NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Sebuah video memperlihatkan satu unit mobil pikap Suzuki Carry hangus terbakar hingga menyisakan kerangka, viral di media sosial TikTok. Peristiwa tragis sekaligus apes ini dialami oleh seorang pengguna akun TikTok bernama Bang Tinus.
Bukan karena korsleting listrik atau kecelakaan lalu lintas, mobil tersebut ludes terbakar diduga kuat akibat kelalaian pemiliknya sendiri yang membakar tisu di dalam mobil demi mengusir nyamuk.
Berdasarkan pantauan, video tersebut memperlihatkan bangkai mobil yang sudah menghitam di sebuah kawasan kebun sawit yang terletak di Desa Suja, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau. Video memprihatinkan ini baru saja diunggah pada Selasa (26/5/2026) dan langsung menyita perhatian netizen.
Pemilik akun, Bang Tinus, secara blak-blakan membeberkan penyebab di balik musibah yang menimpanya tersebut di kolom komentar. Niat hati ingin mengusir nyamuk yang mengganggu di dalam mobil dengan cara membakar tisu, namun api justru dengan cepat menyambar material yang mudah terbakar di dalam kabin hingga tak terkendali.
“Mobil terbakar gara-gara membakar tisu untuk menghilangkan nyamuk,” tulis Bang Tinus di kolom komentar unggahannya itu.
Dalam waktu singkat, kobaran api langsung melalap seluruh bodi mobil dan hanya menyisakan kerangka besi di tengah-tengah area kebun sawit tersebut.
Unggahan seketika langsung dibanjiri berbagai macam reaksi dari netizen. Kolom komentar pun dipenuhi oleh dua kubu sentimen pembaca. Banyak netizen yang menyampaikan rasa iba dan mendoakan agar korban tabah menghadapi musibah kehilangan harta bendanya tersebut.
Tidak sedikit pula netizen yang mempertanyakan logika di balik tindakan itu dan heran mengapa hal berbahaya itu sempat terpikirkan untuk dilakukan di dalam ruang sempit di mobil.
Kejadian yang menimpa Bang Tinus ini menjadi peringatan keras dan perhatian serius bagi masyarakat luas. Publik diingatkan untuk jauh lebih berhati-hati dalam menggunakan pemantik atau sumber api sekecil apa pun, terutama di dalam kendaraan atau tempat-tempat yang rawan memicu kebakaran. Kecerobohan kecil terbukti bisa berdampak fatal dan merugikan secara materiil dalam sekejap mata. (bib)


