Cuaca Panas Menyengat, BPBD Lamandau Peringatkan Tingginya Potensi Karhutla

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Kondisi cuaca di Kabupaten Lamandau akhir-akhir ini terasa tidak seperti biasanya. Panas yang begitu menyengat mulai berdampak pada kenyamanan warga, sehingga membuat aktivitas masyarakat di luar ruangan menjadi terganggu.

Merespons kondisi tersebut. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel, pada Senin (13/7/2026), merilis pembaruan terkini mengenai kondisi cuaca dan iklim di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).

Laporan ini merujuk pada data resmi dari Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut – Palangka Raya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), per pukul 08.30 WIB. Dalam laporannya, Hendikel menjabarkan data sebaran titik panas yang terekam pada Minggu, 12 Juli 2026 (pukul 00.00 – 23.00 WIB).

“Terdapat total 34 titik panas (hotspot) yang terdeteksi di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” ungkap Hendikel.

Baca Juga :  Disnakertrans Lamandau Dorong Perempuan dan Pemuda Kuasai Keterampilan Kerja

Berikut adalah rincian sebaran titik terbanyak di beberapa Kabupaten Kotawaringin Timur 7 titik panas, Kabupaten Katingan 5 titik panas, Kabupaten Barito Selatan dab Pulang Pisau Masing-masing 4 titik panas.

“Kabupaten Lamandau hanya 1 titik panas,” jelasnya.

Meskipun terdapat puluhan titik panas, kondisi udara di wilayah Kalteng saat ini terbilang sangat baik. Berdasarkan citra sebaran asap BMKG, tidak terdeteksi adanya sebaran asap di wilayah tersebut.

Electronic money exchangers listing

Informasi kualitas udara dari konsentrasi partikulat (PM2.5) menunjukkan indikator berwarna hijau, yang berarti masuk dalam kategori “Baik”.

“Kondisi cuaca di beberapa kota utama terpantau cerah hingga cerah berawan pada pukul 08.30 WIB. Jarak pandang (visibility) juga terlaporkan sangat jelas, berada di angka 9 hingga 10 km, didukung dengan kecepatan angin yang berkisar antara 4 hingga 16 km/jam,” jelasnya.

Meskipun cuaca saat ini cerah dan udara bersih, BPBD secara tegas mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Berdasarkan Peta Potensi Kemudahan Terbakar (Fine Fuel Moisture Code / FFMC) untuk hari ini dan esok, hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah menunjukkan indikator warna merah.

Baca Juga :  Hadiri Rembuk Stunting, Pj Bupati Ingatkan 10 Intervensi Pencegahan

Kondisi ini menandakan bahwa material permukaan seperti alang-alang dan dedaunan yang menutupi lantai hutan berada dalam kondisi sangat kering dan sangat mudah terbakar. Selain itu, Peta Potensi Kemudahan Penyebaran Api (Initial Spread Index / ISI) juga didominasi oleh warna kuning hingga merah.

“Mengingat indikator penyebaran api dan potensi terbakar berada di level yang signifikan, semua elemen masyarakat diharapkan senantiasa menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api sedini mungkin guna mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),” tandas Hendikel. (bib)

 

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Kondisi cuaca di Kabupaten Lamandau akhir-akhir ini terasa tidak seperti biasanya. Panas yang begitu menyengat mulai berdampak pada kenyamanan warga, sehingga membuat aktivitas masyarakat di luar ruangan menjadi terganggu.

Merespons kondisi tersebut. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel, pada Senin (13/7/2026), merilis pembaruan terkini mengenai kondisi cuaca dan iklim di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).

Laporan ini merujuk pada data resmi dari Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut – Palangka Raya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), per pukul 08.30 WIB. Dalam laporannya, Hendikel menjabarkan data sebaran titik panas yang terekam pada Minggu, 12 Juli 2026 (pukul 00.00 – 23.00 WIB).

Electronic money exchangers listing

“Terdapat total 34 titik panas (hotspot) yang terdeteksi di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” ungkap Hendikel.

Baca Juga :  Disnakertrans Lamandau Dorong Perempuan dan Pemuda Kuasai Keterampilan Kerja

Berikut adalah rincian sebaran titik terbanyak di beberapa Kabupaten Kotawaringin Timur 7 titik panas, Kabupaten Katingan 5 titik panas, Kabupaten Barito Selatan dab Pulang Pisau Masing-masing 4 titik panas.

“Kabupaten Lamandau hanya 1 titik panas,” jelasnya.

Meskipun terdapat puluhan titik panas, kondisi udara di wilayah Kalteng saat ini terbilang sangat baik. Berdasarkan citra sebaran asap BMKG, tidak terdeteksi adanya sebaran asap di wilayah tersebut.

Informasi kualitas udara dari konsentrasi partikulat (PM2.5) menunjukkan indikator berwarna hijau, yang berarti masuk dalam kategori “Baik”.

“Kondisi cuaca di beberapa kota utama terpantau cerah hingga cerah berawan pada pukul 08.30 WIB. Jarak pandang (visibility) juga terlaporkan sangat jelas, berada di angka 9 hingga 10 km, didukung dengan kecepatan angin yang berkisar antara 4 hingga 16 km/jam,” jelasnya.

Meskipun cuaca saat ini cerah dan udara bersih, BPBD secara tegas mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Berdasarkan Peta Potensi Kemudahan Terbakar (Fine Fuel Moisture Code / FFMC) untuk hari ini dan esok, hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah menunjukkan indikator warna merah.

Baca Juga :  Hadiri Rembuk Stunting, Pj Bupati Ingatkan 10 Intervensi Pencegahan

Kondisi ini menandakan bahwa material permukaan seperti alang-alang dan dedaunan yang menutupi lantai hutan berada dalam kondisi sangat kering dan sangat mudah terbakar. Selain itu, Peta Potensi Kemudahan Penyebaran Api (Initial Spread Index / ISI) juga didominasi oleh warna kuning hingga merah.

“Mengingat indikator penyebaran api dan potensi terbakar berada di level yang signifikan, semua elemen masyarakat diharapkan senantiasa menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api sedini mungkin guna mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),” tandas Hendikel. (bib)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru