Inflasi Palangka Raya Naik, Pemko Pastikan Bahan Pokok Aman dan Harga Tetap Terkendali

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memperkuat langkah pengendalian inflasi di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pangan.

Pemko memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, sementara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus memantau perkembangan harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan inflasi yang terjadi saat ini merupakan perbandingan dengan kondisi harga pada Juli tahun sebelumnya.

Menurutnya, kenaikan inflasi dipengaruhi sejumlah komoditas, terutama kelompok makanan dan minuman yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Itu kan year-on-year dibanding Juli tahun lalu. Memang ada beberapa komoditas penyumbang inflasi, terutama makanan dan minuman,” katanya, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga :  Masyarakat Palangka Raya Diingatkan Agar Waspada Menghadapi Kondisi Cuaca Tidak Menentu

Zaini menjelaskan sebagian kebutuhan pangan masyarakat Palangka Raya masih didatangkan dari luar daerah sehingga rentan mengalami perubahan harga akibat berbagai faktor.

Meski demikian, Zaini menilai kondisi inflasi bulanan atau month-to-month masih relatif terkendali. Pemerintah daerah secara rutin melakukan pemantauan perkembangan harga melalui rapat koordinasi TPID.

Electronic money exchangers listing

“Kalau month-to-month kita masih relatif bagus. Tiap minggu juga kita rapat koordinasi inflasi dan memantau indeks perkembangan harga,” ujarnya.

Dia mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, termasuk daging ayam yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan di tingkat pasar.

Namun demikian, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok di Kota Palangka Raya tetap aman dan tidak mengalami kelangkaan.

Baca Juga :  Kawal Fungsi Reklame Sekaligus Optimalisasi Pajak

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memperkuat langkah pengendalian inflasi di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pangan.

Pemko memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, sementara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus memantau perkembangan harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan inflasi yang terjadi saat ini merupakan perbandingan dengan kondisi harga pada Juli tahun sebelumnya.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, kenaikan inflasi dipengaruhi sejumlah komoditas, terutama kelompok makanan dan minuman yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Itu kan year-on-year dibanding Juli tahun lalu. Memang ada beberapa komoditas penyumbang inflasi, terutama makanan dan minuman,” katanya, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga :  Masyarakat Palangka Raya Diingatkan Agar Waspada Menghadapi Kondisi Cuaca Tidak Menentu

Zaini menjelaskan sebagian kebutuhan pangan masyarakat Palangka Raya masih didatangkan dari luar daerah sehingga rentan mengalami perubahan harga akibat berbagai faktor.

Meski demikian, Zaini menilai kondisi inflasi bulanan atau month-to-month masih relatif terkendali. Pemerintah daerah secara rutin melakukan pemantauan perkembangan harga melalui rapat koordinasi TPID.

“Kalau month-to-month kita masih relatif bagus. Tiap minggu juga kita rapat koordinasi inflasi dan memantau indeks perkembangan harga,” ujarnya.

Dia mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, termasuk daging ayam yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan di tingkat pasar.

Namun demikian, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok di Kota Palangka Raya tetap aman dan tidak mengalami kelangkaan.

Baca Juga :  Kawal Fungsi Reklame Sekaligus Optimalisasi Pajak

Terpopuler

Artikel Terbaru