Dishub Palangka Raya Pasang PJU di Area Minim Cahaya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya memasang 15 titik lampu penerangan jalan umum (PJU), termasuk tujuh titik di bawah Jembatan Kahayan. Penambahan PJU tersebut dilakukan untuk meningkatkan penerangan di salah satu ikon pintu masuk Kota Palangka Raya yang selama ini masih memiliki sejumlah area minim cahaya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo mengatakan pemasangan PJU di bawah Jembatan Kahayan merupakan tindak lanjut arahan pimpinan untuk memperkuat penerangan di sejumlah ruas jalan yang masih gelap.

“Kita melanjutkan arahan pimpinan. Ada beberapa titik ruas jalan yang masih cukup gelap, seperti di bawah Jembatan Kahayan. Hari ini kami melakukan pemasangan beberapa titik lampu di kiri dan kanan bawah Jembatan Kahayan agar kawasan tersebut lebih terang,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Menurut Hadi, kawasan Jalan Pierre Tendean menuju Hotel Neo saat ini telah memiliki penerangan yang memadai. Namun, kondisi di sekitar Jembatan Kahayan masih memerlukan tambahan lampu sehingga menjadi salah satu prioritas Dishub Palangka Raya.

Baca Juga :  Palangka Raya Sukses Gelar Pemilu Meski Hadapi Kendala Non Teknis

“Wali Kota meminta agar kawasan itu dipasang lampu. Tetapi kami lakukan secara bertahap karena ada keterbatasan anggaran. Selain itu, pemasangan juga menindaklanjuti usulan masyarakat,” katanya.

Dia menjelaskan, dari total 15 titik PJU yang dipasang, sekitar tujuh titik berada di kawasan bawah Jembatan Kahayan. Sementara titik lainnya tersebar di beberapa ruas jalan seperti Jalan S. Parman dan sebagian Jalan Katamso.

“Yang terpasang sekitar 15 titik. Di bawah Jembatan Kahayan ada sekitar tujuh titik. Pemasangannya dilakukan pada titik-titik yang memang membutuhkan penerangan,” jelas Hadi.

Electronic money exchangers listing

Selain melakukan penambahan PJU di Jembatan Kahayan, Dishub Palangka Raya juga telah menyiapkan sejumlah ruas jalan yang menjadi target pemasangan lampu penerangan jalan berikutnya.

Baca Juga :  Pemeriksaan Kesehatan Gratis Pelajar Sudah Berjalan, Ini Jenis Pelayanan yang Diberikan

“Rencananya masih banyak. Jalan-jalan yang belum memiliki angel wing akan menjadi target. Contohnya Jalan Yos Sudarso bagian ujung, Jalan G. Obos bagian ujung, dan sebagian Jalan Tjilik Riwut,” ungkapnya.

Menurut Hadi, perluasan jaringan PJU di Palangka Raya diharapkan dapat berjalan lebih optimal melalui program Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU) yang direncanakan mulai berjalan pada 2027 hingga 2028.

“Doakan program KPDBU bisa berjalan lancar sehingga nantinya berbagai rencana penambahan penerangan jalan di Kota Palangka Raya dapat terealisasi,” pungkasnya.

Pemasangan PJU di bawah Jembatan Kahayan diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperkuat wajah Kota Palangka Raya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah yang terus berbenah dalam penyediaan infrastruktur perkotaan. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya memasang 15 titik lampu penerangan jalan umum (PJU), termasuk tujuh titik di bawah Jembatan Kahayan. Penambahan PJU tersebut dilakukan untuk meningkatkan penerangan di salah satu ikon pintu masuk Kota Palangka Raya yang selama ini masih memiliki sejumlah area minim cahaya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo mengatakan pemasangan PJU di bawah Jembatan Kahayan merupakan tindak lanjut arahan pimpinan untuk memperkuat penerangan di sejumlah ruas jalan yang masih gelap.

“Kita melanjutkan arahan pimpinan. Ada beberapa titik ruas jalan yang masih cukup gelap, seperti di bawah Jembatan Kahayan. Hari ini kami melakukan pemasangan beberapa titik lampu di kiri dan kanan bawah Jembatan Kahayan agar kawasan tersebut lebih terang,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Electronic money exchangers listing

Menurut Hadi, kawasan Jalan Pierre Tendean menuju Hotel Neo saat ini telah memiliki penerangan yang memadai. Namun, kondisi di sekitar Jembatan Kahayan masih memerlukan tambahan lampu sehingga menjadi salah satu prioritas Dishub Palangka Raya.

Baca Juga :  Palangka Raya Sukses Gelar Pemilu Meski Hadapi Kendala Non Teknis

“Wali Kota meminta agar kawasan itu dipasang lampu. Tetapi kami lakukan secara bertahap karena ada keterbatasan anggaran. Selain itu, pemasangan juga menindaklanjuti usulan masyarakat,” katanya.

Dia menjelaskan, dari total 15 titik PJU yang dipasang, sekitar tujuh titik berada di kawasan bawah Jembatan Kahayan. Sementara titik lainnya tersebar di beberapa ruas jalan seperti Jalan S. Parman dan sebagian Jalan Katamso.

“Yang terpasang sekitar 15 titik. Di bawah Jembatan Kahayan ada sekitar tujuh titik. Pemasangannya dilakukan pada titik-titik yang memang membutuhkan penerangan,” jelas Hadi.

Selain melakukan penambahan PJU di Jembatan Kahayan, Dishub Palangka Raya juga telah menyiapkan sejumlah ruas jalan yang menjadi target pemasangan lampu penerangan jalan berikutnya.

Baca Juga :  Pemeriksaan Kesehatan Gratis Pelajar Sudah Berjalan, Ini Jenis Pelayanan yang Diberikan

“Rencananya masih banyak. Jalan-jalan yang belum memiliki angel wing akan menjadi target. Contohnya Jalan Yos Sudarso bagian ujung, Jalan G. Obos bagian ujung, dan sebagian Jalan Tjilik Riwut,” ungkapnya.

Menurut Hadi, perluasan jaringan PJU di Palangka Raya diharapkan dapat berjalan lebih optimal melalui program Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU) yang direncanakan mulai berjalan pada 2027 hingga 2028.

“Doakan program KPDBU bisa berjalan lancar sehingga nantinya berbagai rencana penambahan penerangan jalan di Kota Palangka Raya dapat terealisasi,” pungkasnya.

Pemasangan PJU di bawah Jembatan Kahayan diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperkuat wajah Kota Palangka Raya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah yang terus berbenah dalam penyediaan infrastruktur perkotaan. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru