PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus mendorong transformasi Posyandu sebagai salah satu upaya memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat dan menekan angka stunting di daerah.
Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui rapat persiapan menyambut kunjungan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, beserta rombongan, yang digelar Kamis (27/8/2026).
Rapat dipimpin Lynda Kristiane yang mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, dan dihadiri Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, sejumlah kepala perangkat daerah, unsur TNI-Polri, camat, kepala desa, kepala puskesmas, Pengurus Kwarcab, kader Posyandu serta undangan terkait.
Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada kesiapan rangkaian kegiatan kunjungan, mulai dari pelantikan Pengurus Kwarcab Pramuka Murung Raya, penyerahan bantuan secara simbolis, kunjungan ke PAUD/TK Bina Bangsa dan Posyandu, sosialisasi Posyandu hingga peninjauan pengolahan menu sehat untuk mendukung pencegahan stunting.
Lynda Kristiane menekankan pentingnya koordinasi seluruh pihak agar setiap agenda dapat dipersiapkan dengan baik dan berjalan efektif. “Waktu persiapan kita sangat terbatas, sehingga seluruh kebutuhan harus segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan teknis maupun lokasi menjadi bagian penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan, terlebih agenda tersebut berkaitan dengan penguatan pelayanan Posyandu dan upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, meminta seluruh perangkat daerah dan TP-PKK terus memperkuat sinergi dalam mendukung program kesehatan masyarakat. “Kita harus memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya penurunan stunting,” katanya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala perangkat daerah terkait juga menyampaikan kesiapan masing-masing. Persiapan mencakup aspek teknis kegiatan, undangan, konsumsi, materi sosialisasi hingga penyediaan makanan tambahan (PMT).
Transformasi Posyandu menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian kegiatan tersebut. Posyandu diharapkan tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga semakin optimal sebagai wadah pelayanan masyarakat yang terintegrasi.
Penguatan tersebut diarahkan pada pelayanan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), sehingga Posyandu dapat memberikan pelayanan yang lebih luas dan terkoordinasi sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemkab Murung Raya menilai penguatan Posyandu membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TP-PKK, pemerintah desa, kader Posyandu hingga masyarakat.
Dengan sinergi lintas sektor tersebut, transformasi Posyandu diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, meningkatkan pemenuhan gizi keluarga serta mendukung upaya pencegahan dan penurunan stunting.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen terus memperkuat pelayanan Posyandu, PAUD dan keluarga sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia menuju terwujudnya generasi Murung Raya yang sehat, berkualitas dan bebas stunting.(*)


