22.8 C
Palangkaraya
Wednesday, February 8, 2023

Bupati Safari Ramadan di Masjid Syuhada

Camat Sampaikan Kepentingan Masyarakat, Ini Tanggapan Bupati

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor beserta rombongan kembali melakukan safari Ramadan di Kecamatan Baamang yang bertempat di masjid Syuhada yang merupakan mesjid tertua ketiga di Kota Sampit.

Turut hadir dalam kegiatan safari Ramadan tersebut Wakil Bupati Irawati, Ketua TPPKK sekaligus Istri Bupati Kotim Hj Khairiah Halikinnor, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotim Rudianur, Sekretaris Daerah Kotim Fajrurrahman, Kapolres Kotim AKBP Sarpani dan sejumlah kepala SOPD, Forum Koordinasi pimpinan kecamatan Baamang serta warga di wilayah mesjid tersebut.

“Ini merupakan jadwal safari ramadan  ke 6 dan saya melihat ada perbedaan dari Safari Ramadan sebelumnya di sejumlah wilayah, jumlah undangan dan jemaah yang hadir cukup banyak,” kata Halikin pada saat memberikan sambutan, Rabu (20/4).

Dalam kesempatan tersebut Camat Baamang Ady Candra menyampaikan beberapa hal yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat di sekitar masjid tersebut diantaranya pembangunan jalan Syuhada 2 yang masih merupakan berupa medan tanah, penimbunan makam samping Masjid Syuhada yang kerap kebanjiran serta masih kurangnya penerangan jalan umum di wilayah Kecamatan Baamang yang notabene masih berada di dalam kota Sampit.

Baca Juga :  Membandel, Pengunjung Wisata Sungai Batu Dibubarkan

Menanggapi keluhan masyarakat yang disampaikan oleh Camat Baamang, Bupati Kabupaten Kotim Halikinnor mengaku akan memenuhi permohonan tersebut sebaik mungkin menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Saya sudah langsung instruksikan ke dinas terkait agar tahun ini juga dilaksanakan penyemenan di Jalan Syuhada 2 karena jalan itu panjangnya hanya 110 meter,  jadi saya rasa bisa dianggarkan melalui perubahan tidak perlu menunggu tahun depannya,”ujar Halikin.

Dirinya mengatakan untuk penimbunan makam akan dikoordinasikan bersama pihak Kecamatan dan Kelurahan setempat, Terkait penerangan jalan tahun ini pemerintah Kabupaten Kotim juga mulai dilaksanakan,  Karena pada dasarnya terkait penerangan di Kota Sampit itu memang sudah masuk dalam program yaitu Sampit terang, bebas banjir dan bersih.

Baca Juga :  Data Warga Kotim yang Tinggal di Bantaran Sungai

“Kalau penerangan Insyaallah akan kami upayakan di samping nantinya menggunakan solar cell juga ada PJU, karena kami ingin Kota Sampit ini terang dengan begitu baru terlihat seperti Kota,” ucap Halikin

Saat safari Ramadan di mesjid Syuhada tersebut Bupati juga menyerahkan bantuan fardhu kifayah secara simbolis kepada kaum atau pengelola masjid serta sumbangan bagi anak yatim dan ia juga menerangkan bahwa bantuan fardhu kifayah ini memang sudah lama direncanakan dan baru mulai berjalan tahun ini.

“Kita secara bertahap memberikan bantuan fardhu kifayah untuk masjid, dan berharap dengan adanya bantuan itu dapat membantu masyarakat dalam melaksanakan berbagai ritual keagamaan agar lebih baik,” tutupnya.(bah)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor beserta rombongan kembali melakukan safari Ramadan di Kecamatan Baamang yang bertempat di masjid Syuhada yang merupakan mesjid tertua ketiga di Kota Sampit.

Turut hadir dalam kegiatan safari Ramadan tersebut Wakil Bupati Irawati, Ketua TPPKK sekaligus Istri Bupati Kotim Hj Khairiah Halikinnor, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotim Rudianur, Sekretaris Daerah Kotim Fajrurrahman, Kapolres Kotim AKBP Sarpani dan sejumlah kepala SOPD, Forum Koordinasi pimpinan kecamatan Baamang serta warga di wilayah mesjid tersebut.

“Ini merupakan jadwal safari ramadan  ke 6 dan saya melihat ada perbedaan dari Safari Ramadan sebelumnya di sejumlah wilayah, jumlah undangan dan jemaah yang hadir cukup banyak,” kata Halikin pada saat memberikan sambutan, Rabu (20/4).

Dalam kesempatan tersebut Camat Baamang Ady Candra menyampaikan beberapa hal yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat di sekitar masjid tersebut diantaranya pembangunan jalan Syuhada 2 yang masih merupakan berupa medan tanah, penimbunan makam samping Masjid Syuhada yang kerap kebanjiran serta masih kurangnya penerangan jalan umum di wilayah Kecamatan Baamang yang notabene masih berada di dalam kota Sampit.

Baca Juga :  Bupati : Berdosa Kita Jika Membiarkan Warga Kelaparan dan Sakit

Menanggapi keluhan masyarakat yang disampaikan oleh Camat Baamang, Bupati Kabupaten Kotim Halikinnor mengaku akan memenuhi permohonan tersebut sebaik mungkin menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Saya sudah langsung instruksikan ke dinas terkait agar tahun ini juga dilaksanakan penyemenan di Jalan Syuhada 2 karena jalan itu panjangnya hanya 110 meter,  jadi saya rasa bisa dianggarkan melalui perubahan tidak perlu menunggu tahun depannya,”ujar Halikin.

Dirinya mengatakan untuk penimbunan makam akan dikoordinasikan bersama pihak Kecamatan dan Kelurahan setempat, Terkait penerangan jalan tahun ini pemerintah Kabupaten Kotim juga mulai dilaksanakan,  Karena pada dasarnya terkait penerangan di Kota Sampit itu memang sudah masuk dalam program yaitu Sampit terang, bebas banjir dan bersih.

Baca Juga :  Data Warga Kotim yang Tinggal di Bantaran Sungai

“Kalau penerangan Insyaallah akan kami upayakan di samping nantinya menggunakan solar cell juga ada PJU, karena kami ingin Kota Sampit ini terang dengan begitu baru terlihat seperti Kota,” ucap Halikin

Saat safari Ramadan di mesjid Syuhada tersebut Bupati juga menyerahkan bantuan fardhu kifayah secara simbolis kepada kaum atau pengelola masjid serta sumbangan bagi anak yatim dan ia juga menerangkan bahwa bantuan fardhu kifayah ini memang sudah lama direncanakan dan baru mulai berjalan tahun ini.

“Kita secara bertahap memberikan bantuan fardhu kifayah untuk masjid, dan berharap dengan adanya bantuan itu dapat membantu masyarakat dalam melaksanakan berbagai ritual keagamaan agar lebih baik,” tutupnya.(bah)

Most Read

Artikel Terbaru