25 C
Jakarta
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Kalteng Bagian Utara Diprediksi Hujan

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Tjilik Riwut Kota Palangkaraya melaporkan prakiraan cuaca di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tanggal 29 Juli hingga 4 Agustus 2023.

Prakirawan BMKG Kota Palangkaraya, Lian Adriani menyampaikan kondisi cuaca wilayah Kalteng umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun potensi hujan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Kalteng bagian Utara.

“Suhu udara berkisar antara 21°C sampai 34°C. Kelembaban udara berkisar antara 45 persen sampai 100 persen. Angin umumnya bertiup dari Timur ke Selatan dengan kecepatan berkisar antara 10 sampai 20 km per jam,” ujarnya, Sabtu (29/7).

Dia menyebutkan wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang dari tanggal 29 hingga 31 Juli 2023 nihil di Kabupaten Kota wilayah Kalteng. Sedangkan dari tanggal 1 hingga 4 Agustus 2023 hanya di Kabupaten Katingan Bagian Utara, Gunung Mas, dan Murung Raya.

Baca Juga :  Hanya Ada 9 Peserta Didik Baru, Sekolah Swasta Ini Alami Krisis Murid

“Prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah berpotensi sekitar 1.0 sampai 2.5 meter atau Rendah ke Sedang,” bebernya.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar waspada potensi hujan bersifat lokal.  Dengan durasi singkat yang dapat disertai angin kencang ataupun angin puting beliung di wilayah Kalteng.

Selain itu, masyarakat diimbau BMKG agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Dia juga mengingatkan agar waspada potensi tinggi gelombang berkisar antara 1.0 sampai 2.5 meter di wilayah Perairan Selatan Kalteng. Diimbau kepada masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut.

“Waspada potensi angin kencang di wilayah Pesisir dan Perairan Selatan Kalimantan Tengah. Dan waspada potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah. Diimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apapun,” tandasnya. (pri/hfz)

Baca Juga :  Kurangnya Tenaga Dokter di Kapuas Jadi Sorotan Dewan

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Tjilik Riwut Kota Palangkaraya melaporkan prakiraan cuaca di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tanggal 29 Juli hingga 4 Agustus 2023.

Prakirawan BMKG Kota Palangkaraya, Lian Adriani menyampaikan kondisi cuaca wilayah Kalteng umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun potensi hujan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Kalteng bagian Utara.

“Suhu udara berkisar antara 21°C sampai 34°C. Kelembaban udara berkisar antara 45 persen sampai 100 persen. Angin umumnya bertiup dari Timur ke Selatan dengan kecepatan berkisar antara 10 sampai 20 km per jam,” ujarnya, Sabtu (29/7).

Dia menyebutkan wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang dari tanggal 29 hingga 31 Juli 2023 nihil di Kabupaten Kota wilayah Kalteng. Sedangkan dari tanggal 1 hingga 4 Agustus 2023 hanya di Kabupaten Katingan Bagian Utara, Gunung Mas, dan Murung Raya.

Baca Juga :  Hanya Ada 9 Peserta Didik Baru, Sekolah Swasta Ini Alami Krisis Murid

“Prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah berpotensi sekitar 1.0 sampai 2.5 meter atau Rendah ke Sedang,” bebernya.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar waspada potensi hujan bersifat lokal.  Dengan durasi singkat yang dapat disertai angin kencang ataupun angin puting beliung di wilayah Kalteng.

Selain itu, masyarakat diimbau BMKG agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Dia juga mengingatkan agar waspada potensi tinggi gelombang berkisar antara 1.0 sampai 2.5 meter di wilayah Perairan Selatan Kalteng. Diimbau kepada masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut.

“Waspada potensi angin kencang di wilayah Pesisir dan Perairan Selatan Kalimantan Tengah. Dan waspada potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah. Diimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apapun,” tandasnya. (pri/hfz)

Baca Juga :  Kurangnya Tenaga Dokter di Kapuas Jadi Sorotan Dewan
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru