Calon Rektor UPR Kantongi Nomor Urut, Pilrek Masuk Tahap Penentuan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 memasuki babak baru.

Panitia Pilrek UPR resmi menetapkan nomor urut tiga calon rektor melalui proses pencabutan nomor urut, Rabu (29/7/2026), sebagai persiapan pencetakan surat suara dan tahapan wawancara dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Hari ini telah dilaksanakan pencabutan nomor urut calon rektor. Nomor urut diperlukan untuk pembuatan surat suara,” kata Ketua Panitia Pemilihan Pilrek UPR, Prof. Dr. Joni Bungai, M.Pd., dilansir dari kaltengpos.jawapos.com.

Pencabutan nomor urut ini dilaksanakan oleh Panitia Pilrek UPR dan dihadiri Ketua Senat UPRbeserta anggota, serta calon rektor.

Namun, untuk calon rektor hanya dihadiri oleh dua orang, yakni Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn. dan Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Si. Sementara itu, Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D. tidak hadir.

Baca Juga :  358 WBP Lapas Narkotika Kasongan Terima Remisi Idulfitri, Jadi Momentum Perbaiki Diri

“Prof. Bhayu tidak hadir karena sedang ada tugas ke luar kota. Jadi, beliau diwakili oleh staf dari FISIP dalam pencabutan nomor urut,” ujar Prof. Joni.

Hasil pencabutan nomor urut, Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn. mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Pd. mendapatkan nomor urut 2. Sementara Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D. mendapatkan nomor urut 3.

Electronic money exchangers listing

Setelah proses pencabutan nomor urut ini, tahapan berikutnya adalah wawancara calon rektor dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Jadwalnya ditentukan oleh kementerian.

“Semoga minggu depan sudah bisa dilaksanakan wawancara ini. Wawancara akan dilakukan secara daring,” ujar Prof. Joni Bungai.

Baca Juga :  Penting! Mau Usaha, Kantongi Perizinan Terlebih Dahulu

Selesai wawancara, baru dilanjutkan dengan pemilihan tahap dua yang diikuti oleh anggota senat dan Menteri. Hasil pemilihan ini yang akan menentukan siapa yang terpilih sebagai Rektor UPR periode 2026–2030.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 memasuki babak baru.

Panitia Pilrek UPR resmi menetapkan nomor urut tiga calon rektor melalui proses pencabutan nomor urut, Rabu (29/7/2026), sebagai persiapan pencetakan surat suara dan tahapan wawancara dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Hari ini telah dilaksanakan pencabutan nomor urut calon rektor. Nomor urut diperlukan untuk pembuatan surat suara,” kata Ketua Panitia Pemilihan Pilrek UPR, Prof. Dr. Joni Bungai, M.Pd., dilansir dari kaltengpos.jawapos.com.

Electronic money exchangers listing

Pencabutan nomor urut ini dilaksanakan oleh Panitia Pilrek UPR dan dihadiri Ketua Senat UPRbeserta anggota, serta calon rektor.

Namun, untuk calon rektor hanya dihadiri oleh dua orang, yakni Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn. dan Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Si. Sementara itu, Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D. tidak hadir.

Baca Juga :  358 WBP Lapas Narkotika Kasongan Terima Remisi Idulfitri, Jadi Momentum Perbaiki Diri

“Prof. Bhayu tidak hadir karena sedang ada tugas ke luar kota. Jadi, beliau diwakili oleh staf dari FISIP dalam pencabutan nomor urut,” ujar Prof. Joni.

Hasil pencabutan nomor urut, Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn. mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Pd. mendapatkan nomor urut 2. Sementara Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D. mendapatkan nomor urut 3.

Setelah proses pencabutan nomor urut ini, tahapan berikutnya adalah wawancara calon rektor dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Jadwalnya ditentukan oleh kementerian.

“Semoga minggu depan sudah bisa dilaksanakan wawancara ini. Wawancara akan dilakukan secara daring,” ujar Prof. Joni Bungai.

Baca Juga :  Penting! Mau Usaha, Kantongi Perizinan Terlebih Dahulu

Selesai wawancara, baru dilanjutkan dengan pemilihan tahap dua yang diikuti oleh anggota senat dan Menteri. Hasil pemilihan ini yang akan menentukan siapa yang terpilih sebagai Rektor UPR periode 2026–2030.

Terpopuler

Artikel Terbaru