alexametrics
25.6 C
Palangkaraya
Friday, August 12, 2022

Perusahaan Diminta Libatkan Masyarakat dalam Kegiatan Operasional

BUNTOK, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel) Satya Titiek Atyani Djoedir meminta perusahaan yang ada di wilayah setempat agar bermitra dengan masyarakat setempat. Perusahaan harus melibatkan masyarakat terhadap kegiatan operasional.

“Sebab melalui pemberdayaan masyarakat, akan tumbuh rasa saling memiliki dan menjaga yang akan menjadi kunci kesuksesan pembangunan untuk menghindari konflik," katanya kepada Prokalteng.co, Kamis (30/9).

Menurutnya, dalam setiap operasional semua perusahaan harus bersentuhan dan berkenaan dengan kepentingan masyarakat. Di mana kata dia, para warga dapat menikmati hasil usaha, sehingga investor sendiri dapat menanamkan modalnya dengan aman.  

“Dengan melalui pola kemitraan tersebut, akan lahir sikap saling menghargai dan memiliki. Sehingga terjalin hubungan yang baik antar pemerintah, swasta dan masyarakat,”ungkapnya. 

Baca Juga :  Bupati: Wajib Menjaga Budaya Dayak

Perlu diketahui, sering kali terjadi sengketa adalah tumpang tindih lahan.  Menurutnya, terjadinya tumpang tindih lahan itu, sangat diyakini kurangnya  koordinasi antar semua pihak terkait.  

Ia berharap, agar dalam setiap permasalahan yang muncul, hendaknya diselesaikan melalui forum musyawarah untuk mengetahui pokok permasalahan. Sehingga dapat dirumuskan jalan keluar atau langkah penyelesaian. 

“Kemitraan yang baik adalah kunci untuk kesukseskan pembangunan, untuk itu hubungan yang terjalin selama ini hendaknya dapat di tingkatkan lagi dalam menyukseskan program pembangunan di Kabupaten yang kita cintai ini,”ujarnya.

BUNTOK, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel) Satya Titiek Atyani Djoedir meminta perusahaan yang ada di wilayah setempat agar bermitra dengan masyarakat setempat. Perusahaan harus melibatkan masyarakat terhadap kegiatan operasional.

“Sebab melalui pemberdayaan masyarakat, akan tumbuh rasa saling memiliki dan menjaga yang akan menjadi kunci kesuksesan pembangunan untuk menghindari konflik," katanya kepada Prokalteng.co, Kamis (30/9).

Menurutnya, dalam setiap operasional semua perusahaan harus bersentuhan dan berkenaan dengan kepentingan masyarakat. Di mana kata dia, para warga dapat menikmati hasil usaha, sehingga investor sendiri dapat menanamkan modalnya dengan aman.  

“Dengan melalui pola kemitraan tersebut, akan lahir sikap saling menghargai dan memiliki. Sehingga terjalin hubungan yang baik antar pemerintah, swasta dan masyarakat,”ungkapnya. 

Baca Juga :  Bupati: Wajib Menjaga Budaya Dayak

Perlu diketahui, sering kali terjadi sengketa adalah tumpang tindih lahan.  Menurutnya, terjadinya tumpang tindih lahan itu, sangat diyakini kurangnya  koordinasi antar semua pihak terkait.  

Ia berharap, agar dalam setiap permasalahan yang muncul, hendaknya diselesaikan melalui forum musyawarah untuk mengetahui pokok permasalahan. Sehingga dapat dirumuskan jalan keluar atau langkah penyelesaian. 

“Kemitraan yang baik adalah kunci untuk kesukseskan pembangunan, untuk itu hubungan yang terjalin selama ini hendaknya dapat di tingkatkan lagi dalam menyukseskan program pembangunan di Kabupaten yang kita cintai ini,”ujarnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/