Viral Mobil Dinas Lamandau Terparkir di THM Pangkalan Bun, Direktur RSUD Minta Maaf

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Warga dunia maya baru-baru ini dihebohkan oleh beredarnya foto maupun video. Memperlihatkan sebuah mobil dinas berpelat merah asal Kabupaten Lamandau, terparkir di area sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Berdasarkan penelusuran dan informasi yang beredar, mobil operasional pelat merah tersebut diduga kuat milik RSUD Gusti Abdul Ghani Lamandau.

Pemandangan ini sontak menuai kritik tajam dari warganet, karena fasilitas negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan dinas dan pelayanan masyarakat, justru disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menanggapi polemik yang tengah viral ini, Direktur RSUD Gusti Abdul Ghani Lamandau, dr Mardoni Setiawan, segera angkat bicara dan membenarkan bahwa kendaraan tersebut adalah milik instansinya.

Baca Juga :  Karya Kreatif WBP Kalteng Meriahkan IPPA Fest 2025 di Banten

“Iya bang, mobil spesialis dipinjam perawat. Masih dikonfirmasi, hari ini dipanggil,” ungkap Mardoni saat dikonfirmasi Prokalteng.co pada Senin (13/7).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dirinya saat ini sedang tidak berada di tempat sehingga proses pemanggilan diserahkan kepada jajarannya.

“Saya posisi masih di Semarang, persiapan ujian bang,” tambahnya.

Electronic money exchangers listing

Atas insiden yang mencoreng nama baik instansi dan pemerintah daerah ini, pihak rumah sakit berjanji akan memberikan teguran dan tindakan tegas kepada oknum perawat yang membawa kendaraan dinas tersebut ke tempat hiburan malam.

Mewakili institusi yang dipimpinnya, dr Mardoni Setiawan juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi.

“Saya selaku Direktur meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami akan menindak tegas kepada yang bersangkutan,” pungkasnya. (bib)

Baca Juga :  Camilan dari Balik Jeruji, Keripik Ubi Ungu Lapas Kasongan Siap Ramaikan IPPAFest

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Warga dunia maya baru-baru ini dihebohkan oleh beredarnya foto maupun video. Memperlihatkan sebuah mobil dinas berpelat merah asal Kabupaten Lamandau, terparkir di area sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Berdasarkan penelusuran dan informasi yang beredar, mobil operasional pelat merah tersebut diduga kuat milik RSUD Gusti Abdul Ghani Lamandau.

Pemandangan ini sontak menuai kritik tajam dari warganet, karena fasilitas negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan dinas dan pelayanan masyarakat, justru disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Electronic money exchangers listing

Menanggapi polemik yang tengah viral ini, Direktur RSUD Gusti Abdul Ghani Lamandau, dr Mardoni Setiawan, segera angkat bicara dan membenarkan bahwa kendaraan tersebut adalah milik instansinya.

Baca Juga :  Karya Kreatif WBP Kalteng Meriahkan IPPA Fest 2025 di Banten

“Iya bang, mobil spesialis dipinjam perawat. Masih dikonfirmasi, hari ini dipanggil,” ungkap Mardoni saat dikonfirmasi Prokalteng.co pada Senin (13/7).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dirinya saat ini sedang tidak berada di tempat sehingga proses pemanggilan diserahkan kepada jajarannya.

“Saya posisi masih di Semarang, persiapan ujian bang,” tambahnya.

Atas insiden yang mencoreng nama baik instansi dan pemerintah daerah ini, pihak rumah sakit berjanji akan memberikan teguran dan tindakan tegas kepada oknum perawat yang membawa kendaraan dinas tersebut ke tempat hiburan malam.

Mewakili institusi yang dipimpinnya, dr Mardoni Setiawan juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi.

“Saya selaku Direktur meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami akan menindak tegas kepada yang bersangkutan,” pungkasnya. (bib)

Baca Juga :  Camilan dari Balik Jeruji, Keripik Ubi Ungu Lapas Kasongan Siap Ramaikan IPPAFest

Terpopuler

Artikel Terbaru