26.3 C
Jakarta
Monday, May 20, 2024
spot_img

36 Cabor, 316 Atlet akan Berjuang di Pra-PON

PALANGKA RAYA-Perjuangan
Kalteng menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua pada 2020 mendatang dimulai.
Sebanyak 316 atlet dari 36 cabang olahraga (cabor) mulai mengikuti kualifikasi
atau Pra-PON, agar bisa lolos mengikuti PON XX nanti. Kontingen dilepas secara
simbolis oleh Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri, di halaman kantor gubernur,
Jumat pagi (2/8).

“Pra-PON juga merupakan
syarat untuk menentukan cabang olahraga mana saja yang akan lolos menuju PON XX
mendatang,” kata sekda, kemarin.

Selain sebagai sarana
mempererat dan membangun silaturahmi, rasa kesetiakawanan, persatuan, dan
kesatuan atlet se-Indonesia, keberhasilan Pra-PON akan membantu meningkatkan
sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk mewujudkan Kalteng BERKAH.

“Kami menyadari bahwa
prestasi olahraga di Kalteng tidak terlalu menggembirakan. Terbukti pada PON
XIX pada 2016 lalu di Bandung, Jawa Barat, Kalteng hanya menempati peringkat 26
dari 34 provinsi peserta,” ungkap Fahrizal.

Baca Juga :  Manchester City Menang Telak

Dengan demikian, hal ini
menjadi tugas bersama untuk bersinergi dan bekerja keras meningkatkan prestasi
olahraga Kalteng di tingkat nasional, dengan meraih prestasi terbaik untuk
lolos PON bahkan menjadi juara.

“Untuk PON nanti
membutuhkan anggaran yang cukup besar. Karena itu, PON bukan hanya sekadar
berpartisipasi dan mengirimkan atlet saja tanpa prestasi. Cabang olahraga yang
akan tampil di PON adalah mereka yang berpeluang dan lolos dari Pra-PON serta
menjadi juara dan memperoleh medali,” tegasnya.

Pemerintah daerah tentunya
berharap agar atlet-atlet Kalteng memiliki semangat juang tinggi, disiplin,
menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki semangat Isen Mulang.

Terpisah, Kepala Dinas
Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng Falery Tuwan mengungkapkan, kontingan
Pra-PON Kalteng tahun 2019 akan mengikuti 36 cabang olahraga.

Baca Juga :  Terancam Sanksi Dua Laga

“Terdiri atas 316
atlet, 79 pelatih, 53 ofisial, dan 35 manajer. Totalnya 483 orang yang akan
mengikuti kegiatan Pra-PON nanti,” ungkap Falery.

Cabang olahraga yang
telah mengikuti pertandingan Pra-PON, antara lain bola basket, softball, balap
sepeda, menembak, dan renang kolam. Sementara, cabor yang sedang mengikuti Pra-PON
saat ini, yakni golf, atletik, dan sepak takraw.

“Cabor yang belum
berangkat dan masih menunggu waktu mengikuti Pra-PON ada 28 cabang. Kalteng
juga ditunjuk sebagai tuan rumah Pra-PON, khusu untuk cabang bulu tangkis dan
catur,” pungkasnya. (nue/ce/ala)

PALANGKA RAYA-Perjuangan
Kalteng menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua pada 2020 mendatang dimulai.
Sebanyak 316 atlet dari 36 cabang olahraga (cabor) mulai mengikuti kualifikasi
atau Pra-PON, agar bisa lolos mengikuti PON XX nanti. Kontingen dilepas secara
simbolis oleh Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri, di halaman kantor gubernur,
Jumat pagi (2/8).

“Pra-PON juga merupakan
syarat untuk menentukan cabang olahraga mana saja yang akan lolos menuju PON XX
mendatang,” kata sekda, kemarin.

Selain sebagai sarana
mempererat dan membangun silaturahmi, rasa kesetiakawanan, persatuan, dan
kesatuan atlet se-Indonesia, keberhasilan Pra-PON akan membantu meningkatkan
sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk mewujudkan Kalteng BERKAH.

“Kami menyadari bahwa
prestasi olahraga di Kalteng tidak terlalu menggembirakan. Terbukti pada PON
XIX pada 2016 lalu di Bandung, Jawa Barat, Kalteng hanya menempati peringkat 26
dari 34 provinsi peserta,” ungkap Fahrizal.

Baca Juga :  Manchester City Menang Telak

Dengan demikian, hal ini
menjadi tugas bersama untuk bersinergi dan bekerja keras meningkatkan prestasi
olahraga Kalteng di tingkat nasional, dengan meraih prestasi terbaik untuk
lolos PON bahkan menjadi juara.

“Untuk PON nanti
membutuhkan anggaran yang cukup besar. Karena itu, PON bukan hanya sekadar
berpartisipasi dan mengirimkan atlet saja tanpa prestasi. Cabang olahraga yang
akan tampil di PON adalah mereka yang berpeluang dan lolos dari Pra-PON serta
menjadi juara dan memperoleh medali,” tegasnya.

Pemerintah daerah tentunya
berharap agar atlet-atlet Kalteng memiliki semangat juang tinggi, disiplin,
menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki semangat Isen Mulang.

Terpisah, Kepala Dinas
Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng Falery Tuwan mengungkapkan, kontingan
Pra-PON Kalteng tahun 2019 akan mengikuti 36 cabang olahraga.

Baca Juga :  Terancam Sanksi Dua Laga

“Terdiri atas 316
atlet, 79 pelatih, 53 ofisial, dan 35 manajer. Totalnya 483 orang yang akan
mengikuti kegiatan Pra-PON nanti,” ungkap Falery.

Cabang olahraga yang
telah mengikuti pertandingan Pra-PON, antara lain bola basket, softball, balap
sepeda, menembak, dan renang kolam. Sementara, cabor yang sedang mengikuti Pra-PON
saat ini, yakni golf, atletik, dan sepak takraw.

“Cabor yang belum
berangkat dan masih menunggu waktu mengikuti Pra-PON ada 28 cabang. Kalteng
juga ditunjuk sebagai tuan rumah Pra-PON, khusu untuk cabang bulu tangkis dan
catur,” pungkasnya. (nue/ce/ala)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru