Disdamkarmat Palangka Raya: Kebakaran di RA Kartini Diduga Dipicu Korsleting Listrik

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya menduga kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan R.A. Kartini Nomor 3, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, dipicu korsleting listrik dari instalasi yang telah berusia lama. Hasil investigasi juga menemukan kondisi kabel yang semrawut serta kotak MCB yang kurang terawat.

Plt Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, mengatakan hasil investigasi menemukan instalasi listrik rumah memang masih memenuhi standar, namun belum pernah diremajakan sejak rumah tersebut ditempati pada 2005.

“Yang kami temukan di lapangan, instalasi listriknya memang belum pernah dilakukan peremajaan. Selain itu juga terdapat sambungan kabel yang semrawut akibat penambahan jaringan baru. Kondisi seperti ini tentu meningkatkan potensi terjadinya korsleting,” ujarnya pada Rabu (29/7/2026).

Baca Juga :  Kapolresta Palangkaraya yang Baru Disambut Prosesi Adat Dayak dan Tradisi Pedang Pora

Menurut Urianinu, tim investigasi juga menemukan sejumlah faktor lain yang diduga turut berkontribusi terhadap terjadinya kebakaran.

“Saat ini sering terjadi pemadaman listrik. Kondisi arus yang naik turun dapat memicu percikan pada sambungan kabel yang sudah longgar. Ditambah lagi apabila peralatan elektronik tetap terhubung ke stop kontak, risikonya menjadi lebih besar,” katanya.

Ia mengungkapkan, petugas juga menemukan kondisi kotak MCB yang kurang terawat.

“Di dalam kotak MCB ditemukan sarang cicak beserta telurnya. Selain faktor usia instalasi, kondisi seperti ini juga harus menjadi perhatian masyarakat karena dapat memengaruhi keamanan jaringan listrik,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing

Akibat kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun kerusakan yang ditimbulkan cukup besar.

Baca Juga :  Diperiksa 13 Jam, Kadis ESDM Bungkam Saat Digiring ke Mobil Tahanan

“Bangunan rumah mengalami kerusakan berat, termasuk perabotan, surat-surat berharga, peralatan elektronik, instalasi listrik, hingga satu unit sepeda motor ikut terbakar. Estimasi kerugian sementara sekitar Rp400 juta,” ungkapnya.

Urianinu mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, khususnya pada bangunan yang sudah berusia tua.

“Kami mengimbau masyarakat melakukan peremajaan instalasi listrik secara berkala. Selain itu, biasakan mencabut peralatan elektronik dari stop kontak saat tidak digunakan atau ketika meninggalkan rumah. Langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko kebakaran, terlebih di tengah musim kemarau dan kondisi pemadaman listrik yang masih sering terjadi,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya menduga kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan R.A. Kartini Nomor 3, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, dipicu korsleting listrik dari instalasi yang telah berusia lama. Hasil investigasi juga menemukan kondisi kabel yang semrawut serta kotak MCB yang kurang terawat.

Plt Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, mengatakan hasil investigasi menemukan instalasi listrik rumah memang masih memenuhi standar, namun belum pernah diremajakan sejak rumah tersebut ditempati pada 2005.

“Yang kami temukan di lapangan, instalasi listriknya memang belum pernah dilakukan peremajaan. Selain itu juga terdapat sambungan kabel yang semrawut akibat penambahan jaringan baru. Kondisi seperti ini tentu meningkatkan potensi terjadinya korsleting,” ujarnya pada Rabu (29/7/2026).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Kapolresta Palangkaraya yang Baru Disambut Prosesi Adat Dayak dan Tradisi Pedang Pora

Menurut Urianinu, tim investigasi juga menemukan sejumlah faktor lain yang diduga turut berkontribusi terhadap terjadinya kebakaran.

“Saat ini sering terjadi pemadaman listrik. Kondisi arus yang naik turun dapat memicu percikan pada sambungan kabel yang sudah longgar. Ditambah lagi apabila peralatan elektronik tetap terhubung ke stop kontak, risikonya menjadi lebih besar,” katanya.

Ia mengungkapkan, petugas juga menemukan kondisi kotak MCB yang kurang terawat.

“Di dalam kotak MCB ditemukan sarang cicak beserta telurnya. Selain faktor usia instalasi, kondisi seperti ini juga harus menjadi perhatian masyarakat karena dapat memengaruhi keamanan jaringan listrik,” jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun kerusakan yang ditimbulkan cukup besar.

Baca Juga :  Diperiksa 13 Jam, Kadis ESDM Bungkam Saat Digiring ke Mobil Tahanan

“Bangunan rumah mengalami kerusakan berat, termasuk perabotan, surat-surat berharga, peralatan elektronik, instalasi listrik, hingga satu unit sepeda motor ikut terbakar. Estimasi kerugian sementara sekitar Rp400 juta,” ungkapnya.

Urianinu mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, khususnya pada bangunan yang sudah berusia tua.

“Kami mengimbau masyarakat melakukan peremajaan instalasi listrik secara berkala. Selain itu, biasakan mencabut peralatan elektronik dari stop kontak saat tidak digunakan atau ketika meninggalkan rumah. Langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko kebakaran, terlebih di tengah musim kemarau dan kondisi pemadaman listrik yang masih sering terjadi,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru