Kades Tumbang Kalemei Berikan Klarifikasi Soal Keterlibatan Seluruh Warga dalam Tragedi Gugurnya 3 Personel Polres Katingan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Desa Tumbang Kalemei, Herihandy memberikan penjelasan resmi terkait tragedi yang menelan korban jiwa dari kalangan masyarakat maupun personel kepolisian pada Kamis, (2/7/2026) lalu. Langkah tersebut diambil guna meluruskan aneka ragam disinformasi yang menyebar di platform media sosial, karena dirasa sangat menyudutkan segenap warga desanya.

Dalam video klarifikasi yang beredar di media sosial platform (Facebook) dari Akun resmi Pemdes Tumbang Kalemei, disampaikan pihaknya soal pernyataan belasungkawa kepada anggota kepolisian yang gugur, dan juga penyampaian klarifikasi.

“Saya secara pribadi dan mewakili pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat Desa Tumbang Kalemei, mengucapkan bela sungkawa dan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang ditinggalkan,” ujar Herihandy dalam rekaman video tersebut, Selasa, (14/7/2026).

Baca Juga :  Ancam Wanita Pakai Linggis, Warga Asal Banjar Diamankan Polisi

Menyikapi kabar beredar luas di dunia maya yang mengklaim bahwa segenap penduduk desa ikut andil dalam tragedi tersebut, Herihandy membantah keras dan memastikan bahwa asumsi itu sama sekali keliru.

Dia menguraikan bahwa insiden itu secara eksklusif didalangi oleh oknum-oknum spesifik, individu, ataupun komplotan yang berafiliasi dengan sindikat pengedar narkotika, dan sama sekali tidak menyeret seluruh populasi desa.

“Kami sangat kecewa dengan pemberitaan yang menyatakan semua warga kami terlibat. Stigma yang melekat ini sangat berdampak buruk bagi masyarakat kami, terutama bagi mental dan psikologis anak-anak kami,” tegasnya.

Dirinya memohon supaya narasi yang beredar tidak menyematkan cap negatif kepada keseluruhan penduduk desa hanya karena ulah segelintir pihak yang tak bertanggung jawab itu.

Electronic money exchangers listing

Jajaran aparatur Desa Tumbang Kalemei juga menaruh harapan besar supaya institusi berwenang, terutama pihak kepolisian, mampu merampungkan perkara ini dan mengusutnya secara menyeluruh sampai tuntas.

Baca Juga :  Ramai Isu Pemberhentian PPPK, Ini Klarifikasi Wakil Bupati Murung Raya

Pihaknya bermaksud memastikan agar pertanggungjawaban atas insiden memilukan itu hanya dibebankan kepada para pelaku yang memang terbukti benar-benar ikut campur.

Sebagai wujud komitmen yang teguh, Pemerintah Desa Tumbang Kalemei mendeklarasikan perlawanan keras terhadap peredaran narkotika di lingkungan mereka serta menyokong penuh langkah Kepolisian Republik Indonesia dalam memberangus bisnis gelap narkoba.

“Klarifikasi ini disampaikan agar tidak lagi terjadi kesalahpahaman dan kesimpangsiuran informasi di masyarakat,” tutupnya.

Hingga berita ini ditayangka, awak media masih terus mencoba melakukan konfirmasi secara langsung kepada kades atas klarifikasi video tersebut. Begitu juga dengan upaya konfirmasi kepada pihak kepolisian dalam menanggapi video yang beredar ini. (her/hnd)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Desa Tumbang Kalemei, Herihandy memberikan penjelasan resmi terkait tragedi yang menelan korban jiwa dari kalangan masyarakat maupun personel kepolisian pada Kamis, (2/7/2026) lalu. Langkah tersebut diambil guna meluruskan aneka ragam disinformasi yang menyebar di platform media sosial, karena dirasa sangat menyudutkan segenap warga desanya.

Dalam video klarifikasi yang beredar di media sosial platform (Facebook) dari Akun resmi Pemdes Tumbang Kalemei, disampaikan pihaknya soal pernyataan belasungkawa kepada anggota kepolisian yang gugur, dan juga penyampaian klarifikasi.

“Saya secara pribadi dan mewakili pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat Desa Tumbang Kalemei, mengucapkan bela sungkawa dan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang ditinggalkan,” ujar Herihandy dalam rekaman video tersebut, Selasa, (14/7/2026).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Ancam Wanita Pakai Linggis, Warga Asal Banjar Diamankan Polisi

Menyikapi kabar beredar luas di dunia maya yang mengklaim bahwa segenap penduduk desa ikut andil dalam tragedi tersebut, Herihandy membantah keras dan memastikan bahwa asumsi itu sama sekali keliru.

Dia menguraikan bahwa insiden itu secara eksklusif didalangi oleh oknum-oknum spesifik, individu, ataupun komplotan yang berafiliasi dengan sindikat pengedar narkotika, dan sama sekali tidak menyeret seluruh populasi desa.

“Kami sangat kecewa dengan pemberitaan yang menyatakan semua warga kami terlibat. Stigma yang melekat ini sangat berdampak buruk bagi masyarakat kami, terutama bagi mental dan psikologis anak-anak kami,” tegasnya.

Dirinya memohon supaya narasi yang beredar tidak menyematkan cap negatif kepada keseluruhan penduduk desa hanya karena ulah segelintir pihak yang tak bertanggung jawab itu.

Jajaran aparatur Desa Tumbang Kalemei juga menaruh harapan besar supaya institusi berwenang, terutama pihak kepolisian, mampu merampungkan perkara ini dan mengusutnya secara menyeluruh sampai tuntas.

Baca Juga :  Ramai Isu Pemberhentian PPPK, Ini Klarifikasi Wakil Bupati Murung Raya

Pihaknya bermaksud memastikan agar pertanggungjawaban atas insiden memilukan itu hanya dibebankan kepada para pelaku yang memang terbukti benar-benar ikut campur.

Sebagai wujud komitmen yang teguh, Pemerintah Desa Tumbang Kalemei mendeklarasikan perlawanan keras terhadap peredaran narkotika di lingkungan mereka serta menyokong penuh langkah Kepolisian Republik Indonesia dalam memberangus bisnis gelap narkoba.

“Klarifikasi ini disampaikan agar tidak lagi terjadi kesalahpahaman dan kesimpangsiuran informasi di masyarakat,” tutupnya.

Hingga berita ini ditayangka, awak media masih terus mencoba melakukan konfirmasi secara langsung kepada kades atas klarifikasi video tersebut. Begitu juga dengan upaya konfirmasi kepada pihak kepolisian dalam menanggapi video yang beredar ini. (her/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru