Tiara Batara Dibedah, Infrastruktur Air Bersih dan Jembatan Dikebut

MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menggenjot pembenahan fasilitas publik dan infrastruktur dasar. Tiga sektor yang menjadi perhatian utama adalah renovasi Arena Tiara Batara, pembangunan sistem air bersih, serta penyelesaian sejumlah jembatan penghubung antarkawasan.

Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT menuturkan, peningkatan kapasitas Arena Tiara Batara menjadi salah satu langkah awal yang dilakukan pihaknya. Area VIP dan VVIP dinilai masih memiliki daya tampung kursi yang terbatas sehingga perlu dilakukan penambahan trap hingga ke bagian belakang.

“Kapasitas VIP dan VVIP memang masih kurang. Maka hari ini yang pertama kami lakukan adalah menambah kursi. Trap-nya kami tambah sampai ke belakang,” ujar Bupati Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan A Md dan Sekda Drs Muhlis, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD, Senin (14/9).

Baca Juga :  27.048 Pelajar di Barito Utara Dapat Perlengkapan Sekolah Gratis

Penambahan trap tersebut berdampak pada pekerjaan lanjutan, yakni peninggian atap area VIP dan VVIP sekitar dua meter. Pemerintah daerah juga akan membenahi sistem tata suara untuk mengatasi gangguan feedback yang selama ini kerap muncul di dalam gedung.

Menurutnya, persoalan suara itu bersumber dari dinding bagian belakang yang memantulkan bunyi. Ke depan, bagian tersebut akan diganti dengan jaring agar suara dapat diteruskan ke belakang dan pantulannya berkurang.

“Toilet di areal Tiara Batara juga kami perbaiki. Kami ingin fasilitasnya lebih modern. Seperti toilet yang ada di bandara, itu yang akan jadi contoh,” katanya.

Di sektor air bersih, Pemkab Barito Utara tengah membangun sistem penyediaan air bersih untuk kawasan Jingah, Jambu hingga Sikui dengan kapasitas sekitar 50 liter per detik. Pemerintah daerah juga mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk pengembangan sistem tersebut.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Tinjau Langsung Proyek Infrastruktur, Bupati Shalahuddin: Jangan Hanya Terima Laporan di Balik Meja

Bupati Shalahuddin berharap persoalan air bersih yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat segera teratasi.

“Insyaallah 2027, yang hari ini masyarakat masih teriak soal air bersih, tidak lagi. Air bersih harus aman,” tegasnya.

Sementara di bidang infrastruktur, pemerintah daerah saat ini fokus menyelesaikan tiga jembatan yang menjadi jalur penting masyarakat. Shalahuddin menyebut akses Tumpung Laung menuju Palangka Raya nantinya dapat ditempuh sekitar empat jam, sedangkan dari Lemo sekitar empat setengah jam. Pemda juga mendorong penyelesaian akses dari Lahei menuju Lahei Barat hingga kawasan Desa Benao.

“Yang kami jadikan fokus kali ini ialah tiga buah jembatan. Kami ingin akses masyarakat semakin terbuka dan waktu tempuh semakin cepat,” ungkapnya. (ren)

MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menggenjot pembenahan fasilitas publik dan infrastruktur dasar. Tiga sektor yang menjadi perhatian utama adalah renovasi Arena Tiara Batara, pembangunan sistem air bersih, serta penyelesaian sejumlah jembatan penghubung antarkawasan.

Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT menuturkan, peningkatan kapasitas Arena Tiara Batara menjadi salah satu langkah awal yang dilakukan pihaknya. Area VIP dan VVIP dinilai masih memiliki daya tampung kursi yang terbatas sehingga perlu dilakukan penambahan trap hingga ke bagian belakang.

“Kapasitas VIP dan VVIP memang masih kurang. Maka hari ini yang pertama kami lakukan adalah menambah kursi. Trap-nya kami tambah sampai ke belakang,” ujar Bupati Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan A Md dan Sekda Drs Muhlis, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD, Senin (14/9).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  27.048 Pelajar di Barito Utara Dapat Perlengkapan Sekolah Gratis

Penambahan trap tersebut berdampak pada pekerjaan lanjutan, yakni peninggian atap area VIP dan VVIP sekitar dua meter. Pemerintah daerah juga akan membenahi sistem tata suara untuk mengatasi gangguan feedback yang selama ini kerap muncul di dalam gedung.

Menurutnya, persoalan suara itu bersumber dari dinding bagian belakang yang memantulkan bunyi. Ke depan, bagian tersebut akan diganti dengan jaring agar suara dapat diteruskan ke belakang dan pantulannya berkurang.

“Toilet di areal Tiara Batara juga kami perbaiki. Kami ingin fasilitasnya lebih modern. Seperti toilet yang ada di bandara, itu yang akan jadi contoh,” katanya.

Di sektor air bersih, Pemkab Barito Utara tengah membangun sistem penyediaan air bersih untuk kawasan Jingah, Jambu hingga Sikui dengan kapasitas sekitar 50 liter per detik. Pemerintah daerah juga mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk pengembangan sistem tersebut.

Baca Juga :  Tinjau Langsung Proyek Infrastruktur, Bupati Shalahuddin: Jangan Hanya Terima Laporan di Balik Meja

Bupati Shalahuddin berharap persoalan air bersih yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat segera teratasi.

“Insyaallah 2027, yang hari ini masyarakat masih teriak soal air bersih, tidak lagi. Air bersih harus aman,” tegasnya.

Sementara di bidang infrastruktur, pemerintah daerah saat ini fokus menyelesaikan tiga jembatan yang menjadi jalur penting masyarakat. Shalahuddin menyebut akses Tumpung Laung menuju Palangka Raya nantinya dapat ditempuh sekitar empat jam, sedangkan dari Lemo sekitar empat setengah jam. Pemda juga mendorong penyelesaian akses dari Lahei menuju Lahei Barat hingga kawasan Desa Benao.

“Yang kami jadikan fokus kali ini ialah tiga buah jembatan. Kami ingin akses masyarakat semakin terbuka dan waktu tempuh semakin cepat,” ungkapnya. (ren)

Terpopuler

Artikel Terbaru