Ronaldo Sebut Portugal Harus Belajar Menderita Jika Ingin Juara Piala Dunia 2026

PROKALTENG.CO-Cristiano Ronaldo menilai kemenangan 2-1 Portugal atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak diraih dengan mudah. Menurut sang kapten, Selecao das Quinas harus belajar menderita jika ingin mengangkat trofi juara dunia.

Kroasia membuka keunggulan melalui Ivan Perisic pada menit ke-53. Namun Portugal bangkit lewat gol Cristiano Ronaldo dari titik penalti dan Goncalo Ramos untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.

Ronaldo menilai pertandingan berjalan sesuai perkiraannya. Ia bahkan menyebut Portugal harus belajar menderita apabila ingin menjadi juara dunia.

“Saya memperkirakan pertandingan yang sulit. Sebagai kapten, saya sudah pernah mengalami momen-momen seperti ini sebelumnya. Saya katakan kita harus tahu bagaimana caranya menderita. Untuk memenangkan kompetisi sebesar ini, kita harus tahu bagaimana caranya menderita,” kata Ronaldo, dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Jumat (3/7/2026).

Baca Juga :  Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Pastikan Masa Depan Pemain Lokal

Menurut Ronaldo, Portugal sebenarnya mampu mengendalikan permainan pada babak pertama. Namun situasi berubah setelah Kroasia mencetak gol sehingga timnya sempat kehilangan ketenangan.

“Kami cukup mengontrol babak pertama. Di babak kedua permainan sedikit kacau, tetapi itu normal. Mereka mencetak gol dan kami sedikit stres. Namun setelah gol penalti, permainan menjadi lebih mudah. Setelah itu kami kembali mengalami sedikit kesulitan, tetapi memang seperti itulah kompetisi. Kami harus siap dan terus melangkah,” ujarnya.

Usai pertandingan, Ronaldo juga memberikan penghormatan kepada Luka Modric yang menjalani Piala Dunia terakhirnya bersama Kroasia.

Electronic money exchangers listing

“Saya mengucapkan selamat tinggal kepada Modric. Dia adalah legenda sepak bola dan akan selalu menjadi legenda. Saya sangat menghormatinya atas semua yang telah dia lakukan dalam dunia sepak bola,” tutur Ronaldo.

Baca Juga :  Angkat Isu Pernikahan Dini, PKK Palangka Raya Raih Juara 3 Lomba Vlog Pokja I Tingkat Kalteng

Kemenangan Portugal juga terasa emosional karena bertepatan dengan satu tahun wafatnya Diogo Jota. Ronaldo meyakini mendiang mantan rekan setimnya itu selalu menyertai perjuangan Portugal.

“Ini hari yang istimewa karena Jota menyinari kami dengan cahayanya. Kami semua merasakan kehadirannya bersama kami dan sudah sewajarnya kami menang hari ini untuk menghormatinya dengan cara terbaik,” kata Ronaldo.

Berdasarkan data FotMob, Ronaldo bermain selama 81 menit. Ia mencatatkan dua percobaan tembakan, satu di antaranya menjadi gol melalui tendangan penalti. (jpc)

PROKALTENG.CO-Cristiano Ronaldo menilai kemenangan 2-1 Portugal atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak diraih dengan mudah. Menurut sang kapten, Selecao das Quinas harus belajar menderita jika ingin mengangkat trofi juara dunia.

Kroasia membuka keunggulan melalui Ivan Perisic pada menit ke-53. Namun Portugal bangkit lewat gol Cristiano Ronaldo dari titik penalti dan Goncalo Ramos untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.

Ronaldo menilai pertandingan berjalan sesuai perkiraannya. Ia bahkan menyebut Portugal harus belajar menderita apabila ingin menjadi juara dunia.

Electronic money exchangers listing

“Saya memperkirakan pertandingan yang sulit. Sebagai kapten, saya sudah pernah mengalami momen-momen seperti ini sebelumnya. Saya katakan kita harus tahu bagaimana caranya menderita. Untuk memenangkan kompetisi sebesar ini, kita harus tahu bagaimana caranya menderita,” kata Ronaldo, dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Jumat (3/7/2026).

Baca Juga :  Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Pastikan Masa Depan Pemain Lokal

Menurut Ronaldo, Portugal sebenarnya mampu mengendalikan permainan pada babak pertama. Namun situasi berubah setelah Kroasia mencetak gol sehingga timnya sempat kehilangan ketenangan.

“Kami cukup mengontrol babak pertama. Di babak kedua permainan sedikit kacau, tetapi itu normal. Mereka mencetak gol dan kami sedikit stres. Namun setelah gol penalti, permainan menjadi lebih mudah. Setelah itu kami kembali mengalami sedikit kesulitan, tetapi memang seperti itulah kompetisi. Kami harus siap dan terus melangkah,” ujarnya.

Usai pertandingan, Ronaldo juga memberikan penghormatan kepada Luka Modric yang menjalani Piala Dunia terakhirnya bersama Kroasia.

“Saya mengucapkan selamat tinggal kepada Modric. Dia adalah legenda sepak bola dan akan selalu menjadi legenda. Saya sangat menghormatinya atas semua yang telah dia lakukan dalam dunia sepak bola,” tutur Ronaldo.

Baca Juga :  Angkat Isu Pernikahan Dini, PKK Palangka Raya Raih Juara 3 Lomba Vlog Pokja I Tingkat Kalteng

Kemenangan Portugal juga terasa emosional karena bertepatan dengan satu tahun wafatnya Diogo Jota. Ronaldo meyakini mendiang mantan rekan setimnya itu selalu menyertai perjuangan Portugal.

“Ini hari yang istimewa karena Jota menyinari kami dengan cahayanya. Kami semua merasakan kehadirannya bersama kami dan sudah sewajarnya kami menang hari ini untuk menghormatinya dengan cara terbaik,” kata Ronaldo.

Berdasarkan data FotMob, Ronaldo bermain selama 81 menit. Ia mencatatkan dua percobaan tembakan, satu di antaranya menjadi gol melalui tendangan penalti. (jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru