NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus bergerak cepat mengatasi dampak musim kemarau dan fenomena El Nino yang melanda wilayahnya.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memastikan pihaknya berupaya maksimal agar tidak ada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau berlangsung.
Rizky menegaskan. Bahwa fokus pemerintah daerah saat ini tidak hanya terpusat pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga memberikan solusi nyata atas krisis air bersih yang dialami warga.
“El Nino tahun ini kita tidak hanya dituntut untuk memadamkan Karhutla, kita juga berupaya semaksimal mungkin hadir menjadi solusi atas bencana kekeringan yang dirasakan masyarakat saat ini,” kata Rizky kepada awak media, Sabtu (12/9).
Mengingat tingginya permintaan pasokan air di berbagai wilayah, Rizky meminta masyarakat dan pengelola fasilitas publik yang belum tersentuh distribusi air bersih untuk sedikit bersabar. Pihaknya terus mengoptimalkan sumber daya yang ada di lapangan.
“Bagi warga maupun pengelola fasilitas publik yang belum mendapat pasokan air bersih, kami harapkan mohon bersabar karena jumlah relawan maupun armada pengangkut kita terbatas,” ujarnya.
Bupati juga mengimbau warga yang sudah menerima pasokan air bersih agar dapat memanfaatkannya secara bijak dan efisien. “Bagi yang sudah mendapat distribusi, kami imbau hemat menggunakan air bersih sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Ia optimistis kondisi krisis air ini akan segera membaik seiring dengan perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Insyaallah dalam waktu sebulan ke depan menurut prediksi BMKG mulai turun hujan dengan intensitas tinggi,” pungkasnya. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus bergerak cepat mengatasi dampak musim kemarau dan fenomena El Nino yang melanda wilayahnya.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memastikan pihaknya berupaya maksimal agar tidak ada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau berlangsung.
Rizky menegaskan. Bahwa fokus pemerintah daerah saat ini tidak hanya terpusat pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga memberikan solusi nyata atas krisis air bersih yang dialami warga.
“El Nino tahun ini kita tidak hanya dituntut untuk memadamkan Karhutla, kita juga berupaya semaksimal mungkin hadir menjadi solusi atas bencana kekeringan yang dirasakan masyarakat saat ini,” kata Rizky kepada awak media, Sabtu (12/9).
Mengingat tingginya permintaan pasokan air di berbagai wilayah, Rizky meminta masyarakat dan pengelola fasilitas publik yang belum tersentuh distribusi air bersih untuk sedikit bersabar. Pihaknya terus mengoptimalkan sumber daya yang ada di lapangan.
“Bagi warga maupun pengelola fasilitas publik yang belum mendapat pasokan air bersih, kami harapkan mohon bersabar karena jumlah relawan maupun armada pengangkut kita terbatas,” ujarnya.
Bupati juga mengimbau warga yang sudah menerima pasokan air bersih agar dapat memanfaatkannya secara bijak dan efisien. “Bagi yang sudah mendapat distribusi, kami imbau hemat menggunakan air bersih sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Ia optimistis kondisi krisis air ini akan segera membaik seiring dengan perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Insyaallah dalam waktu sebulan ke depan menurut prediksi BMKG mulai turun hujan dengan intensitas tinggi,” pungkasnya. (bib)