NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Warga Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, kini tengah diselimuti keresahan. Aksi kriminalitas dilaporkan marak terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Puncaknya, dalam satu malam yang sama, sedikitnya tiga rumah warga dilaporkan dibobol kawanan pencuri.
Camat Sematu Jaya, Purwanto, membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait rentetan aksi pencurian tersebut.
“Informasi yang kami terima dari warga memang ada kejadian pencurian di tiga rumah dalam satu malam. Salah satu korban kehilangan uang, perhiasan, serta dokumen penting karena semuanya berada di dalam tas. Untuk dua rumah lainnya juga kehilangan uang, namun jumlahnya kami belum mengetahui secara rinci,” ujar Purwanto saat dikonfirmasi oleh wartawan, Kamis (4/6/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu aksi pencurian menyasar sebuah rumah di Desa Jangkar Prima RT 011/RW 004, Kecamatan Sematu Jaya, pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.
Korban baru menyadari rumahnya disatroni maling saat terbangun sekitar pukul 04.50 WIB. Ia terkejut mendapati tas dompet yang semula diletakkan di atas kepala tempat tidur, sudah berpindah ke lantai dapur dalam kondisi kosong melompong.
Di dalam tas tersebut, korban kehilangan:
- Perhiasan 2 gelang emas seberat 15 gram dan 1 cincin emas seberat ≈ 5 gram beserta kuitansinya.
- Uang Tunai Sekitar Rp800.000,-
- Dokumen Penting KTP, NPWP, kartu BPJS, dan kartu ATM BRI atas nama korban
Sadar menjadi korban pencurian, ia langsung membangunkan suaminya yang tertidur di ruang tengah. Saat memeriksa kondisi rumah, anehnya seluruh pintu utama masih dalam keadaan terkunci rapat dari dalam. Namun, setelah dicek lebih lanjut, jendela dapur ditemukan sudah dalam kondisi terbuka.
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Warga Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, kini tengah diselimuti keresahan. Aksi kriminalitas dilaporkan marak terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Puncaknya, dalam satu malam yang sama, sedikitnya tiga rumah warga dilaporkan dibobol kawanan pencuri.
Camat Sematu Jaya, Purwanto, membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait rentetan aksi pencurian tersebut.
“Informasi yang kami terima dari warga memang ada kejadian pencurian di tiga rumah dalam satu malam. Salah satu korban kehilangan uang, perhiasan, serta dokumen penting karena semuanya berada di dalam tas. Untuk dua rumah lainnya juga kehilangan uang, namun jumlahnya kami belum mengetahui secara rinci,” ujar Purwanto saat dikonfirmasi oleh wartawan, Kamis (4/6/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu aksi pencurian menyasar sebuah rumah di Desa Jangkar Prima RT 011/RW 004, Kecamatan Sematu Jaya, pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.
Korban baru menyadari rumahnya disatroni maling saat terbangun sekitar pukul 04.50 WIB. Ia terkejut mendapati tas dompet yang semula diletakkan di atas kepala tempat tidur, sudah berpindah ke lantai dapur dalam kondisi kosong melompong.
Di dalam tas tersebut, korban kehilangan:
- Perhiasan 2 gelang emas seberat 15 gram dan 1 cincin emas seberat ≈ 5 gram beserta kuitansinya.
- Uang Tunai Sekitar Rp800.000,-
- Dokumen Penting KTP, NPWP, kartu BPJS, dan kartu ATM BRI atas nama korban
Sadar menjadi korban pencurian, ia langsung membangunkan suaminya yang tertidur di ruang tengah. Saat memeriksa kondisi rumah, anehnya seluruh pintu utama masih dalam keadaan terkunci rapat dari dalam. Namun, setelah dicek lebih lanjut, jendela dapur ditemukan sudah dalam kondisi terbuka.