Disdik Kalteng Ingatkan Juara O2SN Terus Berlatih Jelang Kompetisi Nasional

‎”Terkait fasilitas yang akan diberikan pemerintah provinsi, tentu kita memfasilitasi, tetapi disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang kita miliki. Yang terpenting pemerintah provinsi hadir di tengah-tengah anak-anak didik kita yang akan bertarung di level nasional. Ini merupakan kompetisi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta diakui secara nasional, sehingga pemerintah provinsi harus hadir memberikan dukungan,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, O2SN Tahun 2026 mempertandingkan tujuh cabang olahraga utama, yakni renang, atletik, panjat tebing, bulu tangkis, pencak silat, senam, dan catur. Selain itu, terdapat cabang olahraga tradisional sebagai eksibisi, seperti balogo dan manyipet atau sumpitan, yang menjadi ciri khas penyelenggaraan O2SN di Kalteng.

Baca Juga :  Kawasan Konservasi Perairan Kalteng Terbagi Beberapa Zona, Berikut Penjelasan Dislutkan Kalteng

‎Menurutnya, kehadiran olahraga tradisional bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi bagian dari upaya mengenalkan sekaligus melestarikan budaya daerah kepada generasi muda.

‎”Supaya anak-anak kita bukan cuma kuat, bukan cuma pintar, tapi mereka juga ingat dan merawat kebudayaan yang kita miliki saat ini,” tutur Muhammad Reza Prabowo.

‎Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dukungan terhadap atlet tidak hanya diberikan dalam bentuk fasilitasi keberangkatan, tetapi juga melalui pembinaan, pelatihan, serta penguatan peran para pelatih dan wasit agar proses persiapan menuju tingkat nasional berjalan optimal.

‎”Dukungan konkret sudah kita berikan, termasuk training-training, semangat kepada para pelatih, dan juga kepada para wasit agar pembinaan atlet berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Digitalisasi Sekolah di Kalteng, Tak Sekadar Beli Alat tapi Bangun Sistem

‎Mengakhiri wawancara, Muhammad Reza Prabowo berpesan kepada seluruh pelajar di Kalteng agar terus mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat sebagai bekal meraih cita-cita sekaligus membangun daerah di masa depan.

Electronic money exchangers listing

‎”Sibukkan diri kita untuk belajar, sibukkan diri kita untuk berlatih, dan sibukkan diri kita untuk beribadah kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga kita semua bisa mencapai cita-cita sebagaimana yang diinginkan oleh Bapak Gubernur. Kalau mereka mampu mencapai cita-citanya, itu akan membantu Kalimantan Tengah bertumbuh lebih cepat daripada hari kemarin,” pungkasnya. (tim)

‎”Terkait fasilitas yang akan diberikan pemerintah provinsi, tentu kita memfasilitasi, tetapi disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang kita miliki. Yang terpenting pemerintah provinsi hadir di tengah-tengah anak-anak didik kita yang akan bertarung di level nasional. Ini merupakan kompetisi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta diakui secara nasional, sehingga pemerintah provinsi harus hadir memberikan dukungan,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, O2SN Tahun 2026 mempertandingkan tujuh cabang olahraga utama, yakni renang, atletik, panjat tebing, bulu tangkis, pencak silat, senam, dan catur. Selain itu, terdapat cabang olahraga tradisional sebagai eksibisi, seperti balogo dan manyipet atau sumpitan, yang menjadi ciri khas penyelenggaraan O2SN di Kalteng.

Baca Juga :  Kawasan Konservasi Perairan Kalteng Terbagi Beberapa Zona, Berikut Penjelasan Dislutkan Kalteng

‎Menurutnya, kehadiran olahraga tradisional bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi bagian dari upaya mengenalkan sekaligus melestarikan budaya daerah kepada generasi muda.

Electronic money exchangers listing

‎”Supaya anak-anak kita bukan cuma kuat, bukan cuma pintar, tapi mereka juga ingat dan merawat kebudayaan yang kita miliki saat ini,” tutur Muhammad Reza Prabowo.

‎Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dukungan terhadap atlet tidak hanya diberikan dalam bentuk fasilitasi keberangkatan, tetapi juga melalui pembinaan, pelatihan, serta penguatan peran para pelatih dan wasit agar proses persiapan menuju tingkat nasional berjalan optimal.

‎”Dukungan konkret sudah kita berikan, termasuk training-training, semangat kepada para pelatih, dan juga kepada para wasit agar pembinaan atlet berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Digitalisasi Sekolah di Kalteng, Tak Sekadar Beli Alat tapi Bangun Sistem

‎Mengakhiri wawancara, Muhammad Reza Prabowo berpesan kepada seluruh pelajar di Kalteng agar terus mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat sebagai bekal meraih cita-cita sekaligus membangun daerah di masa depan.

‎”Sibukkan diri kita untuk belajar, sibukkan diri kita untuk berlatih, dan sibukkan diri kita untuk beribadah kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga kita semua bisa mencapai cita-cita sebagaimana yang diinginkan oleh Bapak Gubernur. Kalau mereka mampu mencapai cita-citanya, itu akan membantu Kalimantan Tengah bertumbuh lebih cepat daripada hari kemarin,” pungkasnya. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru