PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pembangunan Sekolah Rakyat di empat lokasi di Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini telah mencapai progres 89 persen dan ditargetkan rampung pada September 2026.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalteng Treace Merry mengatakan, pembangunan tersebut mencakup Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Gunung Mas.
“Untuk saat ini, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Kalimantan Tengah yang berada di empat lokasi yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Gunung Mas sudah mencapai 89 persen,” ujarnya usai Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Permanen Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km 39, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Selasa (14/7/2026).
Dia menyebut proses penyelesaian pekerjaan masih terus berjalan dan ditargetkan mencapai tahap Provisional Hand Over (PHO) pada 11 September 2026.
“Target penyelesaian dan Provisional Hand Over (PHO) dijadwalkan pada 11 September 2026,” katanya.
Di Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya, sejumlah bangunan utama sudah dapat difungsikan untuk mendukung kegiatan peserta didik.
“Yang sudah bisa difungsikan adalah gedung SMP, gedung SMA, asrama, gedung serbaguna, dan kantin,” jelasnya.
Selain itu, sekolah juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti laboratorium, ruang komputer, ruang guru, ruang tata usaha, UKS, ruang BK, dan ruang kelas.
“Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari laboratorium, ruang komputer, ruang guru, ruang tata usaha, ruang kelas, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga ruang Bimbingan dan Konseling (BK),” ungkap Treace.
Untuk kapasitas belajar, Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya memiliki 18 rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SD serta masing-masing sembilan rombel untuk SMP dan SMA. Sementara fasilitas asrama disediakan terpisah untuk putra dan putri pada setiap jenjang pendidikan.
“Khusus SD terdapat dua asrama putra dan dua asrama putri karena jumlah siswanya lebih banyak. Untuk SMP dan SMA masing-masing tersedia asrama putra dan putri,” lanjutnya.
Treace menambahkan, total anggaran pembangunan empat Sekolah Rakyat di Kalteng mencapai sekitar Rp1,05 triliun setelah adanya adendum. Adapun khusus pembangunan Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya menelan anggaran sebesar Rp240,68 miliar. (adr)


