Dua wakil ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, kompak melaju ke babak semifinal Australian Open 2026. Mereka pun semakin dekat untul menciptakan All Indonesian Final pada sektor ganda putri, seperti yang pernah diukir pada edisi 2025.
Ana/Trias mengunci tiket semifinal lebih dulu setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Low Zi Yu/Noraqilah Maisarah, di State Sports Centre, Sydney, Jumat (12/6). Pasangan ranking 15 dunia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-17.
“Di gim pertama kami bisa pegang kontrol permainan bahkan sampai di interval gim kedua tapi tadi mereka sempat mempercepat setelah itu jadi kaminya kayak rada panik dan banyak kehilangan poin. Beruntung bisa kembali ke pola kami dan memenangkan pertandingan,” kata Trias dalam keterangan PBSI, Jumat (12/6).
“Pasangan Malaysia punya tipe main no lob jadi dari awal mereka memaksa bermain seperti itu tapi kami sudah siap dan tidak mau ikut irama mereka,” timpal Ana.
Ana/Trias mengaku sudah cukup puas dengan permainannya sejauh ini. Tapi, mereka menyebut masih ada hal yang perlu diperbaiki, yakni soal kepercayaan diri dalam bertanding.
“Di semifinal kami harus tambah yakin lagi. Kalau dari permainan sejauh ini sudah sesuai harapan, apa yang sudah kami persiapkan dari sebelumnya bisa kami terapkan,” terang Ana.
Kelolosan Ana/Trias sukses diikuti Rachel/Febi. Duet Pelatnas PBSI Cipayung itu mengamankan tiket semifinal dengan menumbangkan pasangan Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva dalam dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-12.
Rachel/Febi mengaku senang karena bisa melangkah hingga babak empat besar. Mereka pun mengungkap kunci kemenangannya atas pasangan ranking 10 dunia tersebut.
“Puji Tuhan senang bisa selesai tanpa cedera apapun. Mungkin yang diperbaiki dari pertandingan kemarin sebenarnya hanya konsistennya saja. Mengurangi kesalahan sendiri, lebih fokus. Hari ini lawan juga banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Rachel.
“Kunci kemenangan hari ini lebih mengatur permainan, mengatur pola dulu, pas ada kesempatan untuk menyerang baru kami balik serang,” tambah Febi.
Kelolosan dua wakil Merah Putih tersebut, membuat potensi terciptanya All Indonesian Final di partai puncak Australia Open 2026. Semua itu bisa terjadi jika Ana/Trias dan Rachel/Febi sukses mengukir kemenangan di babak semifinal.
“Alhamdulillah senang bisa kembali ke semifinal, semoga bisa mempertahankan gelar di sini,” ungkap Febi.
Namun demikian, kedua pasangan Indonesia itu harus dihadapkan dengan rintangan berat di babak tersebut. Ana/Trias akan melawan pasangan unggulan keempat dari Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, sementara Rachel/Febi menantang unggulan pertama dari Tiongkok, Jia Yi FanZhang Shu Xian.
Sekadar diketahui, Rachel/Febi berstatus sebagai juara bertahan. Yang menarik, pada edisi 2025, mereka merebut gelar juara usai menumbangkan Ana/Trias di partai puncak lewat pertarungan sengit tiga gim dengan skor 18-21, 21-19, 23-21.
Indonesia total mengirim lima wakil ke babak semifinal. Selain Rachel/Febi dan Ana/Trias, tiga wakil lainnya yang melaju ke babak tersebut adalah Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.(jpc)


