggahan disebutkan, Baker berinisiatif menghubungi beberapa akun sepak bola Indonesia sebelum datanya diteruskan ke PSSI.

“Dia yang inisiatif approach ke beberapa akun sepakbola Indonesia, termasuk kami 2024. Tugas kami tinggal make sure awal sebelum mengembalikannya ke PSSI untuk menjadi database & pengambil keputusan,” tulis akun tersebut.

Baca Juga :  Mauro Zijlstra Ungkap Kesannya Berlatih dengan Timnas Indonesia

Apa Isi CV Mitchell Baker yang Viral?

Pesan pribadi Mitchell Baker kepada salah satu akun sepak bola Indonesia juga ikut tersebar dan membuat namanya semakin ramai diperbincangkan. Dalam pesan tersebut, Baker memperkenalkan dirinya sebagai pemain asal Indonesia-Australia yang ingin membela Timnas Indonesia.

“Halo, saya pemain asal Indonesia-Australia yang bermain di Amerika. Saya tergabung dalam skuad Australia, namun ingin bermain untuk Indonesia,” tulis Baker dalam pesan tersebut.

Dalam perkenalannya, Baker menyebut dirinya berusia 17 tahun saat mengirim pesan tersebut dan bermain sebagai penyerang. Dia juga mencantumkan keunggulan fisiknya dengan tinggi badan 6 kaki 4 inci atau sekitar 193 sentimeter serta kemampuan menggunakan kedua kaki dengan baik.

Baker juga mengklaim memiliki catatan produktif saat bermain di Amerika. Dalam pesan itu, dia menyebut telah mencetak lebih dari 70 gol dalam satu musim, sebuah catatan yang membuat profilnya menarik untuk masuk database pemain diaspora Indonesia.

Kini, setelah dua tahun berlalu, Baker membuktikan potensinya ketika mendapat kesempatan tampil bersama Timnas Indonesia. Hat-trick ke gawang Kamboja menjadi jawaban atas perjalanan panjangnya menuju level internasional.

Mengapa John Herdman Terpukau dengan Debut Mitchell Baker?

John Herdman langsung memberikan pujian tinggi kepada Mitchell Baker setelah laga debutnya bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Kanada itu menilai Baker mampu memenuhi ekspektasi besar meski baru pertama kali tampil dalam pertandingan resmi bersama Garuda.

“Mitch memenuhi ekspektasi malam ini dengan mencetak hat-trick di laga debutnya sebagai pemain berusia 19 tahun di depan, saya tidak tahu, sekitar 20 ribuan orang,” kata Herdman seusai pertandingan.

Menurut Herdman, tekanan yang dihadapi Baker tidak mudah karena bermain di hadapan ribuan pendukung Indonesia. Namun, sang striker mampu menunjukkan ketenangan dan kualitas penyelesaian akhir yang dibutuhkan seorang penyerang.

Baca Juga :  Gubernur Ramadhan Cup 2026, Duel BBP vs Bhayangkara Presisi Berakhir 0-0

“Maksud saya, itu tuntutan yang besar. Jadi, selamat. Tetapi saya pikir Mitch sudah mengatakannya, Anda tidak bisa melakukan itu tanpa tim Anda,” ujar Herdman.

Pelatih berusia 51 tahun itu juga menegaskan tiga gol Baker lahir dari kerja kolektif seluruh pemain Timnas Indonesia. Dia menyoroti intensitas pressing Garuda yang membuat lini serang mendapatkan banyak peluang.

Herdman secara khusus memuji kontribusi Emiliano Reijnders, Donny Tri, serta pemain lain yang bekerja keras merebut bola di area pertahanan lawan. Dia juga memberikan apresiasi kepada Thom Haye yang menciptakan peluang lewat umpan-umpan berkualitas.

“Maksud saya, umpan-umpan Thom Haye malam ini berkelas sangat tinggi. Jadi semua itu menciptakan peluang-peluang tersebut dan pada akhirnya, pria besar ini tetap harus menyelesaikannya, dan dia melakukannya,” tutur Herdman.

Mitchell Baker Jadi Harapan Baru Lini Depan Timnas Indonesia?

Debut Mitchell Baker memberikan angin segar bagi Timnas Indonesia yang sedang membangun kekuatan menuju turnamen besar. Kemenangan 5-1 atas Kamboja membuat Garuda mengawali Piala AFF 2026 dengan tiga poin penting di Grup A.

Baker tidak hanya mencatatkan hattrick, tetapi juga menunjukkan karakter sebagai penyerang modern dengan postur tinggi, kemampuan duel udara, serta penyelesaian menggunakan kedua kaki. Karakter tersebut membuatnya memiliki profil berbeda dibanding beberapa opsi striker Indonesia sebelumnya.

Meski demikian, Herdman tetap mengingatkan keberhasilan Baker tidak berdiri sendiri. Dukungan rekan setim menjadi faktor utama yang membuat sang penyerang mampu tampil maksimal pada pertandingan pertamanya.

Perjalanan Baker dari pemain diaspora yang menawarkan CV pada 2024 hingga menjadi pencetak tiga gol dalam debut Timnas Indonesia menjadi cerita menarik. Kini, publik menantikan apakah striker muda tersebut mampu menjaga konsistensi setelah awal yang sangat menjanjikan. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru