Warga Diminta Tak Anggap Remeh Karhutla, DPRD Palangka Raya: Pencegahan Harus Dimulai dari Lingkungan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Salundik, mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai mengintai seiring memasuki musim kemarau.

Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.

“Karhutla jangan dianggap sebagai persoalan biasa. Dampaknya sangat besar, mulai dari kerusakan lingkungan, terganggunya aktivitas masyarakat hingga ancaman terhadap kesehatan akibat kabut asap,” kata Salundik pada Rabu (22/7/2026).

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan maupun membakar sampah secara sembarangan. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi salah satu pemicu utama terjadinya kebakaran yang sulit dikendalikan ketika kondisi cuaca sedang kering.

Baca Juga :  DPRD Kota Serahkan Tali Asih untuk 854 Anak Panti Asuhan

Salundik juga meminta masyarakat segera melapor kepada aparat berwenang apabila menemukan titik api atau kepulan asap agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Kalau melihat titik api atau asap, jangan menunggu membesar. Segera laporkan kepada petugas agar bisa segera ditangani sebelum meluas,” ujarnya.

Politikus DPRD Kota Palangka Raya itu turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) yang terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat dan kejadian karhutla dapat ditekan. Selain menjaga lingkungan dari potensi kebakaran, Salundik juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan apabila kualitas udara mulai menurun akibat kabut asap, seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan.

Baca Juga :  Optimalkan Pajak Daerah, Dewan Sarankan Melalui Pendekatan Persuasif

“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan. Dengan tidak membakar lahan, menjaga kebersihan sekitar rumah, dan cepat melapor jika ada titik api, kita bisa mencegah terjadinya karhutla yang lebih besar,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Salundik, mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai mengintai seiring memasuki musim kemarau.

Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.

“Karhutla jangan dianggap sebagai persoalan biasa. Dampaknya sangat besar, mulai dari kerusakan lingkungan, terganggunya aktivitas masyarakat hingga ancaman terhadap kesehatan akibat kabut asap,” kata Salundik pada Rabu (22/7/2026).

Electronic money exchangers listing

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan maupun membakar sampah secara sembarangan. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi salah satu pemicu utama terjadinya kebakaran yang sulit dikendalikan ketika kondisi cuaca sedang kering.

Baca Juga :  DPRD Kota Serahkan Tali Asih untuk 854 Anak Panti Asuhan

Salundik juga meminta masyarakat segera melapor kepada aparat berwenang apabila menemukan titik api atau kepulan asap agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Kalau melihat titik api atau asap, jangan menunggu membesar. Segera laporkan kepada petugas agar bisa segera ditangani sebelum meluas,” ujarnya.

Politikus DPRD Kota Palangka Raya itu turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) yang terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla.

Menurutnya, edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat dan kejadian karhutla dapat ditekan. Selain menjaga lingkungan dari potensi kebakaran, Salundik juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan apabila kualitas udara mulai menurun akibat kabut asap, seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan.

Baca Juga :  Optimalkan Pajak Daerah, Dewan Sarankan Melalui Pendekatan Persuasif

“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan. Dengan tidak membakar lahan, menjaga kebersihan sekitar rumah, dan cepat melapor jika ada titik api, kita bisa mencegah terjadinya karhutla yang lebih besar,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru