1.950 Peserta Ikut Meriahkan Karnaval Budaya di Murung Raya

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Pembukaan Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya (Mura) yang digelar di Kompleks Perkantoran menuju Bundaran Emas Kota Puruk Cahu, Senin (3/8).

Acara ini menjadi salah satu agenda Tahunan yang sangat dinantikan dalam rangkaian peringatan hari jadi daerah Kabupaten Murung Raya. Ketua Panitia Pelaksana, Putu Suranta dalam laporannya menjelaskan bahwa karnaval tahun ini diikuti sebanyak 57 lembaga dan instansi dengan total 1.950 peserta.

“Peserta berasal dari sembilan satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA sebanyak 340 orang. Kemudian, partisipasi perangkat daerah (SOPD) dan kecamatan mencapai 1.340 peserta dari 39 instansi, serta partisipasi umum sebanyak sembilan lembaga dengan total 270 peserta,” jelas Putu Suranta yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Mura Tingkatkan Sektor Pertanian

Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus dalam sambutannya menyampaikan bahwa Karnaval Budaya merupakan agenda penting yang tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga sarana memperkenalkan karakteristik budaya dan potensi pariwisata Murung Raya.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang interaktif sekaligus media promosi nilai-nilai budaya daerah. Saya berharap acara ini bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi generasi muda agar semakin mencintai budaya sendiri serta terus melestarikannya di tengah arus modernisasi,” ucap Heriyus.

Menurutnya, Karnaval Budaya bukan sekadar arak-arakan dengan kostum berwarna-warni, melainkan panggung untuk menampilkan jati diri Murung Raya melalui warisan leluhur, tarian Dayak, musik tradisional, tenun, seni menyumpit, ukiran, cerita rakyat hingga kearifan lokal dalam menjaga hutan dan sungai.

Baca Juga :  Pemkab Mura Gelar Monev Percepatan Pembangunan

Selain itu, ia menambahkan pesan khusus kepada generasi muda agar bangga terhadap budaya daerah dan selalu menjaga dan melestarikannya.

Electronic money exchangers listing

“Kalian adalah pewaris utama budaya ini. Jangan pernah malu menggunakan bahasa daerah, jangan ragu mengenakan pakaian adat pada hari-hari besar, dan jangan berhenti belajar dari para tetua adat. Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus mendukung kegiatan kesenian daerah, festival sekolah, maupun pelatihan seni,” tambahnya. (pan)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Pembukaan Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya (Mura) yang digelar di Kompleks Perkantoran menuju Bundaran Emas Kota Puruk Cahu, Senin (3/8).

Acara ini menjadi salah satu agenda Tahunan yang sangat dinantikan dalam rangkaian peringatan hari jadi daerah Kabupaten Murung Raya. Ketua Panitia Pelaksana, Putu Suranta dalam laporannya menjelaskan bahwa karnaval tahun ini diikuti sebanyak 57 lembaga dan instansi dengan total 1.950 peserta.

“Peserta berasal dari sembilan satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA sebanyak 340 orang. Kemudian, partisipasi perangkat daerah (SOPD) dan kecamatan mencapai 1.340 peserta dari 39 instansi, serta partisipasi umum sebanyak sembilan lembaga dengan total 270 peserta,” jelas Putu Suranta yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Mura Tingkatkan Sektor Pertanian

Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus dalam sambutannya menyampaikan bahwa Karnaval Budaya merupakan agenda penting yang tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga sarana memperkenalkan karakteristik budaya dan potensi pariwisata Murung Raya.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang interaktif sekaligus media promosi nilai-nilai budaya daerah. Saya berharap acara ini bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi generasi muda agar semakin mencintai budaya sendiri serta terus melestarikannya di tengah arus modernisasi,” ucap Heriyus.

Menurutnya, Karnaval Budaya bukan sekadar arak-arakan dengan kostum berwarna-warni, melainkan panggung untuk menampilkan jati diri Murung Raya melalui warisan leluhur, tarian Dayak, musik tradisional, tenun, seni menyumpit, ukiran, cerita rakyat hingga kearifan lokal dalam menjaga hutan dan sungai.

Baca Juga :  Pemkab Mura Gelar Monev Percepatan Pembangunan

Selain itu, ia menambahkan pesan khusus kepada generasi muda agar bangga terhadap budaya daerah dan selalu menjaga dan melestarikannya.

“Kalian adalah pewaris utama budaya ini. Jangan pernah malu menggunakan bahasa daerah, jangan ragu mengenakan pakaian adat pada hari-hari besar, dan jangan berhenti belajar dari para tetua adat. Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus mendukung kegiatan kesenian daerah, festival sekolah, maupun pelatihan seni,” tambahnya. (pan)

Terpopuler

Artikel Terbaru