Wabup Barsel selanjutnya mengingatkan bahwa transformasi digital, percepatan pelayanan publik, penguatan akuntabilitas, pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting hingga peningkatan kualitas investasi membutuhkan ASN yang mampu bekerja secara kolaboratif dan lintas sektor.
Para pejabat diminta menghilangkan ego sektoral dan membangun budaya kerja yang saling mendukung serta berorientasi pada penyelesaian masalah.
“Jadilah pemimpin yang hadir di tengah bawahan, mendengar, membimbing dan memberikan teladan melalui tindakan,” pesannya.
Seluruh pejabat dan ASN juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi. Perubahan dunia yang berlangsung cepat menuntut pemimpin birokrasi untuk terus belajar, beradaptasi, memanfaatkan teknologi dan terbuka terhadap perubahan.
Dirinya meminta seluruh pejabat menjalankan tugas dengan kejujuran, loyalitas kepada negara, profesionalisme serta keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“ Birokrasi Kabupaten Barito Selatan harus melayani, bukan dilayani, cepat, adaptif, bersih dan berorientasi pada hasil,” pungkasnya. (ena/kpg)
Wabup Barsel selanjutnya mengingatkan bahwa transformasi digital, percepatan pelayanan publik, penguatan akuntabilitas, pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting hingga peningkatan kualitas investasi membutuhkan ASN yang mampu bekerja secara kolaboratif dan lintas sektor.
Para pejabat diminta menghilangkan ego sektoral dan membangun budaya kerja yang saling mendukung serta berorientasi pada penyelesaian masalah.
“Jadilah pemimpin yang hadir di tengah bawahan, mendengar, membimbing dan memberikan teladan melalui tindakan,” pesannya.
Seluruh pejabat dan ASN juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi. Perubahan dunia yang berlangsung cepat menuntut pemimpin birokrasi untuk terus belajar, beradaptasi, memanfaatkan teknologi dan terbuka terhadap perubahan.
Dirinya meminta seluruh pejabat menjalankan tugas dengan kejujuran, loyalitas kepada negara, profesionalisme serta keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“ Birokrasi Kabupaten Barito Selatan harus melayani, bukan dilayani, cepat, adaptif, bersih dan berorientasi pada hasil,” pungkasnya. (ena/kpg)