Rumah Pedagang Pasar di Jalan Akasia Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

‎PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Sebuah rumah milik pedagang pasar bernama Haji Basir di kawasan Jalan Akasia, Kota Palangka Raya, hangus terbakar pada Selasa (18/8/2026). Kebakaran yang dilaporkan pukul 17.55 WIB tersebut diperkirakan menyebabkan kerusakan bangunan mencapai 45 persen.

‎Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya, Alfrianto, menyampaikan api pertama kali disadari oleh tetangga korban yang saat kejadian sedang bersantai di belakang rumah. Saksi melihat kobaran api bermula dari bagian atas bangunan.

‎“Berdasarkan pengakuan dari saksi mata, kebakaran mulai dari bumbungan atau atap. Saat diperiksa, tidak ada titik api di bagian bawah atau ruang tengah bangunan, melainkan murni dari atas,” jelas Alfrianto di lokasi kejadian.

‎Dalam proses pemadaman, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala teknis. Musim kemarau membuat ketersediaan sumber air di sekitar lokasi sangat minim. Selain itu, akses jalan yang sempit menyulitkan armada pemadam kebakaran untuk mendekati titik api.

‎“Kondisi kita saat ini kering, hampir tidak ada air. Untung saja penanganan cepat terbantu oleh suplai air dari unit tangki milik Dinas Kehutanan Provinsi, BPBD Provinsi dan Kota, serta seluruh relawan pemadam,” ujar Alfrianto.

‎Untuk mengatasi kendala akses di Jalan Akasia, tim Damkar melakukan penilaian lokasi secara cepat. Armada pemadam berukuran besar kemudian diarahkan melalui Jalan Pinus yang memiliki akses lebih mudah.

‎Berkat strategi tersebut, keseluruhan proses pemadaman hingga tahap pendinginan dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih 50 menit.

‎Terkait penyebab kebakaran, pihak Damkar menduga kuat titik api berasal dari masalah kelistrikan di bagian atap rumah. Bangunan yang terdampak dalam insiden tersebut dikonfirmasi hanya berjumlah satu buah.

‎“Kemungkinan besar itu karena korsleting listrik. Namun untuk memastikan kelengkapannya, kita akan melakukan pendalaman validasi data dan menyerahkan proses penilaian lebih lanjut kepada pihak berwajib,” tutup Alfrianto. (her)

Baca Juga :  Karhutla di Palangka Raya Bertambah 12 Titik, Lahan Terbakar Capai 4,56 Hektare

‎PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Sebuah rumah milik pedagang pasar bernama Haji Basir di kawasan Jalan Akasia, Kota Palangka Raya, hangus terbakar pada Selasa (18/8/2026). Kebakaran yang dilaporkan pukul 17.55 WIB tersebut diperkirakan menyebabkan kerusakan bangunan mencapai 45 persen.

‎Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya, Alfrianto, menyampaikan api pertama kali disadari oleh tetangga korban yang saat kejadian sedang bersantai di belakang rumah. Saksi melihat kobaran api bermula dari bagian atas bangunan.

‎“Berdasarkan pengakuan dari saksi mata, kebakaran mulai dari bumbungan atau atap. Saat diperiksa, tidak ada titik api di bagian bawah atau ruang tengah bangunan, melainkan murni dari atas,” jelas Alfrianto di lokasi kejadian.

‎Dalam proses pemadaman, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala teknis. Musim kemarau membuat ketersediaan sumber air di sekitar lokasi sangat minim. Selain itu, akses jalan yang sempit menyulitkan armada pemadam kebakaran untuk mendekati titik api.

‎“Kondisi kita saat ini kering, hampir tidak ada air. Untung saja penanganan cepat terbantu oleh suplai air dari unit tangki milik Dinas Kehutanan Provinsi, BPBD Provinsi dan Kota, serta seluruh relawan pemadam,” ujar Alfrianto.

‎Untuk mengatasi kendala akses di Jalan Akasia, tim Damkar melakukan penilaian lokasi secara cepat. Armada pemadam berukuran besar kemudian diarahkan melalui Jalan Pinus yang memiliki akses lebih mudah.

‎Berkat strategi tersebut, keseluruhan proses pemadaman hingga tahap pendinginan dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih 50 menit.

‎Terkait penyebab kebakaran, pihak Damkar menduga kuat titik api berasal dari masalah kelistrikan di bagian atap rumah. Bangunan yang terdampak dalam insiden tersebut dikonfirmasi hanya berjumlah satu buah.

‎“Kemungkinan besar itu karena korsleting listrik. Namun untuk memastikan kelengkapannya, kita akan melakukan pendalaman validasi data dan menyerahkan proses penilaian lebih lanjut kepada pihak berwajib,” tutup Alfrianto. (her)

Baca Juga :  Karhutla di Palangka Raya Bertambah 12 Titik, Lahan Terbakar Capai 4,56 Hektare

Terpopuler

Artikel Terbaru