Pemprov Kalteng dan UMPR Siapkan Program D-1 Pertanian untuk Dukung Ketahanan Pangan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) menyiapkan program pendidikan vokasi D-1 di bidang pertanian guna mendukung ketahanan pangan.

“Program D-1 vokasi pertanian ini dalam rangka menjawab tantangan, terutama berkenaan dengan program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Bapak Presiden untuk Kalimantan Tengah,” ujar Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, Jumat (24/4/2026).

Program ini dinilai penting untuk memperkuat ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di sektor pertanian.“Kita menyadari bahwa ini membutuhkan sumber daya manusia dalam pengelolaan di bidang pertanian,” katanya.

Dalam implementasinya, program vokasi tersebut akan memiliki tiga jurusan utama yang disesuaikan dengan kebutuhan sektor pertanian.“Programnya ada tiga jurusan, yaitu alsintan, pascapanen pertanian, dan agroforestri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Ingin Salah Sasaran, Data Penerima Beasiswa Bidik Misi Kalteng Ber

Selain itu, program ini diharapkan mampu mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian yang selama ini kurang diminati.“Ini agar ada gerakan dari orang-orang muda yang memiliki kemampuan di bidang pertanian,” tuturnya.

Lulusan program ini nantinya diharapkan dapat berperan aktif dalam berbagai program strategis daerah, termasuk Brigade Pangan.“Mereka bisa bergabung nanti di Brigade Pangan dan menjadi penggerak di bidangnya,” jelasnya.

Edy menambahkan, program ini juga diarahkan untuk mencetak wirausaha muda di sektor pertanian dari hulu hingga hilir.“Anggarannya dari APBD, terutama dari dana bagi hasil, termasuk dari sektor sawit,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) menyiapkan program pendidikan vokasi D-1 di bidang pertanian guna mendukung ketahanan pangan.

“Program D-1 vokasi pertanian ini dalam rangka menjawab tantangan, terutama berkenaan dengan program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Bapak Presiden untuk Kalimantan Tengah,” ujar Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, Jumat (24/4/2026).

Program ini dinilai penting untuk memperkuat ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di sektor pertanian.“Kita menyadari bahwa ini membutuhkan sumber daya manusia dalam pengelolaan di bidang pertanian,” katanya.

Electronic money exchangers listing

Dalam implementasinya, program vokasi tersebut akan memiliki tiga jurusan utama yang disesuaikan dengan kebutuhan sektor pertanian.“Programnya ada tiga jurusan, yaitu alsintan, pascapanen pertanian, dan agroforestri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Ingin Salah Sasaran, Data Penerima Beasiswa Bidik Misi Kalteng Ber

Selain itu, program ini diharapkan mampu mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian yang selama ini kurang diminati.“Ini agar ada gerakan dari orang-orang muda yang memiliki kemampuan di bidang pertanian,” tuturnya.

Lulusan program ini nantinya diharapkan dapat berperan aktif dalam berbagai program strategis daerah, termasuk Brigade Pangan.“Mereka bisa bergabung nanti di Brigade Pangan dan menjadi penggerak di bidangnya,” jelasnya.

Edy menambahkan, program ini juga diarahkan untuk mencetak wirausaha muda di sektor pertanian dari hulu hingga hilir.“Anggarannya dari APBD, terutama dari dana bagi hasil, termasuk dari sektor sawit,” pungkasnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru