OTT Rektor Unsoed, KPK Amankan 14 Orang dan Sita Uang Ratusan Juta

PROKALTENG.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq.

OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam proses penerimaan mahasiswa baru dan turut mengungkap penyitaan uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dua orang yang diamankan di Jakarta langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.

“Dua orang yang diamankan di Jakarta langsung dilakukan permintaan keterangan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (21/8).

Sementara itu, 12 orang yang diamankan di Purwokerto terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas.

Baca Juga :  Serbu Bantuan Sembako dari Jokowi, Ibu Hamil Terjepit

“Sedangkan 12 orang yang diamankan di Purwokerto, menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas,” ungkapnya.

Setelah pemeriksaan awal tersebut, lanjut Budi, penyidik KPK kemudian membawa tujuh orang dari Purwokerto ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Dengan demikian, terdapat sembilan orang yang saat ini diperiksa di Gedung Merah Putih KPK.

Electronic money exchangers listing

“Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah 9 orang,” ucap Budi.

Budi menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unsoed. Dalam operasi senyap itu, KPK juga menyita uang tunai dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Berbekal Modal BRI, Bubu Songket Asal Padang Bangkit Kembali

“Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh Penyelenggara Negara dalam penerimaan mahasiswa baru,” jelas Budi.

PROKALTENG.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq.

OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam proses penerimaan mahasiswa baru dan turut mengungkap penyitaan uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dua orang yang diamankan di Jakarta langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.

Electronic money exchangers listing

“Dua orang yang diamankan di Jakarta langsung dilakukan permintaan keterangan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (21/8).

Sementara itu, 12 orang yang diamankan di Purwokerto terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas.

Baca Juga :  Serbu Bantuan Sembako dari Jokowi, Ibu Hamil Terjepit

“Sedangkan 12 orang yang diamankan di Purwokerto, menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas,” ungkapnya.

Setelah pemeriksaan awal tersebut, lanjut Budi, penyidik KPK kemudian membawa tujuh orang dari Purwokerto ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Dengan demikian, terdapat sembilan orang yang saat ini diperiksa di Gedung Merah Putih KPK.

“Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah 9 orang,” ucap Budi.

Budi menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unsoed. Dalam operasi senyap itu, KPK juga menyita uang tunai dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Berbekal Modal BRI, Bubu Songket Asal Padang Bangkit Kembali

“Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh Penyelenggara Negara dalam penerimaan mahasiswa baru,” jelas Budi.

Terpopuler

Artikel Terbaru