PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) M. Reza Prabowo, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kedisiplinan administrasi di era disrupsi.
Itu disampaikan pada kegiatan praktisi mengajar Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Administrasi, dan Komunikasi (FISIP-ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) yang dilakukan secara virtual.
“Temanya luar biasa, yaitu kebijakan pendidikan di era disrupsi untuk menjaga ketepatan di tengah kecepatan dan komunikasi publik,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Dia mengatakan, era disrupsi erat kaitannya dengan pesatnya perkembangan digitalisasi yang memengaruhi berbagai sektor, termasuk pendidikan.
“Kalau kita bicara disrupsi, tentu tidak jauh dari pertumbuhan dan perkembangan kondisi di era digitalisasi saat ini,” katanya.
Menurutnya, sebelum adanya dukungan teknologi, sistem administrasi pemerintahan masih dilakukan secara manual.
“Dulu pemerintahan dilaksanakan tanpa dukungan teknologi dan informasi, sehingga hampir semuanya dilakukan secara manual,” jelasnya.
Dia mencontohkan, pencatatan data masyarakat seperti kepala keluarga dilakukan secara manual sehingga menyulitkan pencarian data.
“Kalau kita punya seribu kepala keluarga dalam satu desa, akan sangat sulit mencari data tertentu jika semuanya masih manual,” ungkapnya.
Reza mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak membuat sistem kembali ke pola lama yang kurang efisien.
“Jangan sampai di era disrupsi sekarang kita kembali lagi ke zaman yang dulu,” tegasnya.
Namun demikian, dia menilai kedisiplinan dalam pencatatan di masa lalu tetap penting untuk dipertahankan.
“Kedisiplinan dalam melakukan pencatatan di tengah era disrupsi saat ini menjadi sesuatu hal yang sangat luar biasa,” tuturnya.
Dia menambahkan, pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan ketelitian dalam pengelolaan data.
“Walaupun sekarang kita sudah dibantu digitalisasi, jika tidak disiplin dalam pencatatan, itu justru akan menyusahkan di masa yang akan datang,” pungkasnya. (adr)


