Pemkab Lamandau Cetak Pelaku UMKM Baru Lewat Pelatihan Handycraft

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Tumpukan kain perca, pita warna-warni, hingga bunga hias memenuhi meja pelatihan di LPK Rahmat Lestari.

Di ruangan itu, puluhan peserta tampak serius menyusun hampers, merangkai buket bunga, hingga mengolah limbah kain sisa jahitan menjadi kerajinan bernilai jual tinggi.

Suasana pelatihan semakin semarak saat Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, secara resmi membuka kegiatan perluasan kesempatan kerja melalui pelatihan handycraft.

Kegiatan yang digagas oleh pemerintah daerah ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong lahirnya pelaku UMKM baru di Kabupaten Lamandau.

Abdul Hamid menegaskan bahwa pelatihan handycraft bukan sekadar mengajarkan keterampilan membuat kerajinan tangan, tetapi juga menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk membangun usaha mandiri dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Baca Juga :  Atasi Pengangguran Melalui Pelatihan Wirausaha

“Pelatihan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Saya berharap dari sini lahir pelaku usaha yang kreatif, mandiri, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Ia menambahkan, Lamandau memiliki potensi besar baik dari kekayaan alam maupun budaya yang bisa dikembangkan menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, jika dipadukan dengan kreativitas, inovasi, kualitas produk, dan pemasaran yang baik, produk handycraft asal Lamandau dipastikan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Tumpukan kain perca, pita warna-warni, hingga bunga hias memenuhi meja pelatihan di LPK Rahmat Lestari.

Di ruangan itu, puluhan peserta tampak serius menyusun hampers, merangkai buket bunga, hingga mengolah limbah kain sisa jahitan menjadi kerajinan bernilai jual tinggi.

Suasana pelatihan semakin semarak saat Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, secara resmi membuka kegiatan perluasan kesempatan kerja melalui pelatihan handycraft.

Electronic money exchangers listing

Kegiatan yang digagas oleh pemerintah daerah ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong lahirnya pelaku UMKM baru di Kabupaten Lamandau.

Abdul Hamid menegaskan bahwa pelatihan handycraft bukan sekadar mengajarkan keterampilan membuat kerajinan tangan, tetapi juga menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk membangun usaha mandiri dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Baca Juga :  Atasi Pengangguran Melalui Pelatihan Wirausaha

“Pelatihan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Saya berharap dari sini lahir pelaku usaha yang kreatif, mandiri, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Ia menambahkan, Lamandau memiliki potensi besar baik dari kekayaan alam maupun budaya yang bisa dikembangkan menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi.

Menurutnya, jika dipadukan dengan kreativitas, inovasi, kualitas produk, dan pemasaran yang baik, produk handycraft asal Lamandau dipastikan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Terpopuler

Artikel Terbaru