Bupati Kobar Tinjau Kesiapan Desa Bumiharjo Hadapi Lomba Kampung Keluarga Berkualitas Nasional

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan institusi keluarga. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Hj Nurhidayah, SH, MH, saat meninjau kesiapan Desa Bumiharjo, Kecamatan Kumai, yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada Lomba Program Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Nasional Tahun 2026 dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas), Selasa (9/6).

Dalam peninjauan tersebut, Nurhidayah menyampaikan bahwa Program Kampung Keluarga Berkualitas menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi unggul yang siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kualitas keluarga merupakan faktor utama dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu melanjutkan estafet pembangunan bangsa.

“Pembangunan keluarga menjadi prioritas penting karena dari keluarga yang berkualitas akan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Kobar Sampaikan Duka Cita Wafatnya Tokoh Konservasi Dunia, Prof. Dr. Birute Mary Galdikas

Nurhidayah menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan Program Kampung Keluarga Berkualitas di Desa Bumiharjo tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Program tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor antara organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.

Ia menegaskan, berbagai program yang dijalankan bukan semata-mata untuk menghadapi perlombaan, melainkan telah menjadi bagian dari aktivitas dan pelayanan yang dilakukan secara berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat.

“Sistem penilaian saat ini tidak hanya berdasarkan presentasi di atas kertas, tetapi melalui bukti visual nyata yang dilakukan oleh masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam kunjungannya, Nurhidayah juga meninjau sejumlah indikator yang menjadi bagian dari penilaian Kampung Keluarga Berkualitas, di antaranya peningkatan kualitas hunian melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH), serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman sayur sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Nurhidayah Suarakan Penguatan Guru di Era Digital, Begini Pesannya di HGN Kobar

Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Kobar. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, program tersebut juga mendorong kemandirian keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan dan kesehatan.

Pemkab Kobar optimistis Desa Bumiharjo mampu memberikan hasil terbaik pada penilaian tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026 di hadapan tim penilai dari kementerian terkait.

“Keikutsertaan Desa Bumiharjo menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Kotawaringin Barat dan Provinsi Kalimantan Tengah. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas keluarga dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya. (tim)

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan institusi keluarga. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Hj Nurhidayah, SH, MH, saat meninjau kesiapan Desa Bumiharjo, Kecamatan Kumai, yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada Lomba Program Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Nasional Tahun 2026 dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas), Selasa (9/6).

Dalam peninjauan tersebut, Nurhidayah menyampaikan bahwa Program Kampung Keluarga Berkualitas menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi unggul yang siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kualitas keluarga merupakan faktor utama dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu melanjutkan estafet pembangunan bangsa.

“Pembangunan keluarga menjadi prioritas penting karena dari keluarga yang berkualitas akan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Bupati Kobar Sampaikan Duka Cita Wafatnya Tokoh Konservasi Dunia, Prof. Dr. Birute Mary Galdikas

Nurhidayah menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan Program Kampung Keluarga Berkualitas di Desa Bumiharjo tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Program tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor antara organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.

Ia menegaskan, berbagai program yang dijalankan bukan semata-mata untuk menghadapi perlombaan, melainkan telah menjadi bagian dari aktivitas dan pelayanan yang dilakukan secara berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat.

“Sistem penilaian saat ini tidak hanya berdasarkan presentasi di atas kertas, tetapi melalui bukti visual nyata yang dilakukan oleh masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam kunjungannya, Nurhidayah juga meninjau sejumlah indikator yang menjadi bagian dari penilaian Kampung Keluarga Berkualitas, di antaranya peningkatan kualitas hunian melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH), serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman sayur sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga.

Baca Juga :  Nurhidayah Suarakan Penguatan Guru di Era Digital, Begini Pesannya di HGN Kobar

Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Kobar. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, program tersebut juga mendorong kemandirian keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan dan kesehatan.

Pemkab Kobar optimistis Desa Bumiharjo mampu memberikan hasil terbaik pada penilaian tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026 di hadapan tim penilai dari kementerian terkait.

“Keikutsertaan Desa Bumiharjo menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Kotawaringin Barat dan Provinsi Kalimantan Tengah. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas keluarga dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru