MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan silaturahmi dengan menghadiri peringatan Haul ke-5 almarhum Abuya Syeikh Ahmad Fahmi Zamzam, M.A. Kegiatan tersebut berlangsung di Musalla Qurratul ‘Ain, Pondok Pesantren Yasin, Muara Teweh, Sabtu (12/9).
Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT hadir langsung dalam acara tersebut. Ia didampingi oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Ketua DWP Kabupaten Barito Utara, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Barito Utara. Kehadiran rombongan pemerintah daerah ini menjadi simbol penghormatan kepada almarhum yang dikenal sebagai tokoh pendidikan dan dakwah Islam di wilayah tersebut.
Abuya Syeikh Ahmad Fahmi Zamzam merupakan pendiri Yayasan Islam Nurul Hidayah Yasin sekaligus pendiri Pondok Pesantren Yasin. Dedikasinya dalam dunia pendidikan dan penyebaran ajaran Islam meninggalkan jejak mendalam bagi masyarakat Barito Utara. Peringatan haul ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan, keilmuan, serta keteladanan beliau selama hidup.
Bupati Shalahuddin dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi terhadap warisan almarhum.
“Kami hadir di sini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga untuk menegaskan bahwa perjuangan dan ilmu yang ditinggalkan almarhum Abuya Syeikh Ahmad Fahmi Zamzam harus terus hidup dan diteruskan oleh generasi penerus,” ujar Shalahuddin.
Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai keteladanan almarhum, terutama dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
“Semoga segala amal ibadah, ilmu, dan perjuangan beliau menjadi amal jariyah yang tidak putus pahalanya, serta menjadi inspirasi bagi kita semua dalam membangun Kabupaten Barito Utara yang lebih baik,” tambahnya.
Peringatan haul ke-5 ini berlangsung dalam suasana khidmat. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan doa dan amaliah keagamaan sebagai bentuk penghormatan serta doa bagi almarhum. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah, keluarga besar Pondok Pesantren Yasin, para ulama, santri, dan masyarakat sekitar.
Pemkab Barito Utara berharap peringatan haul ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kontribusi ulama dalam membangun moral dan pendidikan umat. Semangat perjuangan Abuya Syeikh Ahmad Fahmi Zamzam diharapkan terus menginspirasi generasi muda untuk menempuh jalan ilmu dan dakwah. (ren)


