Sama-Sama Tersingkir di Kancah Eropa, Barcelona dan Celta Vigo Cari Pelipur Lara di La Liga

Panggung kompetisi kasta tertinggi Spanyol, La Liga, kini menjadi satu-satunya tempat bagi Barcelona dan Celta Vigo untuk mencari pelipur lara. Setelah sama-sama menelan pil pahit dan tersingkir dari kancah Eropa pekan lalu, kedua tim kini bersiap saling sikut demi menyelamatkan wajah mereka di penghujung musim.

Barcelona harus merelakan ambisinya di Liga Champions, sementara langkah Celta terhenti di Liga Europa. Kekalahan masing-masing dari Atletico Madrid dan Freinburg memaksa kedua kesebelasan melupakan mimpi kontinental dan segera mengalihkan fokus sepenuhnya ke kompetisi domestik.

Bagi keduanya, La Liga bukan sekadar sisa kompetisi, melainkan satu-satunya pegangan untuk menjaga martabat musim ini.

Ambisi Hansi Flick

Bagi Blaugrana, hitung mundur menuju takhta juara telah dimulai. Setelah mengamankan Piala Super Spanyol namun gagal di Copa del Rey dan Eropa, trofi La Liga kini menjadi harga mati bagi skuad asuhan Hansi Flick. Kemenangan sesegera mungkin menjadi target utama di sisa satu bulan kompetisi ini.

Baca Juga :  Raphinha Hattrick, Barcelona Hancurkan Sevilla 5-2 di Camp Nou

“Saat anda terjatuh, anda harus bangkit kembali,” pesan pelatih Barca, Hansi Flick dalam sesi pers sebelum pertandingan melawan Celta Vigo, dikutip melalui laman Barcelona, Rabu (22/4).

Pelatih asal Jerman tersebut diprediksi tetap akan menurunkan komposisi terbaik demi menjaga tren positif tujuh kemenangan beruntun. Meski begitu, Flick masih harus memutar otak karena belum bisa diperkuat Raphinha, Christensen, dan Marc Bernal.

Electronic money exchangers listing

Di lini depan, Flick dihadapkan pada pilihan sulit antara menurunkan Ferran Torres atau sang juru gedor veteran, Robert Lewandowski. Sementara di sektor tengah, duet Frenkie de Jong dan Pedri diprediksikan akan menjadi motor penggerak permainan sejak menit awal.

Kerapuhan Lini Belakang Celta

Di sisi lain, Celta Vigo datang dengan kondisi pincang. Kehilangan sosok Carl Starfelt menjadi lubang besar di lini pertahanan mereka. Absennya bek tengah asal Swedia tersebut akibat masalah punggung kronis berdampak nyata, gawang Celta Vigo telah kebobolan 15 gol dalam lima laga terakhir tanpa kehadirannya.

Baca Juga :  Gol Telat Raul Garcia Antar Osasuna Bungkam Real Madrid

Pelatih Claudio Giraldez juga memilih untuk tidak memboyong sejumlah pilar sepert Cervic, Ristic, dan Manu Fernandez karena pertimbangan taktis. Sebagai gantinya, talenta muda Andres Antanon kembali dipanggil untuk memperkuat kedalaman skuad.

Bagi tim tamu, misi di Barcelona bukan sekadar soal poin, melainkan upaya untuk bangkit dari keterpukuran setelah rentetan hasi minor di Stadion Balaidos. Meski bermain di bawah tekanan publik lawan, Celta bertekad mencuri poin demi mengamankan posisi mereka di zona kompetisi Eropa yang kini mulai diintai oleh Getafe dan Real Sociedad.(jpc)

Panggung kompetisi kasta tertinggi Spanyol, La Liga, kini menjadi satu-satunya tempat bagi Barcelona dan Celta Vigo untuk mencari pelipur lara. Setelah sama-sama menelan pil pahit dan tersingkir dari kancah Eropa pekan lalu, kedua tim kini bersiap saling sikut demi menyelamatkan wajah mereka di penghujung musim.

Barcelona harus merelakan ambisinya di Liga Champions, sementara langkah Celta terhenti di Liga Europa. Kekalahan masing-masing dari Atletico Madrid dan Freinburg memaksa kedua kesebelasan melupakan mimpi kontinental dan segera mengalihkan fokus sepenuhnya ke kompetisi domestik.

Bagi keduanya, La Liga bukan sekadar sisa kompetisi, melainkan satu-satunya pegangan untuk menjaga martabat musim ini.

Electronic money exchangers listing

Ambisi Hansi Flick

Bagi Blaugrana, hitung mundur menuju takhta juara telah dimulai. Setelah mengamankan Piala Super Spanyol namun gagal di Copa del Rey dan Eropa, trofi La Liga kini menjadi harga mati bagi skuad asuhan Hansi Flick. Kemenangan sesegera mungkin menjadi target utama di sisa satu bulan kompetisi ini.

Baca Juga :  Raphinha Hattrick, Barcelona Hancurkan Sevilla 5-2 di Camp Nou

“Saat anda terjatuh, anda harus bangkit kembali,” pesan pelatih Barca, Hansi Flick dalam sesi pers sebelum pertandingan melawan Celta Vigo, dikutip melalui laman Barcelona, Rabu (22/4).

Pelatih asal Jerman tersebut diprediksi tetap akan menurunkan komposisi terbaik demi menjaga tren positif tujuh kemenangan beruntun. Meski begitu, Flick masih harus memutar otak karena belum bisa diperkuat Raphinha, Christensen, dan Marc Bernal.

Di lini depan, Flick dihadapkan pada pilihan sulit antara menurunkan Ferran Torres atau sang juru gedor veteran, Robert Lewandowski. Sementara di sektor tengah, duet Frenkie de Jong dan Pedri diprediksikan akan menjadi motor penggerak permainan sejak menit awal.

Kerapuhan Lini Belakang Celta

Di sisi lain, Celta Vigo datang dengan kondisi pincang. Kehilangan sosok Carl Starfelt menjadi lubang besar di lini pertahanan mereka. Absennya bek tengah asal Swedia tersebut akibat masalah punggung kronis berdampak nyata, gawang Celta Vigo telah kebobolan 15 gol dalam lima laga terakhir tanpa kehadirannya.

Baca Juga :  Gol Telat Raul Garcia Antar Osasuna Bungkam Real Madrid

Pelatih Claudio Giraldez juga memilih untuk tidak memboyong sejumlah pilar sepert Cervic, Ristic, dan Manu Fernandez karena pertimbangan taktis. Sebagai gantinya, talenta muda Andres Antanon kembali dipanggil untuk memperkuat kedalaman skuad.

Bagi tim tamu, misi di Barcelona bukan sekadar soal poin, melainkan upaya untuk bangkit dari keterpukuran setelah rentetan hasi minor di Stadion Balaidos. Meski bermain di bawah tekanan publik lawan, Celta bertekad mencuri poin demi mengamankan posisi mereka di zona kompetisi Eropa yang kini mulai diintai oleh Getafe dan Real Sociedad.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru