Menurut Heriyus, semangat tersebut sejalan dengan tema Sinode Umum GKE XXV Tahun 2026, yaitu “Hiduplah sebagai Terang yang Membuahkan Keadilan dan Kebenaran” (Efesus 5:8b–9).
Pada kesempatan itu, Bupati Heriyus juga memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaan-Nya sehingga seluruh rangkaian pelaksanaan Sinode Umum GKE XXV dapat berlangsung dengan sukses, aman, damai, dan penuh sukacita.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Merupakan sebuah kehormatan bagi Kabupaten Murung Raya dapat menjadi tuan rumah pelaksanaan Sinode Umum GKE XXV. Semoga seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing dengan membawa berkat, sukacita, dan semangat pelayanan yang semakin kuat,” tuturnya.
Heriyus menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan sinode merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari Majelis Sinode, panitia pelaksana, aparat keamanan, tenaga kesehatan, para relawan, aparatur sipil negara (ASN), dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat Murung Raya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut telah menciptakan suasana yang aman, nyaman, tertib, dan penuh kebersamaan sehingga seluruh tamu dan peserta. Baik dari dalam maupun luar daerah, dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.
Dengan berakhirnya Sinode Umum GKE XXV Tahun 2026, Kabupaten Murung Raya tidak hanya sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum gerejawi terbesar di lingkungan GKE, tetapi juga meninggalkan kesan positif sebagai daerah yang mampu menghadirkan keramahtamahan, toleransi, serta semangat kebersamaan dalam menyukseskan agenda berskala nasional. (pan)

