NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kebakaran yang dipicu pembakaran sampah nyaris meluas di Jalan Bukit Hibul Timur, Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Rabu (29/7/2026). Kobaran api sempat merembet ke vegetasi sekitar akibat tiupan angin kencang dan kondisi tanah yang mulai mengering. Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh personel gabungan BPBD Kabupaten Lamandau dan Satpoldam sehingga tidak meluas.
Di tengah kondisi musim kemarau yang semakin terasa, kesadaran sebagian oknum masyarakat untuk menjaga lingkungan dinilai masih minim. Aksi kecerobohan seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah tanpa pengawasan ketat masih terjadi dan berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel, membenarkan penanganan kebakaran tersebut. Ia mengatakan, informasi awal diterima melalui grup WhatsApp Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Lamandau pada pukul 13.44 WIB.
“Informasi awal kami terima dari grup WhatsApp Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Lamandau pada pukul 13.44 WIB. Anggota Piket Tim Reaksi Cepat (TRC) atas nama Dedi Noverli segera merespons laporan tersebut dan mengerahkan personel ke lokasi,” ujar Hendikel dalam keterangan resminya, Rabu (29/7/2026).
Kebakaran melahap lahan dengan vegetasi sampah dan permukaan tanah mineral seluas kurang lebih 10×10 meter. Api berhasil dicegah agar tidak melebar berkat kesiapsiagaan personel gabungan yang bergerak cepat melakukan pemadaman.
Untuk mengendalikan kobaran api yang sempat membesar akibat angin, tim menerjunkan berbagai sarana dan prasarana pendukung.
“Kami tadi menerjunkan 2 unit Truk Tangki Suplay Karhutla, 2 unit Mesin Apung dan 5 roll Selang Besar, 15 roll Selang Kecil. Beserta peralatan pemadam pendukung seperti nozzel, parang, dan alat komunikasi (HT),” tuturnya.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 46 menit. Pada pukul 14.30 WIB, api dinyatakan sepenuhnya padam dan situasi di lokasi kejadian telah aman terkendali.
“Setelah penanganan selesai, seluruh personel dipastikan lengkap sebelum akhirnya tim kembali ke Posko TRC-PB. Penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti di lapangan,” tambah Hendikel.
BPBD Kabupaten Lamandau mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran selama musim kemarau.
“Jangan seperti membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok yang masih menyala. Kecerobohan kecil dapat berdampak besar bagi keselamatan lingkungan dan kesehatan bersama,” tandasnya. (bib)


