alexametrics
24.3 C
Palangkaraya
Thursday, August 11, 2022

Astaga! Jasad Bayi dengan Tali Pusar Masih Menempel Mengambang di Sun

PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO – Jasad seorang
bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan mengambang di  DAS Kayahan, Kelurahan Pahandut Seberang,
Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin (19/10) sekitar pukul 09.30 WIB.

Dari informasi yang didapat Kaltengpos.co, bayi
yang mengambang itu pertama kali ditemukan oleh warga saat mencari ikan. Saat
ditemukan, bayi yang diperkirakan baru berusia beberapa hari itu sudah dalam
kondisi membusuk dan tali pusar yang masih menempel.


Kanit PPA Satreskrim Polresta Palangka Raya
Aiptu Noto, menuturkan pihaknya yang mendapat laporan kemudian mengevakuasi
jasad bayi tersebut. “Kami evakuasi ke Ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus
guna dilakukan visum,” katanya.

Ia menuturkan, kematian
bayi itu diperkirakan sudah 4-5 hari karena ditemukan dengan kondisi kulit yang
sudah berwarna coklat. Panjang badannya diketahui 56 Cm.  Tim Forensik Rumah Sakit Doris Sylvanus
dibantu Unit Identifikasi Polresta Palangka Raya hingga kini masih visum dan
sementara ini menunggu hasil visum untuk menyelidiki unsur penyebab kematian
korban.

Baca Juga :  Langkah Helmy Yahya setelah Diberhentikan sebagai Dirut TVRI

PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO – Jasad seorang
bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan mengambang di  DAS Kayahan, Kelurahan Pahandut Seberang,
Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin (19/10) sekitar pukul 09.30 WIB.

Dari informasi yang didapat Kaltengpos.co, bayi
yang mengambang itu pertama kali ditemukan oleh warga saat mencari ikan. Saat
ditemukan, bayi yang diperkirakan baru berusia beberapa hari itu sudah dalam
kondisi membusuk dan tali pusar yang masih menempel.


Kanit PPA Satreskrim Polresta Palangka Raya
Aiptu Noto, menuturkan pihaknya yang mendapat laporan kemudian mengevakuasi
jasad bayi tersebut. “Kami evakuasi ke Ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus
guna dilakukan visum,” katanya.

Ia menuturkan, kematian
bayi itu diperkirakan sudah 4-5 hari karena ditemukan dengan kondisi kulit yang
sudah berwarna coklat. Panjang badannya diketahui 56 Cm.  Tim Forensik Rumah Sakit Doris Sylvanus
dibantu Unit Identifikasi Polresta Palangka Raya hingga kini masih visum dan
sementara ini menunggu hasil visum untuk menyelidiki unsur penyebab kematian
korban.

Baca Juga :  Petugas Pos Bawah Jembatan Kahayan Bagikan Masker Bantuan Warga ke Pen

Most Read

Artikel Terbaru

/