Hasil Investigasi Disdamkarmat: Sumber Api Diduga dari Sambungan Listrik Pompa Air di Belakang Rumah

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya. Mengungkap hasil investigasi kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Dr. Murjani Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Minggu (12/7).

Kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan itu diduga dipicu hubungan arus pendek (korsleting) pada sambungan listrik pompa air di rumah yang menjadi titik awal kebakaran.

Plt Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit. Mengatakan hasil investigasi menunjukkan sumber api diduga berasal dari sambungan listrik pompa air di bagian belakang rumah.

“Berdasarkan hasil investigasi, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting pada sambungan listrik yang menghubungkan arus ke pompa air.

Kondisi tersebut diperparah oleh material bangunan yang mudah terbakar, instalasi listrik yang tidak sesuai, serta cuaca panas dan angin kencang sehingga api dengan cepat menjalar ke bangunan lain,” ujarnya pada Senin (13/7).

Baca Juga :  Pengin Lebih Populer di Media Sosial? Tinnggalkan 7 Kebiasaan Ini

Ia menjelaskan. Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian pemilik rumah sedang beristirahat bersama bayi berusia enam bulan. Sementara itu, anaknya yang masih duduk di bangku kelas I SD melihat api mulai membesar di bagian dapur dan langsung membangunkan ibunya. Api kemudian dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan di sekitarnya.

Dari hasil investigasi, area terdampak kebakaran mencapai sekitar 3.078 meter persegi. Sebanyak 32 rumah mengalami rusak berat, enam rumah rusak ringan, satu barak tiga pintu, dan satu bangunan madrasah turut terbakar. Besarnya kerusakan dipicu oleh mayoritas bangunan yang berbahan kayu dan berdiri saling berhimpitan.

Electronic money exchangers listing

Selain dugaan korsleting listrik, tim investigasi juga menemukan sejumlah faktor yang mempercepat penyebaran api, di antaranya instalasi listrik yang tidak sesuai standar, material bangunan yang mudah terbakar, cuaca panas, angin kencang, serta kondisi permukiman yang sangat padat.

Baca Juga :  Beberapa Penyebab Keputihan Normal dan Abnormal yang Perlu Diwaspadai

Akibat peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, satu anggota pemadam kebakaran mengalami luka berat, sedangkan Ketua RT 01 dan seorang warga mengalami luka bakar ringan.

Kerugian material sementara ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar yang meliputi kerusakan rumah, perabot, instalasi listrik, dokumen penting hingga uang tunai milik warga.

Urianinu mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, menggunakan peralatan sesuai standar, serta rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik untuk mencegah kebakaran, terutama pada musim kemarau.

“Kami juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, tidak membakar sampah sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi instalasi listrik yang berpotensi membahayakan,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya. Mengungkap hasil investigasi kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Dr. Murjani Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Minggu (12/7).

Kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan itu diduga dipicu hubungan arus pendek (korsleting) pada sambungan listrik pompa air di rumah yang menjadi titik awal kebakaran.

Plt Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit. Mengatakan hasil investigasi menunjukkan sumber api diduga berasal dari sambungan listrik pompa air di bagian belakang rumah.

Electronic money exchangers listing

“Berdasarkan hasil investigasi, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting pada sambungan listrik yang menghubungkan arus ke pompa air.

Kondisi tersebut diperparah oleh material bangunan yang mudah terbakar, instalasi listrik yang tidak sesuai, serta cuaca panas dan angin kencang sehingga api dengan cepat menjalar ke bangunan lain,” ujarnya pada Senin (13/7).

Baca Juga :  Pengin Lebih Populer di Media Sosial? Tinnggalkan 7 Kebiasaan Ini

Ia menjelaskan. Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian pemilik rumah sedang beristirahat bersama bayi berusia enam bulan. Sementara itu, anaknya yang masih duduk di bangku kelas I SD melihat api mulai membesar di bagian dapur dan langsung membangunkan ibunya. Api kemudian dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan di sekitarnya.

Dari hasil investigasi, area terdampak kebakaran mencapai sekitar 3.078 meter persegi. Sebanyak 32 rumah mengalami rusak berat, enam rumah rusak ringan, satu barak tiga pintu, dan satu bangunan madrasah turut terbakar. Besarnya kerusakan dipicu oleh mayoritas bangunan yang berbahan kayu dan berdiri saling berhimpitan.

Selain dugaan korsleting listrik, tim investigasi juga menemukan sejumlah faktor yang mempercepat penyebaran api, di antaranya instalasi listrik yang tidak sesuai standar, material bangunan yang mudah terbakar, cuaca panas, angin kencang, serta kondisi permukiman yang sangat padat.

Baca Juga :  Beberapa Penyebab Keputihan Normal dan Abnormal yang Perlu Diwaspadai

Akibat peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, satu anggota pemadam kebakaran mengalami luka berat, sedangkan Ketua RT 01 dan seorang warga mengalami luka bakar ringan.

Kerugian material sementara ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar yang meliputi kerusakan rumah, perabot, instalasi listrik, dokumen penting hingga uang tunai milik warga.

Urianinu mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, menggunakan peralatan sesuai standar, serta rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik untuk mencegah kebakaran, terutama pada musim kemarau.

“Kami juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, tidak membakar sampah sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi instalasi listrik yang berpotensi membahayakan,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru