PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya menyatakan sebagian wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) telah memasuki musim kemarau pada awal Juni 2026.
Meski demikian, potensi hujan masih berpeluang terjadi dalam sepekan ke depan karena sebagian besar wilayah masih berada dalam masa peralihan musim.
Prakirawan BMKG, Chandra, menjelaskan berdasarkan analisis perkembangan musim, Zona Musim (ZOM) Kalteng 11 telah resmi memasuki musim kemarau.
Wilayah yang masuk dalam ZOM Kalteng 11 meliputi Kabupaten Barito Selatan, yakni Kecamatan Jenamas, Karau Kuala, sebagian Dusun Utara, sebagian Dusun Selatan, sebagian Gunung Bintang Awai, dan Dusun Hilir.
Selain itu, wilayah Kabupaten Barito Timur yang telah memasuki musim kemarau meliputi Kecamatan Dusun Tengah, Awang, Patangkep Tutui, Banua Lima, Paju Epat, Pematang Karau, Paku, Raren Batuah, Karusen Janang, dan Dusun Timur.
Sementara di Kabupaten Kapuas, wilayah yang masuk musim kemarau mencakup sebagian Kecamatan Mantangai dan sebagian Kecamatan Timpah.
“Untuk analisis perkembangan musim di wilayah Kalteng, ZOM Kalteng 11 sudah masuk musim kemarau, sedangkan wilayah lainnya masih berada pada masa transisi,” ujar Chandra kepada Prokalteng.co, Selasa (2/6/2026).
Meski sejumlah daerah mulai memasuki musim kemarau, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai potensi hujan yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Menanggapi kondisi cuaca sepekan mendatang, Chandra menegaskan peluang hujan masih ada di wilayah Kalteng.
“Benar, masih ada potensi hujan,” singkatnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini guna mengantisipasi dampak perubahan cuaca selama masa peralihan menuju musim kemarau. (jef)


