PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kehadiran Isenmulang FC di Liga 1 Indonesia disambut antusias Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Bermarkas di Kalteng, klub tersebut diharapkan bukan hanya menjadi tontonan baru bagi masyarakat, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya pesepak bola muda berbakat dari Bumi Tambun Bungai.
Agustiar menyebut keberadaan klub Liga 1 di Kalteng menjadi momentum penting untuk mendorong perkembangan sepak bola daerah. Ia berharap anak-anak dan remaja Kalteng bisa melihat langsung peluang untuk meniti karier sebagai pemain profesional.
Hal itu disampaikan Agustiar saat menghadiri ramah tamah Isenmulang FC bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bundaran Besar Palangka Raya, Selasa (18/8/2026) malam.
Menurut Agustiar, kompetisi Liga 1 layak hadir di Kalimantan karena sepak bola memiliki basis penggemar yang besar. Kehadiran klub profesional dinilai dapat memberikan warna baru sekaligus mendorong gairah olahraga di daerah.
“Liga 1 harus dimainkan di Kalimantan. Tentunya banyak alasannya, tetapi tidak lain dan tidak bukan karena sepak bola ini peminatnya sangat banyak. Itu tidak bisa dibohongi,” katanya.
Ia juga melihat sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Hal itu tercermin dari komposisi pemain Isenmulang FC yang berasal dari berbagai daerah hingga sejumlah negara.
“Pemainnya dari Sabang sampai Merauke. Ada juga dari beberapa negara seperti Brasil, Mali, Portugal dan sebagainya. Ini menunjukkan sepak bola bisa menyatukan berbagai macam suku, bangsa dan latar belakang,” ujarnya.
Lebih jauh, Agustiar berharap Isenmulang FC dapat menjadi pemicu munculnya generasi baru pesepak bola Kalteng. Ia ingin kehadiran klub tersebut memberi kesempatan sekaligus motivasi bagi pemain muda daerah untuk berani mengejar level profesional.
“Kami ingin nanti muncul penantang-penantang muda dari Kalimantan Tengah, mungkin usia 15 tahun, 18 tahun sampai 21 tahun. Kehadiran klub ini diharapkan bisa memajukan olahraga dan melahirkan pemain-pemain berbakat,” tuturnya.
Bagi Agustiar, sepak bola juga memiliki keterkaitan dengan semangat kebersamaan yang menjadi bagian dari falsafah Huma Betang. Olahraga tersebut dinilai mampu mempertemukan masyarakat dengan latar belakang berbeda dalam satu tujuan.
Antusiasme masyarakat terhadap Isenmulang FC pun membuat Agustiar mengaku ikut bahagia. Menurutnya, dukungan publik menjadi bagian penting dalam perjalanan klub yang kini membawa nama Kalteng di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia.
“Pasti bahagia. Karena kalau masyarakat senang, bahagia dan bangga, tentu kami juga ikut bahagia,” ucapnya.
Ia menegaskan, dukungan terhadap Isenmulang FC merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong kemajuan sepak bola di Kalteng. Antusiasme tersebut, kata Agustiar, sudah muncul sejak awal rencana menghadirkan klub tersebut ke Bumi Tambun Bungai.
“Ya pasti antusias sekali. Karena kalau tidak antusias dari awal, tentu kami tidak akan mendatangkan klub ini ke sini,” pungkasnya. (adr)


