Pelaku Pembacokan di Jalan G Obos VI Belum Bisa Diperiksa, Polisi Tunggu Hasil Observasi Psikiatri

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepolisian masih mendalami kasus pembacokan yang terjadi di kawasan Jalan G Obos VI, Kota Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). Hingga Senin (8/6/2026), terduga pelaku berinisial R (24) belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani observasi dan pemeriksaan psikiatri di RSJ Kalawa Atei.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, saat ini pihaknya memfokuskan penanganan terhadap kondisi psikologis dan kejiwaan terduga pelaku sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk terduga pelaku saat ini kita lakukan observasi atau pemeriksaan psikiatri di RSJ Kalawa Atei,” kata AKP Iyudi Hartanto kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, penyidik belum dapat melakukan pemeriksaan mendalam maupun menggali motif pelaku lantaran kondisi yang bersangkutan belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

Baca Juga :  Salah Paham Berdarah di Temanggung Tilung Berakhir Damai, LLF dan Dali Cabut Laporan

“Yang bersangkutan belum bisa diambil keterangan melihat kondisi yang bersangkutan,” ujarnya.

Terkait kemungkinan keterlibatan narkotika dalam kasus tersebut, AKP Iyudi menyebut pihaknya saat ini belum memfokuskan pemeriksaan ke arah tersebut. Polisi masih menitikberatkan proses pemeriksaan pada aspek kejiwaan yang berkaitan dengan perbuatan yang dilakukan terduga pelaku.

“Sejauh ini untuk narkoba belum kami fokus. Pada pemeriksaan psikiatri saja yang berkaitan dengan perbuatan yang dilakukan,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, dua korban pembacokan, yakni AW (19) dan H (42), hingga kini masih menjalani perawatan medis.

“Kondisi korban masih dalam perawatan dokter,” tambah AKP Iyudi.

Sebelumnya, aksi pembacokan di Jalan G Obos VI mengakibatkan dua warga mengalami luka-luka. Terduga pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian tidak lama setelah kejadian dan kini masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Bakti Sosial, Sejumlah Warga di Mendawai akan Terima Bantuan Kursi Roda

Polisi menyatakan hasil observasi psikiatri akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan langkah penanganan hukum selanjutnya terhadap terduga pelaku. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepolisian masih mendalami kasus pembacokan yang terjadi di kawasan Jalan G Obos VI, Kota Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). Hingga Senin (8/6/2026), terduga pelaku berinisial R (24) belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani observasi dan pemeriksaan psikiatri di RSJ Kalawa Atei.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, saat ini pihaknya memfokuskan penanganan terhadap kondisi psikologis dan kejiwaan terduga pelaku sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk terduga pelaku saat ini kita lakukan observasi atau pemeriksaan psikiatri di RSJ Kalawa Atei,” kata AKP Iyudi Hartanto kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, penyidik belum dapat melakukan pemeriksaan mendalam maupun menggali motif pelaku lantaran kondisi yang bersangkutan belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

Baca Juga :  Salah Paham Berdarah di Temanggung Tilung Berakhir Damai, LLF dan Dali Cabut Laporan

“Yang bersangkutan belum bisa diambil keterangan melihat kondisi yang bersangkutan,” ujarnya.

Terkait kemungkinan keterlibatan narkotika dalam kasus tersebut, AKP Iyudi menyebut pihaknya saat ini belum memfokuskan pemeriksaan ke arah tersebut. Polisi masih menitikberatkan proses pemeriksaan pada aspek kejiwaan yang berkaitan dengan perbuatan yang dilakukan terduga pelaku.

“Sejauh ini untuk narkoba belum kami fokus. Pada pemeriksaan psikiatri saja yang berkaitan dengan perbuatan yang dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, dua korban pembacokan, yakni AW (19) dan H (42), hingga kini masih menjalani perawatan medis.

“Kondisi korban masih dalam perawatan dokter,” tambah AKP Iyudi.

Sebelumnya, aksi pembacokan di Jalan G Obos VI mengakibatkan dua warga mengalami luka-luka. Terduga pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian tidak lama setelah kejadian dan kini masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Bakti Sosial, Sejumlah Warga di Mendawai akan Terima Bantuan Kursi Roda

Polisi menyatakan hasil observasi psikiatri akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan langkah penanganan hukum selanjutnya terhadap terduga pelaku. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru