Tanggapi Keluhan Masyarakat, Bupati Masduki Langsung Turun Meninjau Kondisi di Lapangan

SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Antrean panjang  kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Kota Sukamara, menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa pekan terakhir.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Sukamara Masduki langsung turun meninjau kondisi di lapangan, Senin (24/8/2026) siang.

Masduki melihat langsung antrean sekaligus berdialog dengan warga yang sedang menunggu untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Sejumlah warga mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU. Bahkan ada yang sudah mendekati giliran tapi BBM yang dicari lebih dulu habis.

Bupati mengatakan, informasi yang diterima  pemerintah daerah, stok BBM di Sukamara sebenarnya masih mencukupi. Bahkan pasokan saat ini telah ditambah dibandingkan kondisi normal.

Baca Juga :  Genjot Perbaikan Jalan dan Jembatan Pasca Banjir

“Secara stok kami ini sudah cukup, bahkan melebihi dari kondisi normal. Kondisi normal stok yang ada itu kami tambah lagi sekarang ini. Tapi di satu sisi, di tingkat lapangan masyarakat tidak ada. Ini anomali,” kata Masduki.

Ia menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena pelayanan SPBU telah berlangsung hampir 24 jam. Namun saat yang sama masyarakat masih kesulitan memperoleh BBM. “Pelayanan kami juga hampir 24 jam, tapi di lapangan kosong,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Pemerintah daerah akan meningkatkan pemantauan pendistribusian BBM di Sukamara. Pemantauan tersebut akan dilakukan hingga ke titik yang berkaitan dengan distribusi BBM.

Termasuk kawasan dermaga pelabuhan speedboat dan dermaga tradisional. Langkah ini untuk memastikan pasokan yang masuk ke Sukamara tetap berada di daerah dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.Referensi Geografis

Baca Juga :  Bupati Masduki: Wujud Nyata Kepedulian Sosial dan Semangat Gotong Royong Membantu Sesama

“Kami berharap melalui pengawasan yang lebih ketat serta dukungan masyarakat, persoalan antrean BBM dapat segera teratasi. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar. Saya mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan, penjualan kembali, maupun penyalahgunaan,” tandasnya. (iza/kpg)

SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Antrean panjang  kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Kota Sukamara, menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa pekan terakhir.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Sukamara Masduki langsung turun meninjau kondisi di lapangan, Senin (24/8/2026) siang.

Masduki melihat langsung antrean sekaligus berdialog dengan warga yang sedang menunggu untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Electronic money exchangers listing

Sejumlah warga mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU. Bahkan ada yang sudah mendekati giliran tapi BBM yang dicari lebih dulu habis.

Bupati mengatakan, informasi yang diterima  pemerintah daerah, stok BBM di Sukamara sebenarnya masih mencukupi. Bahkan pasokan saat ini telah ditambah dibandingkan kondisi normal.

Baca Juga :  Genjot Perbaikan Jalan dan Jembatan Pasca Banjir

“Secara stok kami ini sudah cukup, bahkan melebihi dari kondisi normal. Kondisi normal stok yang ada itu kami tambah lagi sekarang ini. Tapi di satu sisi, di tingkat lapangan masyarakat tidak ada. Ini anomali,” kata Masduki.

Ia menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena pelayanan SPBU telah berlangsung hampir 24 jam. Namun saat yang sama masyarakat masih kesulitan memperoleh BBM. “Pelayanan kami juga hampir 24 jam, tapi di lapangan kosong,” ujarnya.

Pemerintah daerah akan meningkatkan pemantauan pendistribusian BBM di Sukamara. Pemantauan tersebut akan dilakukan hingga ke titik yang berkaitan dengan distribusi BBM.

Termasuk kawasan dermaga pelabuhan speedboat dan dermaga tradisional. Langkah ini untuk memastikan pasokan yang masuk ke Sukamara tetap berada di daerah dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.Referensi Geografis

Baca Juga :  Bupati Masduki: Wujud Nyata Kepedulian Sosial dan Semangat Gotong Royong Membantu Sesama

“Kami berharap melalui pengawasan yang lebih ketat serta dukungan masyarakat, persoalan antrean BBM dapat segera teratasi. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar. Saya mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan, penjualan kembali, maupun penyalahgunaan,” tandasnya. (iza/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru