PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hebat yang melanda kawasan Jalan Murjani, Gang Sari, Kota Palangka Raya, Minggu (12/7/2026), berdampak pada puluhan kepala keluarga. Pemerintah setempat mencatat sebanyak 43 kartu keluarga (KK) atau sekitar 128 jiwa terdampak dalam musibah tersebut.
Lurah Pahandut, Ahmad Reza. Mengatakan pendataan telah dilakukan bersama pihak terkait untuk memastikan jumlah warga dan bangunan yang terdampak kebakaran.
“Untuk warga yang terdampak, jumlahnya sekitar 43 KK atau sekitar 128 jiwa,” kata Reza kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
Selain menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal, kebakaran juga mengakibatkan kerusakan pada puluhan bangunan. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 34 unit rumah yang mengalami kerusakan, baik berat maupun ringan.
Tak hanya permukiman warga, satu unit sekolah yakni MTs Darul Ulum serta satu barak berisi tiga pintu juga turut terdampak dalam peristiwa tersebut.
Reza menjelaskan, area yang terdampak kebakaran mencakup tiga wilayah rukun tetangga (RT), yakni RT 01 RW 10, RT 02 RW 10, dan RT 03 RW 09 di Kelurahan Pahandut.
Pemerintah Kota Palangka Raya bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjut dia, langsung bergerak memberikan bantuan darurat kepada para korban setelah proses pendataan dilakukan.
Menurutnya, berbagai kebutuhan dasar telah mulai disalurkan, mulai dari bantuan makanan, perlengkapan darurat hingga layanan kesehatan.
“Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan makanan. Kemudian BPBD Provinsi memberikan bantuan berupa matras, terpal, dan perlengkapan darurat lainnya. Dinas Kesehatan juga telah memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak,” ujarnya.
Selain itu, BPBD Kota Palangka Raya juga mendirikan posko guna mendukung penanganan korban dan mempermudah koordinasi bantuan di lapangan.
Reza menegaskan bahwa pemerintah telah memiliki mekanisme penanganan kebakaran yang selama ini diterapkan saat terjadi bencana serupa, sehingga langkah-langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Sementara itu, untuk tempat tinggal sementara, sebagian besar warga terdampak memilih mengungsi ke rumah keluarga maupun kerabat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Meski demikian, pihak kelurahan berharap seluruh korban dapat terdata dan terpusat di satu lokasi posko agar penyaluran bantuan serta penyampaian informasi dapat dilakukan secara lebih efektif.
“Kami berharap warga terdampak bisa berkumpul di satu posko sehingga komunikasi, pendataan, dan penyaluran bantuan dari pemerintah maupun para donatur dapat berjalan lebih mudah dan terkoordinasi,” pungkasnya.
Sebelumnya, kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Murjani sekitar Gang Sari menghanguskan puluhan bangunan di permukiman padat penduduk. Petugas pemadam kebakaran bersama relawan berjibaku selama beberapa jam untuk memadamkan api dan melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian. (adr)


