Horor di Semarang! Mesin Bertekanan Tinggi Meledak, 1 Pekerja Tewas, 8 Luka Berat

PROKALTENG.CO-Tragedi mematikan mengguncang Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Sebuah mesin produksi bertekanan tinggi di PT Raw Botanical Nusantara mendadak meledak hebat, merenggut satu nyawa pekerja dan melukai delapan lainnya secara tragis.

Ledakan dahsyat di pabrik yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto tersebut mengubah ruang produksi bagian belakang menjadi medan horor. Atap-atap asbes hancur berantakan menimpa para pekerja, sementara ceceran darah segar tampak memenuhi lantai hingga ke area depan bangunan.

Korban Tewas Terbakar, Korban Luka Tertimbun Atap

Satu pekerja dilaporkan tewas di tempat dengan kondisi luka bakar yang mengenaskan. Korban diidentifikasi bernama Muhammad Bryan Febryantoro, seorang pemuda asal Jalan Rayungkusuman Raya, Mranggen, Demak.

Baca Juga :  Terbukti Melakukan Pencabulan, Anak di Bawah Umur Dijatuhkan Hukuman 1 Tahun Penjara

Saat ledakan terjadi, Bryan dan delapan rekannya berada di titik paling dekat dengan sumber ledakan. Tragisnya, delapan korban selamat ditemukan dalam kondisi terlentang dan tergeletak tak berdaya di ruangan belakang akibat tertimpa reruntuhan material asbes, dengan luka robek dan kulit mengelupas akibat hantaman destruktif mesin tersebut.

Detik-Detik Mencekam Sebelum Ledakan

Komandan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Bambang Setiawan, mengungkapkan bahwa petaka ini diduga kuat dipicu oleh mesin produksi yang mengalami overheat dan tekanan ekstrem di luar batas normal.

PROKALTENG.CO-Tragedi mematikan mengguncang Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Sebuah mesin produksi bertekanan tinggi di PT Raw Botanical Nusantara mendadak meledak hebat, merenggut satu nyawa pekerja dan melukai delapan lainnya secara tragis.

Ledakan dahsyat di pabrik yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto tersebut mengubah ruang produksi bagian belakang menjadi medan horor. Atap-atap asbes hancur berantakan menimpa para pekerja, sementara ceceran darah segar tampak memenuhi lantai hingga ke area depan bangunan.

Korban Tewas Terbakar, Korban Luka Tertimbun Atap

Electronic money exchangers listing

Satu pekerja dilaporkan tewas di tempat dengan kondisi luka bakar yang mengenaskan. Korban diidentifikasi bernama Muhammad Bryan Febryantoro, seorang pemuda asal Jalan Rayungkusuman Raya, Mranggen, Demak.

Baca Juga :  Terbukti Melakukan Pencabulan, Anak di Bawah Umur Dijatuhkan Hukuman 1 Tahun Penjara

Saat ledakan terjadi, Bryan dan delapan rekannya berada di titik paling dekat dengan sumber ledakan. Tragisnya, delapan korban selamat ditemukan dalam kondisi terlentang dan tergeletak tak berdaya di ruangan belakang akibat tertimpa reruntuhan material asbes, dengan luka robek dan kulit mengelupas akibat hantaman destruktif mesin tersebut.

Detik-Detik Mencekam Sebelum Ledakan

Komandan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Bambang Setiawan, mengungkapkan bahwa petaka ini diduga kuat dipicu oleh mesin produksi yang mengalami overheat dan tekanan ekstrem di luar batas normal.

Terpopuler

Artikel Terbaru