Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pelantikan hari ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan roda organisasi berjalan secara efektif dan profesional,” ujar Hj. Nurhidayah.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, secara terbuka, objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.
Proses tersebut telah melalui penilaian panitia seleksi serta memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Keputusan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kualitas birokrasi. Kita tidak ingin jabatan strategis hanya diisi sekadar memenuhi kekosongan, tetapi harus benar-benar ditempati oleh figur yang memiliki kapasitas, integritas, kepemimpinan, serta kemampuan manajerial yang memadai,” tegasnya.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Hj. Nurhidayah mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Para pejabat dituntut mampu menjadi motor penggerak organisasi, menghadirkan inovasi, memperkuat disiplin kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hj. Nurhidayah juga meminta para pejabat segera menyesuaikan ritme kerja di lingkungan masing-masing dan bergerak dalam satu irama untuk mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2025–2029.
“Program-program yang telah direncanakan tidak boleh berhenti pada dokumen semata, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, kerja cepat, kerja terukur, dan kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia mendorong seluruh perangkat daerah untuk membangun budaya kerja yang kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui sinergi dan koordinasi yang kuat antarperangkat daerah.(mmc/hfz)


