Horor! Dukun Terkenal Asal Ghana bakal Kirim Santet untuk Harry Kane agar Striker Inggris Itu Cedera

Pertandingan antara Ghana dan Inggris di Piala Dunia 2026 rupanya sudah memanas bahkan sebelum bola pertama ditendang. Bukan karena perang kata-kata antar pemain atau pelatih, melainkan karena pernyataan kontroversial dari seorang dukun terkenal asal Ghana.

Nana Kwaku Bonsam, yang dikenal luas di negaranya dan memiliki julukan “Setan Hari Rabu”, mengaku akan menggunakan kekuatan spiritual untuk menghentikan Harry Kane agar tidak bisa memberikan ancaman bagi Ghana.

Mengaku Akan “Mengendalikan” Harry Kane

Melansir Talksport, dalam wawancara dengan Daily Star, pria yang namanya secara harfiah berarti “Setan Hari Rabu” itu mengaku telah mempersiapkan sesuatu khusus untuk kapten timnas Inggris tersebut.

“Saya sedang berupaya mengendalikan Harry Kane. Saya telah menunjukkan kemampuan saya sebelumnya, jadi saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk menghentikannya.”

“Saya sangat terkenal dengan prediksi saya. Saya tidak mengharapkan dia mengalami cedera serius. Ini hanya akan cukup untuk menghentikannya melawan negara saya.”

“Saya akan melakukan pekerjaan saya agar dapat membantu Ghana.”

Electronic money exchangers listing

Pernyataan tersebut muncul setelah Kane tampil impresif pada laga pembuka Grup L dengan menyumbang dua gol dalam kemenangan 4-2 Inggris atas Kroasia.

Baca Juga :  Sebanyak 34 Negara Sudah Pastikan Diri Lolos ke Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya

Pernah Mengklaim Bertanggung Jawab atas Cedera Cristiano Ronaldo

Nama Nana Kwaku Bonsam sempat menjadi sorotan pada Piala Dunia 2014. Saat itu, ia mengklaim sebagai sosok di balik masalah lutut yang dialami Cristiano Ronaldo menjelang turnamen di Brasil.

Kala itu, Ronaldo memang mengalami sejumlah masalah kebugaran pada akhir musim bersama Real Madrid dan melewatkan beberapa pertandingan sebelum tampil di Piala Dunia.

Dukun tersebut bahkan sempat melontarkan pernyataan yang lebih kontroversial.

“Saya tahu tentang cedera Cristiano Ronaldo, saya sedang menanganinya. Saya sangat serius tentang hal itu.”

“Saya sudah mengatakan empat bulan lalu bahwa saya akan menangani Cristiano Ronaldo secara serius dan mencoretnya dari Piala Dunia atau setidaknya mencegahnya bermain melawan Ghana, dan hal terbaik yang bisa saya lakukan adalah membuatnya absen karena cedera.”

“Cedera ini tidak akan pernah bisa disembuhkan oleh tenaga medis mana pun, mereka tidak akan pernah bisa melihat apa yang menyebabkan cedera ini karena bersifat spiritual.”

“Hari ini lututnya, besok pahanya, lusa bagian tubuh lainnya.”

Meski demikian, Ronaldo tetap tampil dalam seluruh pertandingan fase grup dan bahkan mencetak gol. Namun Portugal gagal melaju lebih jauh karena kalah selisih gol.

Baca Juga :  Menang Dramatis, Aryna Sabalenka Raih Gelar Juara BNP Paribas Open 2026

Kane Sempat Terlihat Memakai Perban

Menjelang duel melawan Ghana, kondisi Harry Kane sempat menjadi perhatian. Striker Bayern Munchen itu terlihat mengenakan perban pada kakinya setelah pertandingan melawan Kroasia dan beberapa kali memegangi bagian betisnya.

Situasi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran di kalangan pendukung Inggris. Namun, tanda-tanda cedera serius tampaknya tidak ada.

Kane terlihat mengikuti sesi latihan tim asuhan Thomas Tuchel seperti biasa dan tidak menunjukkan masalah kebugaran yang berarti.

Tuchel Fokus Jaga Kondisi Skuad

Inggris sendiri berpeluang memastikan tempat di babak 32 besar jika mampu mengalahkan Ghana. Karena itu, Thomas Tuchel lebih berkonsentrasi menjaga kondisi fisik para pemainnya dibanding memikirkan berbagai pernyataan di luar lapangan.

Sementara itu, komentar Nana Kwaku Bonsam tentu menambah warna unik dalam perjalanan Piala Dunia 2026. Namun, pada akhirnya, hasil pertandingan tetap akan lebih ditentukan oleh apa yang terjadi di atas lapangan, bukan oleh kekuatan-kekuatan mistis yang diklaim sang dukun.

Dan bagi Harry Kane, ancaman terbesar yang harus dihadapi kemungkinan besar tetaplah lini pertahanan Ghana, bukan guna-guna.(jpc)

Pertandingan antara Ghana dan Inggris di Piala Dunia 2026 rupanya sudah memanas bahkan sebelum bola pertama ditendang. Bukan karena perang kata-kata antar pemain atau pelatih, melainkan karena pernyataan kontroversial dari seorang dukun terkenal asal Ghana.

Nana Kwaku Bonsam, yang dikenal luas di negaranya dan memiliki julukan “Setan Hari Rabu”, mengaku akan menggunakan kekuatan spiritual untuk menghentikan Harry Kane agar tidak bisa memberikan ancaman bagi Ghana.

Mengaku Akan “Mengendalikan” Harry Kane

Electronic money exchangers listing

Melansir Talksport, dalam wawancara dengan Daily Star, pria yang namanya secara harfiah berarti “Setan Hari Rabu” itu mengaku telah mempersiapkan sesuatu khusus untuk kapten timnas Inggris tersebut.

“Saya sedang berupaya mengendalikan Harry Kane. Saya telah menunjukkan kemampuan saya sebelumnya, jadi saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk menghentikannya.”

“Saya sangat terkenal dengan prediksi saya. Saya tidak mengharapkan dia mengalami cedera serius. Ini hanya akan cukup untuk menghentikannya melawan negara saya.”

“Saya akan melakukan pekerjaan saya agar dapat membantu Ghana.”

Pernyataan tersebut muncul setelah Kane tampil impresif pada laga pembuka Grup L dengan menyumbang dua gol dalam kemenangan 4-2 Inggris atas Kroasia.

Baca Juga :  Sebanyak 34 Negara Sudah Pastikan Diri Lolos ke Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya

Pernah Mengklaim Bertanggung Jawab atas Cedera Cristiano Ronaldo

Nama Nana Kwaku Bonsam sempat menjadi sorotan pada Piala Dunia 2014. Saat itu, ia mengklaim sebagai sosok di balik masalah lutut yang dialami Cristiano Ronaldo menjelang turnamen di Brasil.

Kala itu, Ronaldo memang mengalami sejumlah masalah kebugaran pada akhir musim bersama Real Madrid dan melewatkan beberapa pertandingan sebelum tampil di Piala Dunia.

Dukun tersebut bahkan sempat melontarkan pernyataan yang lebih kontroversial.

“Saya tahu tentang cedera Cristiano Ronaldo, saya sedang menanganinya. Saya sangat serius tentang hal itu.”

“Saya sudah mengatakan empat bulan lalu bahwa saya akan menangani Cristiano Ronaldo secara serius dan mencoretnya dari Piala Dunia atau setidaknya mencegahnya bermain melawan Ghana, dan hal terbaik yang bisa saya lakukan adalah membuatnya absen karena cedera.”

“Cedera ini tidak akan pernah bisa disembuhkan oleh tenaga medis mana pun, mereka tidak akan pernah bisa melihat apa yang menyebabkan cedera ini karena bersifat spiritual.”

“Hari ini lututnya, besok pahanya, lusa bagian tubuh lainnya.”

Meski demikian, Ronaldo tetap tampil dalam seluruh pertandingan fase grup dan bahkan mencetak gol. Namun Portugal gagal melaju lebih jauh karena kalah selisih gol.

Baca Juga :  Menang Dramatis, Aryna Sabalenka Raih Gelar Juara BNP Paribas Open 2026

Kane Sempat Terlihat Memakai Perban

Menjelang duel melawan Ghana, kondisi Harry Kane sempat menjadi perhatian. Striker Bayern Munchen itu terlihat mengenakan perban pada kakinya setelah pertandingan melawan Kroasia dan beberapa kali memegangi bagian betisnya.

Situasi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran di kalangan pendukung Inggris. Namun, tanda-tanda cedera serius tampaknya tidak ada.

Kane terlihat mengikuti sesi latihan tim asuhan Thomas Tuchel seperti biasa dan tidak menunjukkan masalah kebugaran yang berarti.

Tuchel Fokus Jaga Kondisi Skuad

Inggris sendiri berpeluang memastikan tempat di babak 32 besar jika mampu mengalahkan Ghana. Karena itu, Thomas Tuchel lebih berkonsentrasi menjaga kondisi fisik para pemainnya dibanding memikirkan berbagai pernyataan di luar lapangan.

Sementara itu, komentar Nana Kwaku Bonsam tentu menambah warna unik dalam perjalanan Piala Dunia 2026. Namun, pada akhirnya, hasil pertandingan tetap akan lebih ditentukan oleh apa yang terjadi di atas lapangan, bukan oleh kekuatan-kekuatan mistis yang diklaim sang dukun.

Dan bagi Harry Kane, ancaman terbesar yang harus dihadapi kemungkinan besar tetaplah lini pertahanan Ghana, bukan guna-guna.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru