NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Musim kemarau panjang yang menerjang wilayah Kabupaten Lamandau mulai berdampak pada krisis air bersih di pemukiman warga.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau bergerak cepat turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak.
Aksi tanggap darurat ini menyasar berbagai titik pemukiman. Mulai dari kawasan perkotaan hingga pelosok perdesaan. Petugas BPBD dikerahkan setiap hari membawa armada mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih guna memenuhi kebutuhan harian warga yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, menuturkan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendistribusikan bantuan ini secara berkelanjutan selama musim kemarau berlangsung. Pihaknya mencatat volume penyaluran air mencapai ribuan liter per hari demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
“Kurang lebih 4.000 liter setiap hari kita bantu salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami menjangkau titik-titik yang sumurnya sudah kering, baik di area kota maupun perdesaan,” ujar Hendikel saat memberikan keterangan kepada Wartawan, Sabtu (15/8).
Warga yang menerima bantuan menyambut baik dan merasa sangat terbantu dengan aksi sigap BPBD Lamandau. Pasalnya, debit air sumur warga di beberapa lokasi telah menyusut drastis bahkan kering total akibat dampak dari musim kemarau yang berkepanjangan ini.
BPBD Kabupaten Lamandau juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijak dan hemat.
“Selain itu, warga yang wilayahnya mengalami krisis air bersih diharapkan segera melapor ke pihak desa/kelurahan atau langsung ke posko BPBD agar dapat segera dijadwalkan pengiriman bantuan air bersih,” tandasnya. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Musim kemarau panjang yang menerjang wilayah Kabupaten Lamandau mulai berdampak pada krisis air bersih di pemukiman warga.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau bergerak cepat turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak.
Aksi tanggap darurat ini menyasar berbagai titik pemukiman. Mulai dari kawasan perkotaan hingga pelosok perdesaan. Petugas BPBD dikerahkan setiap hari membawa armada mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih guna memenuhi kebutuhan harian warga yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, menuturkan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendistribusikan bantuan ini secara berkelanjutan selama musim kemarau berlangsung. Pihaknya mencatat volume penyaluran air mencapai ribuan liter per hari demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
“Kurang lebih 4.000 liter setiap hari kita bantu salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami menjangkau titik-titik yang sumurnya sudah kering, baik di area kota maupun perdesaan,” ujar Hendikel saat memberikan keterangan kepada Wartawan, Sabtu (15/8).
Warga yang menerima bantuan menyambut baik dan merasa sangat terbantu dengan aksi sigap BPBD Lamandau. Pasalnya, debit air sumur warga di beberapa lokasi telah menyusut drastis bahkan kering total akibat dampak dari musim kemarau yang berkepanjangan ini.
BPBD Kabupaten Lamandau juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijak dan hemat.
“Selain itu, warga yang wilayahnya mengalami krisis air bersih diharapkan segera melapor ke pihak desa/kelurahan atau langsung ke posko BPBD agar dapat segera dijadwalkan pengiriman bantuan air bersih,” tandasnya. (bib)