25.8 C
Jakarta
Thursday, July 25, 2024
spot_img

25 Ribu Bibit Ikan Dilepasliarkan di Katingan, Ini Respon Teras Narang

PROKALTENG.CO – Balai Perikanan Budidaya Air Tawar menyerahkan 25 ribu benih ikan khas Kalteng ke Pemerintah Kabupaten Katingan. Secara simbolis, benih ikan diserahkan kepada Bupati Katingan Sakariyas yang disaksikan Anggota DPD RI Agustin Teras Narang, Selasa (21/2/2023).

“Di Danau Bulat, Kabupaten Katingan, saya turut menghadiri acara penyebaran benih ikan Papuyu atau Betok yang jadi ikan endemik Kalteng ini. Dalam momen ini, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin Ibu Evalawati menyerahkan langsung benih secara simbolis kepada Bupati Katingan Sakariyas untuk kemudian sama-sama kami lepasliarkan,” kata Teras.

Ini adalah kelanjutan dari serangkaian aksi yang telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, sebagai bagian juga dari tugas Komite II DPD RI, untuk menggelorakan giat perikanan di Kalteng. Sektor perikanan diharapkan jadi andalan perekonomian negara yang merupakan negara kepulauan dengan 2/3 merupakan wilayah laut, negara maritim, negara bahari, dan sekaligus negara dengan potensi perairan darat yang besar.

“Jadi ini bukan semata untuk Kalimantan Tengah saja. Ikan adalah bagian dari kehidupan kita. Kita punya potensi ekonomi dari sektor ini. Jadi mesti dioptimalkan. Saat ini Indonesia penuh dengan berbagai aturan yang mengundang investasi. Kalau kemudian investor datang dan kita tidak siap, maka kita akan ketinggalan dan jadi penonton.  Maka kita perlu sadar, kekuatan kita untuk penguatan ekonomi ini ada di daerah. Sehingga dengan begitu sektor perikanan di daerah kita perlu dibenahi. Ini bagian dari peran kami wakil daerah, anggota DPD RI yang merepresentasikan kepentingan daerah kita di parlemen,” tuturnya.

Baca Juga :  Masih Mampu, Armada Bus Cadangan yang Disiapkan Belum Digunakan

Sebagai anggota DPD RI, pada Januari lalu Teras Narang telah menyurati Menteri Kelautan dan Perikanan agar memberikan atensi pada sektor perikanan Kalteng, khususnya pada pengembangan IBILAGA Pulang Pisau yang jadi pusat inovasi benih ikan perairan lahan gambut.

Sepekan kemudian surat itu ditindaklanjuti. Dalam rapat bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, respon cepat mereka ini saya apresiasi dan mudahan segera ada tindaklanjut yang lebih nyata di lapangan sehingga IBILAGA Pulang Pisau dapat jadi model dan percontohan untuk Indonesia bahkan dunia bila memungkinkan.

“Ini artinya peran DPD RI untuk pengembangan sektor perikanan daerah sangatlah penting. Maka saya berharap  pemerintah Kabupaten Katingan juga akan terus mengembangkan program pembangunan sektor perikanan di daerahnya, begitu pula kepala daerah lain. Secara khusus mengembangkan sektor perikanan endemik, yang khas Kalteng maupun perikanan lahan gambut,” jelasnya.

Baca Juga :  Komite II DPD RI Melakukan Pengawasan Tentang Pangan di Pulang Pisau

Seluruh elemen masyarakat juga harus menyuarakan hal yang sama, penguatan sektor perikanan. Sebab dimensi perikanan selain mendukung penguatan gizi masyarakat, juga terkait erat dengan penguatan ekonomi yang memperkuat keuangan daerah kita. Bila keuangan daerah kuat, maka agenda pembangunan pun bisa lebih terasa ke masyarakat.

“Sekali lagi saya apresiasi seluruh pihak yang secara kolaboratif menggelar acara hari ini untuk penguatan sektor perikanan Kalteng. Secara khusus untuk insan-insan perikanan dan ahli perikanan  dari Universitas Kristen Palangka Raya yang terus turun ke masyarakat untuk memperkuat eksistensi ikan endemik Kalteng serta mendukung perekonomian daerah,” ungkapnya.

PROKALTENG.CO – Balai Perikanan Budidaya Air Tawar menyerahkan 25 ribu benih ikan khas Kalteng ke Pemerintah Kabupaten Katingan. Secara simbolis, benih ikan diserahkan kepada Bupati Katingan Sakariyas yang disaksikan Anggota DPD RI Agustin Teras Narang, Selasa (21/2/2023).

“Di Danau Bulat, Kabupaten Katingan, saya turut menghadiri acara penyebaran benih ikan Papuyu atau Betok yang jadi ikan endemik Kalteng ini. Dalam momen ini, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin Ibu Evalawati menyerahkan langsung benih secara simbolis kepada Bupati Katingan Sakariyas untuk kemudian sama-sama kami lepasliarkan,” kata Teras.

Ini adalah kelanjutan dari serangkaian aksi yang telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, sebagai bagian juga dari tugas Komite II DPD RI, untuk menggelorakan giat perikanan di Kalteng. Sektor perikanan diharapkan jadi andalan perekonomian negara yang merupakan negara kepulauan dengan 2/3 merupakan wilayah laut, negara maritim, negara bahari, dan sekaligus negara dengan potensi perairan darat yang besar.

“Jadi ini bukan semata untuk Kalimantan Tengah saja. Ikan adalah bagian dari kehidupan kita. Kita punya potensi ekonomi dari sektor ini. Jadi mesti dioptimalkan. Saat ini Indonesia penuh dengan berbagai aturan yang mengundang investasi. Kalau kemudian investor datang dan kita tidak siap, maka kita akan ketinggalan dan jadi penonton.  Maka kita perlu sadar, kekuatan kita untuk penguatan ekonomi ini ada di daerah. Sehingga dengan begitu sektor perikanan di daerah kita perlu dibenahi. Ini bagian dari peran kami wakil daerah, anggota DPD RI yang merepresentasikan kepentingan daerah kita di parlemen,” tuturnya.

Baca Juga :  Masih Mampu, Armada Bus Cadangan yang Disiapkan Belum Digunakan

Sebagai anggota DPD RI, pada Januari lalu Teras Narang telah menyurati Menteri Kelautan dan Perikanan agar memberikan atensi pada sektor perikanan Kalteng, khususnya pada pengembangan IBILAGA Pulang Pisau yang jadi pusat inovasi benih ikan perairan lahan gambut.

Sepekan kemudian surat itu ditindaklanjuti. Dalam rapat bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, respon cepat mereka ini saya apresiasi dan mudahan segera ada tindaklanjut yang lebih nyata di lapangan sehingga IBILAGA Pulang Pisau dapat jadi model dan percontohan untuk Indonesia bahkan dunia bila memungkinkan.

“Ini artinya peran DPD RI untuk pengembangan sektor perikanan daerah sangatlah penting. Maka saya berharap  pemerintah Kabupaten Katingan juga akan terus mengembangkan program pembangunan sektor perikanan di daerahnya, begitu pula kepala daerah lain. Secara khusus mengembangkan sektor perikanan endemik, yang khas Kalteng maupun perikanan lahan gambut,” jelasnya.

Baca Juga :  Komite II DPD RI Melakukan Pengawasan Tentang Pangan di Pulang Pisau

Seluruh elemen masyarakat juga harus menyuarakan hal yang sama, penguatan sektor perikanan. Sebab dimensi perikanan selain mendukung penguatan gizi masyarakat, juga terkait erat dengan penguatan ekonomi yang memperkuat keuangan daerah kita. Bila keuangan daerah kuat, maka agenda pembangunan pun bisa lebih terasa ke masyarakat.

“Sekali lagi saya apresiasi seluruh pihak yang secara kolaboratif menggelar acara hari ini untuk penguatan sektor perikanan Kalteng. Secara khusus untuk insan-insan perikanan dan ahli perikanan  dari Universitas Kristen Palangka Raya yang terus turun ke masyarakat untuk memperkuat eksistensi ikan endemik Kalteng serta mendukung perekonomian daerah,” ungkapnya.

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru